BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Setidaknya terdapat dua faktor yang menjadi pertimbangan dalam penyusunan Rencana Kerja Madrasah ini. Pertama adalah faktor internal berupa potensi Madrasah dan kebutuhan ke depan. Kedua, faktor eksternal berupa kondisi dan potensi daerah baik dalam bidang sosial ekonomi maupun sosial budaya. Secara eksternal, kondisi dan potensi daerah secara spesifik akan diuraikan pada bab dua, meliputi kondisi geografis, kebijakan daerah, sosial politik maupun sosial ekonomi. Secara internal, analisis tentang kondisi madrasah akan diuraikan pada bab empat. Analisis internal ini akan coba dikemukakan potensi madrasah baik secara kualitatif maupun kuantitatif dalam delapan standar pendidikan, dengan membandingkan dengan standar minimal masing-masing. Berdasarkan analisis kondisi eksternal dan internal itu, kemudian dicanangkan program kerja untuk menjawab kesenjangan antara realitas dengan kehendak dalam standar pendidikan yang ada.

Rencana Kerja Madrasah ini dikembangkan dengan mengacu kepada standard pendidikan nasional yang meliputi delapan standard, yakni standard isi, standard kelulusan, standar proses, standard pengelolaan, standard sarana prasarana, standard pembiayaan, standard pendidik dan tenaga kependidikan, dan standard penilaian. Ke delapan standar tersebut diharapkan dapat menjadi ukuran titik berangkat dalam penyusunan program dan kegiatan untuk memenuhi standar minimal.

Untuk mencapai visi dan misi madrasah, maka penyusunan RKM ini adalah merupakan suatu prasarat yang amat menentukan. Karena dalam penyusunan RKM ini antara lain dapat ditentukan indicator keberhasilan program. Pada waktu evaluasi atau monitoring pelaksanaan progam, maka indikator ketercapaian program tersebut dapat menunjukkan sejauh mana visi dan misi madrasah dapat tercapai.

Aspek penting lain yang menjadi pertimbangan dalam penyusunan RKM ini adalah kebutuhan masyarakat dan tantangan global. Kebutuhan masyarakat dan tantangan global yang kian dinamis dan begitu cepat berkembang mengharuskan lembaga pendidikan seperti madrasah ini tidak saja merumuskan programnya dengan teliti, tetapi juga perlu mempertimbangkan percepatan perubahan di sekitarnya, sehingga dalam mereaisasikan programnya harus lebih fleksibel dan relevan dengan perkembangan sekitar. Dalam hal ini maka revisi profram dapat dilakuan secara bertahap, yakni jangka menengah empat tahun dan jangka pendek setiap satu tahun.

B. Landasan

1. Landasan Manajemen Pendidikan Islam

Madrasah merupakan salah satu institusi pendidikan Islam yang diselenggarakan dan didirikan dengan hasrat dan niat untuk mengejawantahkan ajaran dan nilai-nilai Islam dalam segala aktivitas pendidikannya. Memanaj madrasah – dengan demikian – berarti memanaj pendidikan Islam, yang harus bertolak dari dan menjadikan ajaran dan nilai-nilai Islam sebagai acuan utama dalam manajemen madrasah. Beberapa ajaran dan nilai-nilai Islam yang perlu diperhatikan dalam penyusunan dan pengembangan rencana kerja madrasah (RKM) adalah:

Pertama, Islam adalah agama amal atau kerja (praxis). Inti ajarannya adalah bahwa hamba mendekati dan memperoleh ridla Allah melalui kerja atau amal saleh dan dengan memurnikan sikap penyembahan hanya kepadaNya (Q.S. al-Kahfi: 110). Hal ini mengandung makna bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan “orientasi kerja” (achievement orien¬tation), sebagaimana juga dinyatakan dalam ungkapan bahwa “penghargaan dalam Jahiliyah berdasarkan keturunan, sedang¬kan penghargaan dalam Islam berdasarkan amal”. Tinggi atau rendahnya derajat taqwa seseorang juga ditentukan oleh prestasi kerja atau kualitas amal saleh sebagai aktualisasi dari potensi imannya.

Nilai-nilai tersebut sepatutnya menjadi kekuatan pendorong dan etos kerja dalam manajemen madrasah. Etos yang berarti “watak atau karakter, sikap, kebiasaan”. Dari kata “etos” terambil pula kata “etika” dan “etis” yang mengacu kepada makna “akhlaq” atau bersifat “akhlaqi”, yakni kualitas esensial seseorang atau suatu kelompok. “Etos kerja” berarti karakteris¬tik, sikap atau kebiasaan, kualitas esensial seseorang atau kelompok dalam bekerja.

Kedua, uraian pada point pertama tersebut menggarisbawahi adanya nilai-nilai esensial yang perlu ditegakkan atau dijadikan watak, sikap dan kebiasaan seseorang atau kelompok dalam bekerja (termasuk dalam manajemen madrasah), yaitu: “bekerja (memanaj/memimpin madrasah) adalah sebagai ibadah yang harus dibarengi dengan niat yang ikhlas karena mencari ridla Allah”. Hal ini sejalan dengan pengertian ibadah yang dikemukakan oleh Ibnu Taimiyah, yaitu: “Ismun jami’ likulli ma yuhibbuhullahu wa yardlahu min al-aqwal wa al-a’mal al-dhahirah wa al-bathinah”, yakni sebutan yang mencakup segala perkataan/ucapan dan perbuatan/aktivitas, baik yang dhahir maupun yang batin, yang disukai dan diridloi oleh Allah.

Etos kerja tersebut mempunyai impli¬kasi bahwa:

1. Bekerja memanaj pendidikan Islam (madrasah) merupakan realisasi dari ajaran ihsan, yakni berbuat baik atau memberikan layanan yang bermutu kepada semua pihak disebabkan Allah telah berbuat baik kepadamu dengan aneka nikmatNya, dan dilarang berbuat kerusakan dalam bentuk apapun (Q.S.al-Qashash: 77).

2. Seseorang (manajer/pemimpin madrasah) tidak boleh bekerja dengan “sembrono”, seenaknya dan acuh tak acuh, sebab hal ini akan berarti merendahkan makna demi ridla Allah atau merendahkan Tuhan. Dalam al-Qur’an surat al-Kahfi: 110 dinyatakan, yang maksudnya bahwa: “Barangsiapa yang mengharapkan pertemuan dengan Tuhannya (untuk memperoleh ridla-Nya), maka hendaklah ia bekerja dengan baik (bermutu), dan hendaklah dalam beribadah kepada Tuhannya itu tidak melakukan syirk, yakni mengalihkan tujuan pekerjaan selain kepada Tuhan (al-Haqq), yang menjadi sumber nilai intrinsik pekerjaan manusia”.

3. Setiap orang dinilai dari hasil kerjanya (Q.S. al-Najm: 39), sehingga dalam bekerja dituntut untuk: (1) tidak memandang enteng bentuk-bentuk kerja yang dilaku¬kan; (2) memberi makna kepada pekerjaannya itu; (3) insaf bahwa kerja adalah mode of existence (bentuk keberadaan) manusia; dan (4) dari segi dampaknya (baik/buruknya), kerja itu tidaklah untuk Tuhan, tetapi untuk dirinya sendiri (Baca Q.S. Fushshilat: 46; dan Luqman: 12).

4. Seseorang (manajer/pemimpin madrasah) harus bekerja secara optimal dan komitmen terhadap proses dan hasil kerja yang bermutu atau sebaik mungkin, selaras dengan ajaran ihsan (Baca Q.S. al-Nahl: 90).

5. Seseorang (manajer/pemimpin madrasah) harus bekerja secara efisien dan efektif atau mempunyai daya guna yang setinggi-tingginya (Baca Q.S. al-Sajadah: 7).

6. Seseorang (manajer/pemimpin madrasah) harus mengerjakan sesua¬tu dengan sungguh-sungguh dan teliti (itqan), dan tidak separuh hati atau setengah-setengah, sehingga rapi, indah, tertib dan bersesuaian antara satu dengan lainnya dari bagian-bagiannya (Q.S. al-Naml: 88).

7. Seseorang (manajer/pemimpin madrasah) dituntut untuk memiliki dinamika yang tinggi, komitmen terhadap masa depan, memiliki kepekaan terhadap perkembangan masyarakat serta IPTEK, dan bersikap istiqomah (Q.S. al-Syarh: 7-8; al-Dluha: 4; al-’Alaq: 1-3; al-Syura: 15).

Bapak Drs. H. Roziqi, M.M., MBA, selaku Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi Jawa Timur, dalam beberapa kesempatan ia menyatakan bahwa ada beberapa tata nilai (values) yang harus dipegangi oleh pegawai Departemen Agama, yaitu: (1) Ikhlas Beramal; (2) Amanah (Trust); (3) Profesional; (4) Kebersamaan; (5) Keteladanan; dan (6) Taat asas.

Tata nilai, Ide-ide atau gagasan tentang etos kerja tersebut merupakan landasan berpijak, sumber konsultasi, dan acuan yang perlu dijabarkan secara operasional dalam pengembangan manajemen madrasah. Terapannya dapat berkembang secara dinamis sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta perubahan sosial kultural.

2. Landasan Hukum

1. UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 4 (pengelolaan dana pendidikan berdasar pada prinsip keadilan, efesiensi, transparansi dan akuntabilitas publik).

2. Undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional

3. PP No. 19/ 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 53 bahwa “setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan yang meliputi masa 4 tahun)”.

4. Permendiknas 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan. Madrasah membuat Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) tahun, Rencana Kerja Tahunan (RKT) dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAS/M) dilaksanakan berdasarkan RKJM. RKJM/T disetujui rapat dewan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan dari Komite Madrasah dan disahkan berlakunya oleh Depag Kab/Kota.

5. Pedoman dan Imlementasi Pengembangan Rencana Kerja Madrasah (RKM) Kanwil Departemen Agama Propinsi Jawa Timur Tahun 2007.

6. Visi, Misi, dan Tujuan Pendidikan MA Hasyimiyah.

C. Tujuan

Rencana kerja madrasah ini disusun dengan tujuan untuk:

1. Menjamin agar Perubahan/tujuan Madrasah yang ditetapkan dapat dicapai dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko yang kecil;

2. Mendukung koordinasi antar pelaku madrasah;

3. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar pelaku madrasah atau antara madrasah dengan Departemen Agama;

4. Menjamin keterkaitan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan;

5. Mengoptimalkan partisipasi warga madrasah dan masyarakat;

6. Menjamin tercapainya penggunaan sumberdaya secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan.

D. Manfaat

Rencana kerja madrasah sehingga dapat dijadikan sebagai:

1. Secara intenal, RKM ini akan bermanfaat bagi madrasah sebagai pedoman kerja (kerangka acuan) dalam pengembangan madrasah.

2. Secara eksternal, RKM ini akan bermanfaat sebagai alat untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan madrasah baik oleh pemerintah maupun lembaga donor.

E. Karakteristik RKM

Terdapat enam karakteristik yang menjadi ciri Rencana Kerja Madrasah. Pertama adalah sifatnya yang terintegrasi. RKM berusaha mengintegrasikan berbagai kepentingan madrasah yang terdiri dari beberapa komponen penting madrasah meliputi SDM, sarana, maupun kegiatan pembelajaran. Kedua, bersifat multi tahun. Kegiatan yang dibuat dalam RKM setidak-tidaknya meliputi jangka panjang, jangka menengah (empat tahun), dan jangka pendek (satu tahun). Ketiga, senantiasa mengalami penelaahan setiap tahunnya. Pada setiap tahun akan dilakuan evaluasi untuk selanjutnya ditindaklanjuti dengan revisi atau elaborasi program menyesuaikan denan perkembangan kondisi baik berkaitan dengan pendanaan maupun teknis pelaksanaan. Keempat, multi sumber. Pembuatan RKM dirujuk pada berbagai sumber yang memiliki wewenang dalam bidangnya masing. Sebagai contoh, harapan dan respon stakeholders diambil dari orang tua, siswa, guru, dan juga anggota masyarakat. Kelima, bersifat partisipatif. Artinya penyusunan RKM melibatkan partisipasi berbagai unsur madrasah meliputi guru, pejabat madrasah, komite, dan seterusnya. Keenam, senantiasa dilakukan monitoring dan evaluasi. Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memperoleh informsi tentang proses dan hasil program dalam kaitannya dengan rencana yang sudah dibuat.

BAB II

ANALISIS STRATEGIS KONDISI MADRASAH

Faktor eksternal yang selalu berubah merupakan tantangan utama dari organisasi agar dapat hidup terus. Sebagaimana organisme, organisasi juga harus menyesuaikan diri dengan lingkungannya jika menginginkan untuk hidup dan dapat bersaing. Ketidakmampuan organsisasi menyesuaikan diri dengan lingkungannya akan dapat menyebabkan organisasi tersebut mengalami masalah serius bahkan dapat berakhir dengan kematian (kebangkrutan).

Berkaitan dengan kondisi pendidikan di Indonesia, termasuk yang berkaitan dengan madrasah, perubahan tersebut dapat dilihat pada berbagai hal, mulai dari kebijakan penyelenggaraan dari pemerintah, sampai dengan perubahan sebagai hasil perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perubahan sebagai akibat kebijakan pemerintah misalnya, perubahan dari sistem sentralisasi menjadi sistem desentralisasi sehingga muncul model Manajemen Berbasis Madrasah (MBM), Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Madrasah (MPMBM). Perubahan pola pengelolaan, sehingga muncul Komite Madrasah, Dewan Pendidikan, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan, dan lain-lain. Perubahan yang berkaitan dengan perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi misalnya perubahan dalam proses pembelajaran, sehingga menghasilkan teori pembelajaran quantum (quantum teaching/learning), pembelajaran aktif (active learning), pembelajaran kontekstual (contextual teaching learning). Perubahan dalam manajemen misalnya Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management), penggunaan alat analisis Balance Scorecard, dan lain-lain.

Rencana Kerja Madrasah merupakan pijakan dalam melakukan seluruh aktifitas madrasah sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikannya. Oleh karena itu sebelum menyusun Rencana Kerja Madrasah perlu melakukan analisis strategis terhadap bebagai faktor yang mempengaruhi arah kebijakan madrasah sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui potensi yang ada di sekitar madrasah yang dapat dimafaatkan untuk mengembangkan madrasah.

Dalam analisis kondisi strategis Madrasah, hal-hal yang perlu diperhatikan oleh penyusun Rencana Kerja Madrasah (RKM) adalah: (1) tantangan dunia pendidikan di Indonesia, sehingga RKM merupakan salah satu upaya untuk ikut serta menjawab berbagai tantangan tersebut; (2) analisis strategis lingkungan madrasah, yang meliputi analisis lingkungan geografis, lingkungan demografis, lingkungan sosial ekonomi, lingkungan budaya dan apresiasi masyarakat terhadap pendidikan, serta regulasi pemerintah daerah.

A. Tantangan Dunia Pendidikan

1. Tantangan Pendidikan di Indonesia

Hingga saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi berbagai tantangan yang berat di bidang pendidikan. Di antara tantangan itu adalah sebagai berikut:

a. Globalisasi di bidang budaya, etika dan moral sebagai akibat dari kemajuan teknologi di bidang transportasi dan informasi. Para siswa saat ini telah mengenal berbagai sumber pesan pembelajaran, baik yang bersifat pedagogis-terkontrol maupun non pedagogis yang sulit terkontrol, seperti Film atau CD film porno, Televisi dengan antena parabola, komputer dengan internetnya, dan handphone dengan berbagai kecanggihannya. Sumber-sumber pesan pembelajaran yang sulit terkontrol akan dapat mempengaruhi perubahan budaya, etika, dan moral para siswa atau masyarakat. Masyarakat yang semula merasa asing dan bahkan tabu terhadap model-model pakaian (fashion) porno dan hiburan-hiburan (fun) atau film-film porno dan sadisme yang ditayangkan di TV, atau tabu dengan bacaan dan gambar porno yang dimuat di berbagai media massa, kemudian menjadi biasa-biasa saja (permissive), bahkan ikut menja¬di bagian dari itu. Sebagai eksesnya adalah munculnya sikap sadisme, kekerasan, pemerkosaan, bunuh-membunuh dan sebagainya di kalangan masyarakat kita. Bahkan tidak heran jika pada saat ini kita sering menghadapi model kehidupan yang paling kontroversial dapat dialami dalam waktu yang sama serta dapat bertemu dalam pribadi yang sama, yaitu: antara kesalehan dan keseronohan, antara kelembutan dan kekerasan, antara koruptor dan dermawan, antara koruptor dan keaktifan beribadah (shalat, haji atau umrah), serta antara Masjid dan Mall, yang keduanya terus menerus berdampingan satu sama lain.

b. Rendahnya tingkat social-capital, inti dari social capi¬tal adalah trust (sikap amanah). Menurut pengamatan sementara ahli, bahwa dalam bidang social capital bangsa Indonesia ini hampir mencapai titik “zero trust society”, atau masyarakat yang sulit dipercaya, yang berarti sikap amanah (trust) sangat lemah. Di antara indikatornya adalah hasil survey the Political and Economic Risk Consultancy (PERC) tahun 2004 bahwa indeks korupsi di Indonesia sudah mencapai 9,25 atau ranking pertama se Asia, bahkan pada tahun 2005 indeknya meningkat sampai 9,4.

c. Eskalasi konflik, yang di satu sisi merupakan unsur dinamika sosial, tetapi di sisi lain justru mengancam harmoni bahkan integrasi sosial baik lokal, nasional, regional maupun internasional.

d. Permasalahan makro nasional, yang menyangkut krisis multidimensional baik di bidang ekonomi, politik, moral, budaya, dan sebagainya.

e. Diberlakukannya globalisasi dan perdagangan bebas, yang berarti persaingan alumni dalam pekerjaan semakin ketat;

f. Hasil-hasil survey internasional menunjukkan bahwa mutu pendidikan di Indonesia masih rendah jika dibandingkan dengan negara tetangga.

g. Disparitas kualitas pendidikan antar daerah di Indonesia masih tinggi

h. Angka pengangguran lulusan Sekolah/Madrasah & Perguruan Tinggi semakin meningkat;

i. Tenaga asing meningkat, sedangkan tenaga Indonesia yang dikirim ke luar negeri pada umumnya non-profesional;

j. Orang-orang lebih senang sekolah/studi atau menyekolahkkan anaknya di luar negeri;

k. Peran sekolah/madrasah dan perguruan tinggi dalam membentuk masyarakat madani (civil society).

2. Tantangan Madrasah Pada Umumnya

Dalam sosialisasi kebijakan tentang Pembinaan dan Peningkatan Mutu Madrasah pada Rapat Koordinasi Pengembangan Kurikulum Madrasah, tanggal 14-16 November 2007, di Cisarua Bogor, Dirjen Pendidikan Islam (Prof. Dr. Moh. Ali, M.Pd., MA), menyatakan bahwa ada beberapa tantangan yang dihadapi oleh madrasah baik yang bersifat internal maupun eksternal. Dari segi internal, tantangan yang dihadapi adalah menyangkut:

a. Mutu; penyelenggaraan dan pengelolaan madrasah umumnya belum dapat melahirkan lulusan yang berkualitas.

b. Pendidik; sebagian besar tenaga pendidik dan kependidikan di madrasah belum berkualifikasi sesuai dengan tuntutan perundang-undangan.

c. Kurikulum; sebagian besar madrasah belum dapat mengimplementasikan standar isi dan belum sepenuhnya dapat mencapai standar kompetensi lulusan minimal. Persentase lulus Ujian Nasional cukup menggembirakan, kurang lebih 92%, tetapi perolehan nilai rata-rata masih rendah.

d. Manajemen; penyelenggaraan dan pengelolaan madrasah, yang 91,4 % swasta, umumnya belum dikelola dengan manajemen yang profesional.

e. Sarana prasarana; belum memadainya sarana dan prasarana pada sebagian besar madrasah.

f. Status; belum sepenuhnya percaya diri dalam pengelolaan dan penyelenggaraan dan terbatasnya peluang penegerian sehingga madrasah negeri, yang umumnya telah memenuhi standar minimal, hanya berjumlah 8,6%.

Secara eksternal, tantangan yang dihadapi madrasah adalah menyangkut persepsi masyarakat dan pemerintah yang cenderung diskriminatif, sehingga madrasah kurang mendapatkan perhatian, termasuk dalam penyediaan anggaran, bahkan ada yang menganggap sebagai lembaga pendidikan kelas dua setelah sekolah.

Untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut, Dirjen Pendidikan Islam (November, 2007) menetapkan tiga indikator mutu lulusan, yaitu: (1) tercapainya dan/atau terlampauinya Standar Nasional; Siswa madrasah harus dapat berprestasi dalam menempuh Ujian Nasional dan lulus dari satuan pendidikan dengan predikat minimal baik sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi pada satuan pendidikan yang unggul/favorit; (2) Kompetitif; Lulusan madrasah harus dapat berkompetisi dengan lulusan sekolah; dan (3) dapat memenuhi harapan stakeholders; dapat memenuhi harapan dan kebutuhan orangtua, masyarakat, dunia kerja, pemerintah, dan sebagainya.

Di samping itu, Bapak Dirjen Pendidikan Islam juga mengambil kebijakan-kebijakan sebagai berikut:

a. Mengutamakan kualitas, bukan jumlah; diharapkan madrasah dapat mengejar berbagai ketertinggalan, terutama masalah mutu lulusan.

b. Mengutamakan keberpihakan pada swasta; mengingat bahwa madrasah swasta mencapai 91,4% yang harus mendapatkan perhatian lebih serius karena keberadaannya rata-rata dari segala aspek di bawah madrasah negeri dan sekaligus di bawah standar nasional minimal.

c. Mengutamakan keberpihakan pada yang lemah; mengingat bahwa input calon siswa madrasah rata-rata dari keluarga kurang mampu. Salah satu realisasinya adalah mulai tahun pelajaran 2007/2008, MAN Insan Cendekia dijadikan sebagai madrasah bertaraf internasional yang diselenggara-kan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Inputnya 80% dari lulusan MTs Pondok Pesantren yang umumnya dari kalangan masyarakat kurang mampu dan seluruh biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh Depag. Dengan peluang ini, banyak anak cerdas dari masyarakat kurang mampu yang dapat menikmati pendidikan yang berkualitas.

d. Mengutamakan keberpihakan pada pelaku utama pendidikan; dalam hal ini adalah peningkatan mutu guru, kepala madrasah, dan pengawas serta terpenuhinya sarana dan prasarana pendukung lainnya.

B. Analisis Strategis Lingkungan Madrasah

Dalam analisis strategis lingkungan Madrasah, hal-hal yang perlu dicermati dan ditelaah oleh penyusun Rencana Kerja Madrasah adalah lingkungan strategis madrasah, yang meliputi lingkungan geografis, lingkungan demografis, lingkungan sosial ekonomi baik masyarakat sekitar madrasah maupun orang tua siswa di Madrasah tersebut, budaya masyarakat, regulasi pemerintah daerah yang memiliki dampak secara langsung maupun tidak langsung dalam mempengaruhi perkembangan dan peningkatan mutu madrasah. Karena itu setelah menelaah analisis kondisi lingkungan pada masing-masing madrasah perlu dijabarkan hal-hal dan implikasinya bagi perkembangan madrasah.

1. Lingkungan Geografis

Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare, adalah sebuah lembaga pendidikan formal yang terletak di Jalan KH. Ahyad RT/RW 03/06 Desa Tajungwidoro kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. Lokasi Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare cukup strategis, karena ± 10 meter dekat dengan persimpangan jalan raya, apalagi Desa Tajungwidoro merupakan pusat Desa yang berada dipulau Mengare yang memiliki kelengkapan segala aktifitas masyarakat baik itu pasar tradisional pulau Mengare maupun pelabuhan, desa ini juga memiliki kelengkapan jenjang pendidikan baik itu pendidikan farmal maupun non farmal. Pendidikan formal meliputi SD N, MI, SMP, MTs, MA. Pendidikan non farmal meliputi Pra TK, Play Group, TK, RA, Madrasah diniyah, Taman pendidikan Al-Qur’an, Kejar Paket A, kejar paket B, Kejar paket C serta kajian keagamaan di Mamba’ul Khoiroh.

Dengan dukungan transportasi yang relatif mudah dan publikasi madrasah yang relatif meluas dan merata di masyarakat sekitarnya, maka madrasah ini diminati oleh anak-anak yang berada di sekitar radius 15 km dari madrasah. Adanya kondisi geografis yang cukup strategis ini menyebabkan para peminat semakin meningkat. Dalam analisis ke depan berdasarkan letak geografisnya madrasah ini akan menjadi madrasah tujuan dari bebeberpa daerah, terutama dari kawasan kecamatan Bungah, manyar, sidayu, Dukun, Panceng, Dukuk Sampean, dan kota Gresik. Bahkan sampai ke Paciran, Glagah, dan Karang binangun yang merupakan bagian dari wilayah kabupaten Lamongan.

2. Lingkungan Demografis

Dalam kaitannya dengan pendidikan, pertumbuhan penduduk yang sangat cepat dan cenderung tak terkendali, menjadikan masalah tersendiri dalam pengembangan proses pendidikan di kabupaten Gresik. Jumlah anak usia sekolah/Madrasah jenjang MA/SMA di kecamatan Kecamatan Bungah, Manyar, sidayu, Dukun, Panceng, Paciran, Glagah, Karang Binangun, Duduk Sampean, dan kota Gresik akan semakin meningkat. Seiring dengan perkembangan demografi yang cepat pada periode mendatang, maka madrasah ini menjadi sangat ideal. Masalah pendidikan di kabupaten Gresik menjadi sangat crusial, terutama dari segi kualitas.

3. Lingkungan Sosial Ekonomi

Berdasarkan kehidupan sosial ekonomi mata pencaharian penduduk Kecamatan Bungah, Manyar, sidayu, Dukun, Panceng, Paciran, Glagah, Karang binangun, Dukuk Sampean, dan kota Gresik adalah sebagai berikut : Pegawai Negeri Sipil, 10 % Wiraswasta ( nelayan, pedagang dan petani) 64 % bekerja pada sektor buruh/karyawan 16 %, dan lain-lain 10 %

Sedangkan di madrasah ini keadaan sosial ekonomi orang tua dapat digambarkan sebagai berikut:

Pekerjaan Jumlah (%) Penghasilan/bulan Jumlah (%) Tingkat

Pendidikan Jumlah

(%)

Pegawai Negeri 7 1) 1 jt – 2 jt.

4) > 2 Jt – 3 Jt

5) > 3 Jt. -

-

100

-

- SD/MI

SLTP/MTs

SLTA/MA

PT -

-

30

70

TNI/Polri 3 1) 1 jt – 2 jt.

4) > 2 Jt – 3 Jt

5) > 3 Jt. -

-

100

-

- SD/MI

SLTP/MTs

SLTA/MA

PT -

-

100

-

Karyawan Swasta 16 1) 1 jt – 2 jt.

4) > 2 Jt – 3 Jt

5) > 3 Jt. -

73

27

-

- SD/MI

SLTP/MTs

SLTA/MA

PT -

26

74

-

Petani 25 1) 1 jt – 2 jt.

4) > 2 Jt – 3 Jt

5) > 3 Jt. -

-

100

-

- SD/MI

SLTP/MTs

SLTA/MA

PT 44

36

17

3

Pedagang 20 1) 1 jt – 2 jt.

4) > 2 Jt – 3 Jt

5) > 3 Jt. -

-

-

100

- SD/MI

SLTP/MTs

SLTA/MA

PT -

4

82

14

Nelayan 19 1) 1 jt – 2 jt.

4) > 2 Jt – 3 Jt

5) > 3 Jt. -

-

100

-

- SD/MI

SLTP/MTs

SLTA/MA

PT 21

46

33

-

Lain-lain 10 1) 1 jt – 2 jt.

4) > 2 Jt – 3 Jt

5) > 3 Jt. -

55

45

-

- SD/MI

SLTP/MTs

SLTA/MA

PT 77

10

8

5

Berdasarkan kondisi sosial ekonomi sebagaimana terungkap diatas, maka dampak dan pengaruhnya terhadap pengembangan madrasah adalah madrasah kesulitan mengembangkan sarana prasarana dan fasilitas belajar bila mengandalkan partisipasi orang tua siswa saja.

4. Lingkungan Budaya dan Apresiasi Masyarakat Terhadap Pendidikan

Masyarakat Kecamatan Bungah, Manyar, sidayu, Dukun, Panceng, Paciran, Glagah, Karang binangun, Dukuk Sampean, dan kota Gresik terdiri atas masyarakat yang memiliki sesamaan agama, etnis (suku), golongan dan sebagainya, dengan sendirinya tidak dibutuhkan kemampuan beradaptasi yang tinggi antara satu dengan lainnya, sehingga konflik-konflik kebudayaan tidak pernah terjadi di masyarakat tersebut.

Di sisi lain, di sekitar madrasah terdapat beberapa varian masyarakat dalam hal apresiasi terhadap pendidikan, yaitu:

a. Kelompok masyarakat yang tidak mempunyai kepedulian terhadap pendidikan. Kelompok masyarakat ini belum memahami pentingnya pendidikan, dan tidak mengetahui biaya dan harga pendidikan, sehingga meskipun anak-anak mereka ikut masuk madrasah, tetapi mereka tidak mengerti untuk apa bersekolah, apa perlunya, dan mengapa harus membayar macam-macam pungutan dana. Ketidak pedulian mereka terhadap pendidikan tersebut juga terlihat pada sikap mereka yang tidak prihatin terhadap anak-anak mereka yang drop-out, tidak mau melanjutkan pendidikannya meskipun cukup memiliki kemampuan di bidang ekonomi. Bahkan kebutuhan alat-alat belajar anak, seperti pensil, penggaris, ballpoint, buku dan lain-lain, jarang dicukupi/dipenuhi. Jika ada iuran atau pungutan dana ini dan itu mereka merasa sangat keberatan meskipun mereka mampu membayarnya.

b. Kelompok masyarakat yang mengetahui pentingnya pendidikan tetapi tidak memahami tentang biaya dan harga pendidikan. Mereka selalu menginginkan anak-anak mereka masuk madrasah dan melanjutkan pendidikannya, tetapi mereka menginginkan pendidikan yang semurah-murahnya, yang dapat lulus dengan mudah dan murah, sedangkan masalah kualitas pendidikan anak tidak menjadi perhatian mereka. Mereka lebih senang memilih madrasah yang murah meriah meskipun tidak jelas kualitasnya dari pada memasukkan anak-anak mereka ke madrasah yang mahal dan lebih baik kualitasnya meskipun mereka mampu membayarnya. Masyarakat semacam ini agaknya lebih mendahulukan kebutuhan-kebutuhan mereka yang sekunder dari pada mengeluarkan biaya untuk pendidikan anak.

c. Kelompok masyarakat yang mengetahui pentingnya pendidikan dan memahami tentang biaya dan harga pendidikan. Mereka berusaha memasukkan anak-anak mereka ke madrasah yang dinilai berkualitas dan berharap untuk bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Mereka bersedia memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka baik biaya Madrasah maupun alat-alat yang diperlukan untuk mendukung keberhasilan belajar anak meskipun dengan jalan mengorbankan kebutuhan-kebutuhan lain yang dinilai kurang penting dan belum mendesak. madrasah yang menjadi pilihan dari kelompok masyarakat ini pada umumnya dapat memperoleh dukungan dana yang cukup lumayan dari masyarakat, guna meningkatkan kesejahteraan para guru dan memenuhi sarana/ fasilitas penting yang diperlukan oleh madrasah.

d. Kelompok masyarakat yang memandang pendidikan anak-anak mereka sebagai salah satu kebutuhan pokok dalam hidupnya. Mereka memperhatikan pendidikan anaknya sebagaimana perhatian mereka terhadap kebutuhan-kebutuhan pokok lainnya seperti sandang, pangan dan papan. Bahkan pengeluaran biaya pendidikan memperoleh perhatian yang lebih besar dibandingkan dengan kebutuhan pokok lainnya. Kelompok masyarakat semacam ini biasanya bersikap selektif dan berusaha memasukkan anak-anak mereka ke madrasah yang unggul meskipun harus mengeluarkan biaya yang mahal, karena mereka merasa bahagia apabila anak-anak mereka dapat memperoleh layanan pendidikan yang excellent (unggul). madrasah yang menjadi pilihan kelompok masyarakat semacam ini pada umumnya tidak merasa kesulitan untuk memperoleh biaya guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan melengkapi berbagai sarana/prasarana pendidikannya.

Dilihat dari keempat varian kelompok masyarakat tersebut di atas, madrasah Aliyah Hasyimiyah lebih banyak dimasuki oleh kelompok masyarakat ke 2, yaitu 61% sedangkan kelompok masyarakat yang ke 3 sebanyak 20 %, kelompok masyarakat yang ke 1 sebanyak 12 %, dan kelompok masyarakat yang ke 4 sebanyak 8 %. Dengan demikian madrasah MA Hasyimiyah mengalami hambatan dalam menyediakan sarana yang mendukung proses belajar mengajar .

5. Regulasi Pemerintah Daerah

Sejak masa orde baru kabupaten Gresik telah dicanangkan sebagai kota Industri. Pencanangan ini memacu semua komponen untuk senantiasa meningkatkan pembangunan di bidang pendidikan. Oleh karena itu Madrasah Aliyah Hasyimiyah sejak tahun 1986 dijadikan sebagai Madrasah Aliyah keterampilan. Dengan 3 keterampilan khusus yaitu keterampilan tata busana, mebelair, dan reparasi komputer. Dengan harapan alumni-alumni Madrasah Aliyah Hasyimiyah Bungah Gresik dapat bersaing dalam dunia kerja. Bahkan sekitar 2 tahun ke depan Madrasah Aliyah Negeri 1 Gresik akan menjadi Madrasah Aliyah Unggulan yang dilengkapi dengan Ma’had (pondok pesantren) bagi siswa/siswi.

Bertolak dari analisis strategis tersebut maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

Tabel Kesimpulan Analisis Lingkungan Strategis Madrasah

No Komponen Kesimpulan

1 Lingkungan Geografis Sangat setrategis karena dapat dijangkau oleh penduduk yang ada di lingkungan Madrasah baik berjalan kaki maupun naik kendaraan umum dengan aksesibilitas yang tinggi

2 Lingkungan Demografis Sangat strategis, karena pertumbuhan penduduk di kabupaten Gresik sangat tinggi per tahun. Baik pertumbuhan penduduk alami, maupun pertumbuhan penduduk total

3 Lingkungan Sosial Ekonomi Rata-rata pekerjaan penduduknya sebagai Pegawai Negeri Sipil, 10 % Wiraswasta ( nelayan, petani, dan pengusaha) 64 % bekerja pada sektor buruh/karyawan 16 % dan bekerja pada sektor lainnya 10 %

4 Lingkungan Budaya dan Apresiasi Masyarakat terhadap Pendidikan Paling banyak Kelompok masyarakat yang mengetahui pentingnya pendidikan tetapi tidak memahami tentang biaya dan harga pendidikan. Mereka selalu menginginkan anak-anak mereka masuk madrasah dan melanjutkan pendidikannya, tetapi mereka menginginkan pendidikan yang semurah-murahnya, yang dapat lulus dengan mudah dan murah, sedangkan masalah kualitas pendidikan anak tidak menjadi perhatian mereka

5 Regulasi pemerintah daerah

Sangat sejalan dengan regulasi pemerintah daerah kabupaten Gresik sebagai daerah Industri

C. Analisis Harapan Stakeholders Terhadap Pengembangan Madrasah

1. Identifikasi stakeholders Madrasah

Berbagai perubahan pada dekade terakhir ini digambarkan oleh banyak ahli manajemen sebagai suatu turbulent (angin kencang yang berubah arah), sehingga kondisi tersebut seringkali membawa korban. Dalam iklim makro organisasi yang sangat cepat mengalami perubahan tersebut, ditambah dengan iklim kompetisi antar organisasi yang semakin kuat menuntut organisasi apapun termasuk madrasah untuk selalu mampu mengalami perubahan dan persaingan. Madrasah sebagai lembaga pendidikan umum yang bercirikan Islam harus mampu berkompetisi dengan sesama, juga harus mampu berkompetisi dengan lembaga-lembaga kursus dan dunia kerja. Untuk dapat berkompetisi madrasah harus mampu melihat berbagai kebutuhan dan harapan stakeholder. Namun sama dengan lembaga pendidikan yang lain stakeholders madrasah bukanlah stakeholder tunggal, namun memiliki berbagai stakeholders, walaupun stakeholder-stakeholder tersebut masih dapat diurutkan tingkat kepotensialannya.

Upaya untuk selalu memenuhi kebutuhan dan harapan stakeholder inilah yang kemudian menuntut madrasah untuk meningkakan mutu layanan dan produknya. Namun sayangnnya, kebutuhan dan harapan stakeholder bukanlah merupakan sesuatu yang bersifat statis, akan tetapi bersifat dinamis, bahkan seringkali perubahannya berlangsung sangat cepat dan tidak berpola. Kondisi ini tentu akan sangat memukul madrasah, jika madrasah tersebut tidak memiliki kemampuan untuk berubah dan menyesuaikan diri dengan cepat. Dengan kata lain,untuk dapat selalu menjaga mutu hasil pendidikan dan layanan, madrasah harus memiliki kemampuan untuk selalu berubah menyesuaikan diri dengan kondisi makro yang berkembang.

Madrasah merupakan suatu institusi pendidikan yang menaruh perhatian serius bagi pembangunan suatu generasi melalui berbagai proses pendidikan dan pengajaran yang secara sistematis dilakukan dengan membangun nilai-nilai pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill) dan nilai-nilai moral (sikap/attitude). Hal ini tentu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak khususnya stakeholders bagi keberlangsungan proses aktivitas yang dilakukan. Dukungan tersebut baik berupa dukungan ide, financial, network maupun goodwill yang menguntungkan bagi keberlanjutan lembaga maupun masa depan peserta didik.

Jika melihat dari beberapa pembagian stakeholder di lembaga pendidikan maka akan dikenal stakeholder primer, sekunder dan tertier. Jika dicermati lingkungan Madrasah maka stakeholder utama madrasah adalah orang tua siswa. Karena madrasah adalah Madrasah umum bercirikan keislaman maka stakeholder potensialnya adalah orang tua siswa yang beragama Islam. Namun kesimpulan bahwa stakeholder potensialnya adalah orang tua yang bergama Islam ini-pun belum final, masih harus dilanjutkan oleh pertanyaan-pertanyaan; orang tua Islam dengan tingkat ekonomi yang bagaimana?, orang tua Islam yang memiliki aliran apa?, orang tua Islam yang tinggal dimana?, orang tua Islam yang menginginkan anaknya memiliki kecakapan apa setelah lulus?. Keempat pertanyaan tersebut itulah yang kemudian sekurang-kurangnya akan memberikan jawaban terhadap pertanyaan siapa stakeholder potensial dari madrasah ini?

Untuk mengidentifikasi stakeholder potensial tersebut dapat digunakan diagram tulang ikan (ishikawa) sebagai terlihat pada gambar berikut:

Setelah Madrasah mampu mengidentifikasi stakeholders potensialnya, maka Madrasah hendaknya mengumpulkan pandangan dan harapan stakeholders potensialnya baik stakeholders primer, sekunder maupun tertiernya. Pandangan dan harapan pihak-pihak yang berkepentingan memuat kesan dari beberapa kelompok warga madrasah, unsur masyarakat dan pihak lain yang berkepentingan tentang madrasahnya selama ini, disertai dengan harapan dan saran mereka untuk pengembangan madrasah tersebut.

Perumusan harapan stakeholders akan menjawab pertanyaan: seperti apa seharusnya memenuhi kepentingan atau kebutuhan mereka dalam empat tahun mendatang? Harapan tersebut harus bersifat realistis, mewakili semua pemangku kepentingan, berorientasi pada pengembangan madrasah, mengacu pada visi dan misi madrasah, serta dirumuskan sesuai dengan kategori profil madrasah dan memenuhi 8 standar pendidikan.

Pihak-pihak yang berkepentingan tersebut di atas antara lain meliputi:

1. Orang tua siswa

2. Siswa

3. Guru

4. Pegawai madrasah

5. Komite madrasah

6. Kepala madrasah

7. Kepala desa/kelurahan, pemuka agama dan tokoh masyarakat lainnya

8. Unsur masyarakat lainnya (kalau ada), termasuk di dalamnya kelompok petani atau nelayan, atau golongan etnis minoritas, atau pengusaha, dan lain-lain, sesuai dengan keadaan setempat.

Dari pendapat pihak-pihak yang berkepentingan tersebut, selanjutnya madrasah dapat melakukan penggalian dan pengolahan informasi secara akurat dan representatif.

2. Pandangan dan Harapan Stakeholders

Untuk memperoleh informasi yang akurat dan representatif tentang pandangan dan harapan stakeholders perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut: (1) apa metode yang digunakan untuk menggali pandangan dan harapan mereka; (2) berapa jumlah mereka yang dimintai pendapatnya; (3) kapan hal itu dilakukan; (4) apa pandangan mereka terhadap madrasah dalam keadaannya saat ini; dan (5) apa harapan atau saran-saran mereka tentang pengembangan madrasah di masa mendatang.

Pandangan dan harapan stakeholders tersebut menyangkut berbagai komponen standar nasional pendidikan, yang terdiri atas: (1) standar isi; (2) standar proses; (3) standar kompetensi lulusan; (4) standar pendidik dan tenaga kependidikan; (5) standar sarana dan prasarana; (6) standar pengelolaan; (7) standar pembiayaan; dan (8) standar penilaian pendidikan.

Pandangan dan harapan stakeholders Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare didapat dengan mengedarkan quesioner kepada stakeholders. Adapun selengkapnya pandangan dan harapan yang diperoleh dari quesioner tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

1. Pandangan dan Harapan Siswa:

1) Metode: Penyebaran Quesioner

2) Jumlah siswa yang dimintai pendapatnya: 14

3) Jajak pendapat dilakukan pada tanggal: 8-10 Januari 2009

No. Komponen Pandangan Siswa Selama ini Harapan dan Saran

1. Standar isi Kurikulum pendidikan di MA Hasyimiyah cukup baik terlebih adanya program Pengembangan bakat di bidang musik dan Olah raga Guru harap memberi teladan yang lebih baik, misal ikut upacara

Jam pelajaran UAN mohon di ditambah

BK mohon bertindak tegas bagi yang melanggar

2. Standar Kompetensi Lulusan banyak lulusan MA Hasyimiyah yang belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kemampuan berbahasa inggris dan bahasa arab baik pasif maupun aktif mohon dibekalkan

3. Standar proses 1. PBM telah berjalan dengan baik

2. Pembiasaan pelaksanaan ajaran-ajaran agama

3. Peningkatan Penerapan peraturan yang telah ditetapkan metode mengajar yang diterapkan guru mohon lebih bervariasi

Sumber belajar kontekstual harap diterapkan untuk semua mata pelajaran

4. Standar pendidik dan tenaga kependidikan Guru-guru dan karyawan MA Hasyimiyah cukup profesional dalam menjalankan tugasnya Kemampuan mendidik harap ditingkatkan

5. Standar sarana dan prasarana Sarana dan prasarana pendidikan di MA Hasyimiyah masih kurang dan belum memadai Harap ditambah sarana baca diperpustakaan

Harap ditambah sarana komputer

6. Standar pengelolaan Pengelolaan di MA Hasyimiyah masih sangat kurang Pengelolaan sarana harap ditingkatkan, terutama sarana yang dapat menunjang prestasi belajar

7. Standar pembiayaan Mencari donatur untuk penambahan fasilitas belajar

8. Standar penilaian pendidikan

2. Pandangan dan Harapan Guru dan pegawai:

1) Metode: Penyebaran Quesioner

2) Jumlah guru yang dimintai pendapatnya: 9

3) Jajak pendapat dilakukan pada tanggal: 8-10 Januari 2009

No. Komponen Pandangan Siswa Selama ini Harapan dan Saran

1. Standar isi Kurikulum pendidikan di MA Hasyimiyah cukup baik terlebih adanya program Kesenian Guru harap memberi teladan yang lebih baik, misal ikut upacara

Jam pelajaran UAN mohon di ditambah

BK mohon bertindak tegas bagi yang melanggar

2. Standar Kompetensi Lulusan banyak lulusan MA Hasyimiyah yang belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kemampuan berbahasa inggris dan bahasa arab baik pasif maupun aktif mohon dibekalkan

3. Standar proses 1. PBM telah berjalan dengan baik

2. Pembiasaan pelaksanaan ajaran-ajaran agama

3. Peningkatan Penerapan peraturan yang telah ditetapkan metode mengajar yang diterapkan guru mohon lebih bervariasi

Sumber belajar kontekstual harap diterapkan untuk semua mata pelajaran

4. Standar pendidik dan tenaga kependidikan Guru-guru dan karyawan MA Hasyimiyah cukup profesional dalam menjalankan tugasnya Kemampuan mendidik harap ditingkatkan

5. Standar sarana dan prasarana Sarana dan prasarana pendidikan di MA Hasyimiyah masih kurang dan belum memadai Harap ditambah sarana baca diperpustakaan

Harap ditambah sarana komputer

6. Standar pengelolaan Pengelolaan di MA Hasyimiyah masih sangat kurang Pengelolaan sarana harap ditingkatkan, terutama sarana yang dapat menunjang prestasi belajar

7. Standar pembiayaan Mencari donatur untuk penambahan fasilitas belajar

8. Standar penilaian pendidikan

3. Pandangan dan Harapan Komite Madrasah:

1) Metode: Penyebaran Quesioner

2) Jumlah orang yang dimintai pendapatnya: 5

3) Jajak pendapat dilakukan pada tanggal: 9 -10 Januari 2009

No. Komponen Pandangan Siswa Selama ini Harapan dan Saran

1. Standar isi Kurikulum pendidikan di MA Hasyimiyah cukup baik terlebih adanya program Kesenian Guru harap memberi teladan yang lebih baik, misal ikut upacara

Jam pelajaran UAN mohon di ditambah

BK mohon bertindak tegas bagi yang melanggar

2. Standar Kompetensi Lulusan banyak lulusan MA Hasyimiyah yang belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kemampuan berbahasa inggris dan bahasa arab baik pasif maupun aktif mohon dibekalkan

3. Standar proses 1. PBM telah berjalan dengan baik

2. Pembiasaan pelaksanaan ajaran-ajaran agama

3. Peningkatan Penerapan peraturan yang telah ditetapkan metode mengajar yang diterapkan guru mohon lebih bervariasi

Sumber belajar kontekstual harap diterapkan untuk semua mata pelajaran

4. Standar pendidik dan tenaga kependidikan Guru-guru dan karyawan MA Hasyimiyah cukup profesional dalam menjalankan tugasnya Kemampuan mendidik harap ditingkatkan

5. Standar sarana dan prasarana Sarana dan prasarana pendidikan di MA Hasyimiyah masih kurang dan belum memadai Harap ditambah sarana baca diperpustakaan

Harap ditambah sarana komputer

6. Standar pengelolaan Pengelolaan di MA Hasyimiyah masih sangat kurang Pengelolaan sarana harap ditingkatkan, terutama sarana yang dapat menunjang prestasi belajar

7. Standar pembiayaan Mencari donatur untuk penambahan fasilitas belajar

8. Standar penilaian pendidikan

4. Pandangan dan Harapan Orang Tua Siswa:

1) Metode: Penyebaran Quesioner

2) Jumlah orang tua siswa yang dimintai pendapatnya: 5

3) Jajak pendapat dilakukan pada tanggal: 8 -10 Januari 2009

No. Komponen Pandangan Orang Tua Siswa Selama ini Harapan dan Saran

1. Standar isi Kurikulum pendidikan di MA Hasyimiyah cukup baik terlebih adanya program keterampilan Kurikulum keterampilan dan praktek agama harap di tambah lagi

2. Standar Kompetensi Lulusan banyak lulusan MA Hasyimiyah yang belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Harap dibekali dengan keterampilan otomotif dan tata boga

3. Standar proses PBM telah berjalan dengan baik

Pembiasaan pelaksanaan ajaran-ajaran agama

Peningkatan Penerapan peraturan yang telah ditetapkan

Kedisiplinan harap ditingkatkan

4. Standar pendidik dan tenaga kependidikan Guru-guru dan karyawan MA Hasyimiyah telah profesional dalam menjalankan tugasnya Kemampuan mendidik harap ditingkatkan

5. Standar sarana dan prasarana Sarana dan prasarana pendidikan di MA Hasyimiyah sudah lengkap dan memadai Sarana pembelajaran dikelas harap ditambah

6. Standar pengelolaan Pengelolaan di MA Hasyimiyah masih sangat kurang Pengelolaan sarana dan SDM harap ditingkatkan

7. Standar pembiayaan Mengajukan proposal untuk mendapatkan dana

8. Standar penilaian pendidikan

5. Pandangan dan Harapan Kepala Madrasah:

1) Metode: Penyebaran Quesioner

2) Jajak pendapat dilakukan pada tanggal: 8-10 Januari 2009

No. Komponen Pandangan Siswa Selama ini Harapan dan Saran

1. Standar isi Kurikulum pendidikan di MA Hasyimiyah cukup baik terlebih adanya program Kesenian Guru harap memberi teladan yang lebih baik, misal ikut upacara

Jam pelajaran UAN Supaya ditambah

BK mohon bertindak tegas bagi yang melanggar

2. Standar Kompetensi Lulusan banyak lulusan MA Hasyimiyah yang belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kemampuan berbahasa inggris dan bahasa arab baik pasif maupun aktif mohon dibekalkan

3. Standar proses 1. PBM telah berjalan dengan baik

2. Pembiasaan pelaksanaan ajaran-ajaran agama

3. Peningkatan Penerapan peraturan yang telah ditetapkan metode mengajar yang diterapkan guru mohon lebih bervariasi

Sumber belajar kontekstual harap diterapkan untuk semua mata pelajaran

4. Standar pendidik dan tenaga kependidikan Guru-guru dan karyawan MA Hasyimiyah cukup profesional dalam menjalankan tugasnya Kemampuan mendidik harap ditingkatkan

5. Standar sarana dan prasarana Sarana dan prasarana pendidikan di MA Hasyimiyah masih kurang dan belum memadai Harap ditambah sarana baca diperpustakaan

Harap ditambah sarana komputer

6. Standar pengelolaan Pengelolaan di MA Hasyimiyah masih sangat kurang Pengelolaan sarana harap ditingkatkan, terutama sarana yang dapat menunjang prestasi belajar

7. Standar pembiayaan Mencari donatur untuk penambahan fasilitas belajar

8. Standar penilaian pendidikan

6. Pandangan dan Harapan Tokoh Masyarakat :

1) Metode: Penyebaran Quesioner

2) Jumlah tokoh masyarakat yang dimintai pendapatnya: 5

3) Jajak pendapat dilakukan pada tanggal: 8-10 Januari 2009

No. Komponen Pandangan Siswa Selama ini Harapan dan Saran

1. Standar isi Kurikulum pendidikan di MA Hasyimiyah cukup baik terlebih adanya program Kesenian Guru harap memberi teladan yang lebih baik, misal ikut upacara

Jam pelajaran UAN mohon di ditambah

BK mohon bertindak tegas bagi yang melanggar

2. Standar Kompetensi Lulusan banyak lulusan MA Hasyimiyah yang belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kemampuan berbahasa inggris dan bahasa arab baik pasif maupun aktif mohon dibekalkan

3. Standar proses 1. PBM telah berjalan dengan baik

2. Pembiasaan pelaksanaan ajaran-ajaran agama

3. Peningkatan Penerapan peraturan yang telah ditetapkan metode mengajar yang diterapkan guru mohon lebih bervariasi

Sumber belajar kontekstual harap diterapkan untuk semua mata pelajaran

4. Standar pendidik dan tenaga kependidikan Guru-guru dan karyawan MA Hasyimiyah cukup profesional dalam menjalankan tugasnya Kemampuan mendidik harap ditingkatkan

5. Standar sarana dan prasarana Sarana dan prasarana pendidikan di MA Hasyimiyah masih kurang dan belum memadai Harap ditambah sarana baca diperpustakaan

Harap ditambah sarana komputer

6. Standar pengelolaan Pengelolaan di MA Hasyimiyah masih sangat kurang Pengelolaan sarana harap ditingkatkan, terutama sarana yang dapat menunjang prestasi belajar

7. Standar pembiayaan Mencari donatur untuk penambahan fasilitas belajar

8. Standar penilaian pendidikan

Rangkuman Pandangan dan harapan stakeholders

Kategori Pandangan dan harapan

Standar isi - Guru harap memberi teladan yang lebih baik, misal ikut upacara

- Jam pelajaran aqidah akhlak mohon ditambah

- BK mohon bertindak tegas pelanggar aturan yang berlaku

- Kurikulum keterampilan dan praktek agama harap di tambah lagi

Standar Kompetensi Lulusan - Kemampuan berbahasa inggris dan bahasa arab baik pasif maupun aktif mohon dibekalkan

- Harap dibekali dengan keterampilan otomotif

- Harap dibekali dengan keterampilan tata boga

Standar proses - Kedisiplinan harap ditingkatkan

a. metode mengajar yang digunakan guru mohon lebih bervariasi

b. Sumber belajar kontekstual harap diterapkan untuk semua mata pelajaran

c. Diadakan kegiatan keagamaan rutin

d. Menerapkan kesopanan di sekolah

Standar pendidik dan tenaga kependidikan - Diadakan forum-forum ilmiah untuk guru

- Kemampuan mendidik harap ditingkatkan

Standar sarana dan prasarana - Harap ditambah sarana baca diperpustakaan

- Harap ditambah sarana komputer

- Penambahan komputer

- Sarana pembelajaran dikelas harap ditambah

Standar pengelolaan - Pengelolaan sarana harap ditingkatkan, terutama sarana yang dapat menunjang prestasi belajar

- Pengelolaan sarana dan SDM harap ditingkatkan

Standar pembiayaan - Mencari donatur untuk penambahan fasilitas belajar

- Mengajukan proposal

Standar penilaian pendidikan

Kesimpulan :

Dari data di atas, maka dapat disimpulkan pandangan dan harapan stakholders kepada MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik adalah:

1. Agar guru dapat memberi teladan yang lebih baik kepada siswa/siswinya

2. Agar Kurikulum keterampilan dan praktek agama di tambah lagi dengan kemampuan berbahasa inggris dan bahasa arab baik aktif maupun pasif.

3. Jam pelajaran Ujian Nasional mohon ditambah

4. BK mohon bertindak tegas pelanggar aturan yang berlaku

5. Kedisiplinan harap ditingkatkan

6. metode mengajar yang digunakan guru mohon lebih bervariasi misal dengan mengajak Anak mengamati kehidupan nyata

7. Diadakan kegiatan keagamaan rutin

8. Menerapkan kesopanan di sekolah

9. Diadakan forum-forum ilmiah untuk guru sehingga kemampuan mendidik guru dapat meningkat

10. Agar ditambah sarana baca diperpustakaan, sarana komputer, foto copy dan melengkapi sarana pembelajaran dikelas

11. Pengelolaan sarana dan SDM harap ditingkatkan terutama sarana yang dapat menunjang prestasi belajar

12. Penambahan fasilitas belajar dapat dilakukan dengan mencari donatur dan Mengajukan proposal

BAB III

VISI, MISI, DAN TUJUAN MADRASAH

A. Visi Madrasah

“Terwujudnya Lulusan Madarasah Aliyah Yang Mandiri Dan Berakhlaqul Karimah”

B. Misi Madrasah

Untuk mencapai visi seperti di atas, maka misi yang ditetapkan adalah sebagai berikut :

1) Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan aturan pendidikan yang berlaku.

2) Menumbuhkan semangat belajar secara intensif kepada seluruh siswa baik dalam prestasi akademik maupun non akademik

3) Melaksanakan kegiatan keterampilan, sehingga dapat menciptakan lulusan yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman

4) Mengembangkan sikap yang Islami yang dijiwai paham ahlussunah wal jamaah

C. Tujuan Madrasah

1) Siswa memiliki sikap yang Islami dan memiliki keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT.

2) Meningkatkan kesadaran beribadah dan berprilaku akhlakul karimah.

3) Meningkatkan output sehingga setiap lulusan dapat diterima di PTN

4) Mempunyai ketrampilan dan mampu mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

5) Memiliki tenaga kependidikan yang profesional

BAB IV

PROFIL MADRASAH DAN TANTANGAN-TANTANGAN YANG DIHADAPI DALAM PENGEMBANGAN DELAPAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

A. Profil Madrasah

Nama MA Hasyimiyah, sesuai dengan UU No. 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional merupakan Pendidikan Menengah umum yang berciri khas Agama Islam. Dalam hal ini MA Hasyimiyah merupakan Sekolah Menengah Atas yang dikelola oleh Departemen Agama. Secara Administratif MA Hasyimiyah bernaung di bawah Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Jawa Timur.

MA Hasyimiyah secara geografis terletak di Desa Tajungwidoro, yaitu sebuah Desa yang berjarak ± 15 KM dari Kecamatan Bungah dan Ibu Kota Kecamatan berjarak 30 km dari kota Gresik ke arah Pusat Wisata Religi Sunan Giri, Gresik. Kecamatan Bungah merupakan kecamatan santri, karena di kecamatan tersebut tidak kurang ada 25 pondok pesantren baik kecil maupun besar. Dan di desa Tajungwidoro yang merupakan letak MA Hasyimiyah juga merupakan desa santri, karena di desa tersebut berdiri pondok pesantren dan tempat-tempat kajian agama untuk memperdalam agama Islam.

Sejarah singkat MA Hasyimiyah berdiri pada tanggal 13 Agustus 1983. Semula MA Hasyimiyah menempati gedung yang dipinjam dari Madrasah Tsamrotul Ulum Tajungwidoro, tetapi pada akhirnya MA Hasyimiyah yang bernaung pada Lembaga Pendidikan Ma’arif Hasyimiyah membangun Sebuah gedung disebelah Barat dengan membeli tanah dari milik masyarakat sekitar, dan lembaga Pendidikan Ma’arif Hasyimiyah mulai membangun 2 ruang dengan biaya pembangunan yang berasal dari Kas LP. Ma’arif Hasyimiyah, masyarakat dan Dermawan. Saat ini MA Hasyimiyah sejak berdirinya MA Hasyimiyah sudah memiliki gedung kelas 6 ruang, dan kantor 1 ruang, sementara ruang lab. IPA, Perpustakaan masih mengambung pada satu lembaga LP. Ma’arif Hasyimiyah.

MA Hasyimiyah sebagai lembaga pendidikan umum ditingkat menengah, yang bernaung di LP Ma’arif Hasyimiyah yang memiliki keunggulan di bidang pemahaman Agama Islam. Secara fisik citra yang ditampilkan adalah bernafaskan Islam, sehingga terkesan berwibawa, sejuk, rapi nan indah. Cerminan pokok yang ditampilkan Madrasah Aliyah Hasyimiyah adalah Islami dan terkesan tidak ketinggalan zaman, serta dihuni oleh orang-orang yang dekat dengan Allah SWT., ramah terhadap sesama, santun, selalu tersenyum, serta peduli terhadap lingkungannya.

Ditinjau dari kelembagaan, MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik mempunyai tenaga akademik yang lumayan handal dalam pemikiran, memiliki manajemen yang cukup bagus sehingga mampu menggerakkan potensi untuk mengembangkan kreatifitas civitas akademika MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik, serta memiliki kemampuan antisipatif masa depan dan proaktif. Selain itu MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik memiliki pimpinan yang mampu mengakomodasikan potensi yang dimiliki menjadi kekuatan penggerak lembaga secara menyeluruh.

Dalam nuasa otonomi daerah dan pemberlakuan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang secara bulat disepakati berlaku sejak Tahun Pelajaran 2006/2007, tentu untuk menyonsong pemberlakuan KTSP tersebut, MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik membentuk Panitia Pengembangan Kurikulum yang akhirnya berhasil menyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dengan nama KTSP MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik. Keberhasilan MA Hasyimiyah Mengare Bungah GresikGresik dalam menyusun KTSP merupakan sebuah kebanggaan tersendiri.

Dalam memenuhi 8 (delapan) standar pendidikan, yang meliputi: (1) standar isi; (2) standar proses; (3) standar kompetensi lulusan; (4) standar pendidik dan tenaga kependidikan; (5) standar sarana dan prasarana; (6) standar pengelolaan; (7) standar pembiayaan; dan (8) standar penilaian pendidikan, maka untuk itu selajutnya kedelapan standar pendidikan yang dicapai sampai saat RKM ini disusun, dapat dipelajari dalam dalam uraian berikut :

1. Profil Standar Isi

Profil Standar Isi MA Hasyimiyah dapat dipelajari dari uraian berikut:

TABEL STANDAR ISI MA HASYIMIYAH MENGARE

NO. ASPEK STANDAR ISI KEADAAN

Ya Tidak

1. Dokumen KTSP (I & II) lengkap dan siap diimplementasikan 90 % 10 %

2. Pemahaman guru terhadap KTSP 70% 30%

3. Upaya-upaya yang dilakukan madrasah dalam rangka persiapan penerapan KTSP :

a. Sosialisasi KTSP

b. Pembinaan/workshop/pelatihan 100%

v

v ..%

4 Setiap guru mata pelajaran memiliki dokumen standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang dipegang 90% 10 %

5 Madrasah meningkatkan standar kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran yang ada dalam Permendiknas 22/2006 ke standar yang lebih tinggi

a. SK dan KD kelompok agama dan akhlak mulia

b. SK dan KD kelompok Kewarganegaraan dan Kepribadian

c. SK dan KD kelompok Ilmu pengetahuan dan teknologi

d. SK dan KD kelompok Kelompok estetika

e. SK dan KD kelompok Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

v

v

v

v

v

6 Struktur kurikulum yang dikembangkan di Madrasah

a. Mengembangkan 5 kelompok mata pelajaran

b. Mengembangakan tiga Komponen mata pelajaran yaitu:

• Mata pelajaran sesuai standar nasional pendidikan

• Komponen muatan lokal

• Komponen pengembangan diri

v

v

v

v

7 Pengaturan beban belajar siswa

a. Kegiatan tatap muka

 Jumlah jam belajar sesuai standar nasional pendidikan

 Jumlah jam belajar lebih tinggi dari standar nasional pendidikan

b. Penugasan terstruktur

 Jumlah jam belajar 50 % dari jumlah kegiatan tatap muka

c. Kegiatan mandiri /tidak terstruktur

a. Jumlah jam belajar diatur sendiri oleh peserta didik dan dikontrol guru

Contoh: Jika 1 JP TM = 40’ dan seminggu ada 42 JP, maka

beban belajar siswa TM = 40’ X 42 JP = 1.680’

TS & MTS = 50% X 1.680’ = 840’

Jumlah ……………………… = 2.520’ (420’/hari atau 7 jam/hari)

v

v

v

v

8 Kondisi jumlah beban mengajar dari masing-masing guru mata pelajaran:

 Jumlah jam mengajar sesuai standar nasional pendidikan (24 JP/minggu)

 Jumlah jam mengajar lebih tinggi dari standar nasional pendidikan

 Jumlah jam mengajar di bawah standar

v

v

v

9 Muatan lokal yang dikembangkan di Madrasah

a. Mengembangkan program keunggulan daerah

b. Mengembangkan program keunggulan madrasah

c. Mengembangkan program keunggulan masyarakat global

v

v

v

10 Mata pelajaran muatan lokal yang dikembangkan meliputi;

a. Keterampilan berbahasa

b. Keterampilan dalam bidang teknologi informasi Keterampilan tepat guna

c. Lainnya …..

v

v

v

11 Kegiatan pengembangan diri yang dikembangkan di madrasah

a. Tidak terprogram

1) Rutin;

2) Spontan;

3) Keteladanan.

b. Terprogram

1) BK;

2) Ekstra Kurikuler.

v

v

v

v

v

12 Kegiatan Kecakapan Hidup ( Life Skill), meliputi:

a. Kecakapan Hidup non-vokasional

b. Kecakapan hidup vokasional

v

v

13 Madrasah mengatur kalender pendidikannya berdasarkan:

a. Kalender pendidikan nasional

b. Kalender pendidikan daerah

v

v

a. Kurikulum MA Hasyimiyah Kelas X

1) Kurikulum Kelas X memuat 16 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri seperti tertera pada Tabel berikut ini.

Tabel Struktur Kurikulum Kelas X

Komponen Alokasi Waktu

Semester 1 Semester 2

A. Mata Pelajaran

1. Pendidikan Agama Islam

a. Qur’an dan Hadits

b. Aqidah dan Ahlaq

c. Fiqih

d. Sejarah Kebudayaan Islam

2

2

2

-

2

2

2

-

2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4

4. Bahasa Arab 2 2

5. Bahasa Inggris 4 4

6. Matematika 4 4

6. Fisika 2 2

7. Biologi

8. Kimia 2

2 2

2

9. Sejarah

10. Geografi

11. Ekonomi

12. Sosiologi 2

2

2

2 2

2

2

2

13. Seni Budaya 2 2

14. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 2 2

15. Teknologi Informasi dan Komunikasi

16. Keterampilan 2

2 2

2

Muatan Lokal : Ke-NU-An, Ushul Fiqih, Balaghoh 2 2

C. Pengembangan Diri 2*) 2*)

Jumlah 48 48

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

2) Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi kearifan sekolah dalam upaya hidup bersama dalam keanekaragaman budaya, suku, dan agama, menamamkan kecintaan peserta didik terhadap lingkungan dan ekosistem, termasuk keunggulan lain sekitar sekolah.

3) Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler antara lain (olah raga prestasi, kesenian daerah/tarian adat).

4) Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit.

5) Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34-38 minggu.

b. Kurikulum Kelas XI dan XII

1) Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPA, Program IPS, terdiri atas 13 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri. Struktur Kurikulum tersebut secara berturut-turut disajikan sebagai berikut.

Stuktur kurikulum Kelas XI dan XII Program IPA

Komponen Alokasi Waktu Akademik Alokasi Waktu Keterampilan

Kelas XI Kelas XII Kelas XI Kelas XII

Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2

A. Mata Pelajaran

1. Pendidikan Agama

a. Qur’an dan Hadits

b. Aqidah dan Ahlaq

c. Fiqih

d. SKI

2

2

2

-

2

2

2

-

2

2

2

2

2

2

2

2

2

2

2

-

2

2

2

-

2

2

2

2

2

2

2

2

2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4 4 4 3 3 3 3

4. Bahasa Arab 2 2 2 2 2 2 2 2

5. Bahasa Inggris 4 4 4 4 3 3 3 3

6. Matematika 4 4 4 4 4 4 4 4

7. Fisika 4 4 4 4 3 3 3 3

8. Kimia 4 4 4 4 2 2 2 2

9. Biologi 4 4 4 4 3 3 3 3

10. Sejarah 2 2 2 2 2 2 2 2

11. Seni Budaya 2 2 2 2 2 2 2 2

12. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 2 2 2 2 2 2 2 2

13. Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2 2 2 2 2 2 2

14. Keterampilan - - - - - - - -

A. Muatan lokal

Ushul fiqih/Balaghoh/Ke-NU-An 4 4 4 4 8 8 8 8

C. Pengembangan Diri 2** 2** 2** 2** 2** 2** 2** 2**

Jumlah 48 48 48 48 48 48 48 48

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

Struktur kurikulum yang dikembangkan di MA Hasyimiyah

Kelas X

Komponen Alokasi waktu

Semester 1 Semester 2

Standar Pening-katan Standar Pening-katan

A. Mata Pelajaran

1. Pendidikan Agama

a. Qur’an Hadits 2 2 2 2

b. Aqidah Akhlaq 2 2 2 2

c. Fiqih 2 2 2 2

d. SKI - - - -

2. Kewarganegaraan 2 2 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4 4 4

4. Bahasa Inggris 4 4 4 4

5. Bahasa Arab 2 2 2 2

6. Matematika 4 4 4 4

7. Fisika 2 2 2 2

8. Biologi 2 2 2 2

9. Kimia 2 2 2 2

10. Sejarah 2 2 2 2

11. Geografi 2 2 2 2

12. Ekonomi 2 2 2 2

13. Sosiologi 2 2 2 2

14. Seni Budaya 2 2 2 2

15. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 2 2 2 2

16. Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2 2 2

B. Muatan Lokal

Ket. Ushul Fiqih/Balaghoh/Ke-NU-An 4 4 4 4

C. Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*)

Jumlah 48 48 48 48

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran (1 jam tatap muka PBM)

Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPA

Komponen Alokasi Waktu

Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2

Standar Modifikasi Standar Modifikasi Standar Modifikasi Standar Modifikasi

A. Mata Pelajaran

1. Pend. Agama

a. Qur’an Hadits 2 2 2

b. Aqidah Akhlaq 2 2 2

c. Fiqih 2 2 2

d. Sejarah & Keb. Islam 2 2

2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4 4 4

4. Bahasa Inggris 4 4 4 4

5. Bahasa Arab 2 2 2 2

6. Matematika 6 6 6 6

7. Fisika 4 4 4 4

8. Kimia 4 4 4 4

9. Biologi 4 4 4 4

10. Sejarah 2 2 2 2

11. Penjasorkes 2 2 2 2

12. T I K 2 2 2 2

13. Keterampilan/ Bahasa Asing

B. Muatan Lokal

Blaghoh/Ushul 2 2 2 2

Aswaja/Ke–NU-an 2 2 2 2

C. Pengembangan Diri 2 2

Jumlah 48 48 48 48

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

Stuktur kurikulum Kelas XI dan XII Program IPS

Komponen Alokasi Waktu

Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2

Standar Modifikasi Standar Modifikasi Standar Modifikasi Standar Modifikasi

A. Mata Pelajaran

1. Pend. Agama

e. Qur’an Hadits 2 2 2

f. Aqidah Akhlaq 2 2 2

g. Fiqih 2 2 2

h. Sejarah & Keb. Islam 2 2

2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4 4 4

4. Bahasa Inggris 4 4 4 4

5. Bahasa Arab 2 2 2 2

6. Matematika 4 4 4 4

7. Sejarah 2 2 2 2

8. Geografi 4 4 4 4

9. Ekonomi & Akunt 6 6 6 6

10. Sosiologi 4 4 4 4

11. Seni Budaya

12. Penjasorkes 2 2 2 2

13. T I K 2 2 2 2

14. Keterampilan/ Bahasa Asing

B. Muatan Lokal

Balaghoh/usul fiqih 2 2 2 2

Aswaja/Ke–NU-an 2 2 2 2

C. Pengembangan Diri 2 2

Jumlah 48 48 48 48

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

Struktur kurikulum yang dikembangkan di MA Hasyimiyah

Kelas X

Komponen Alokasi waktu

Semester 1 Semester 2

Standar Pening-katan Standar Pening-katan

A. Mata Pelajaran

1. Pendidikan Agama

a. Qur’an Hadits 2 2 2 2

b. Aqidah Akhlaq 2 2 2 2

c. Fiqih 2 2 2 2

d. SKI

2. Kewarganegaraan 2 2 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4 4 4

4. Bahasa Inggris 4 4 4 4

5. Bahasa Arab 2 2 2 2

6. Matematika 4 4 4 4

7. Fisika 2 2 2 2

8. Biologi 2 2 2 2

9. Kimia 2 2 2 2

10. Sejarah 2 2 2 2

11. Geografi 2 2 2 2

12. Ekonomi 2 2 2 2

13. Sosiologi 2 2 2 2

14. Seni Budaya 2 2 2 2

15. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 2 2 2 2

16. Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2 2 2

17. Keterampilan /Bahasa Asing

B. Muatan Lokal

Balaghoh/Ushul F – Aswaja 4 4 4 4

C. Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*)

Jumlah 48 48 48 48

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran (1 jam tatap muka PBM)

Struktur Kurikulum MA Kelas XI dan XII program IPA (Akademik)

Komponen Alokasi Waktu

Kelas XI Kelas XII

Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2

Std. Pening-katan Std Pening-katan Std Pening-katan Std Pening-katan

A. Mata Pelajaran

1. Pendidikan Agama

a. Qur’an Hadits 2 2 2 2 2 2 2 2

b. Aqidah Akhlaq 2 2 2 2 2 2 2 2

c. Fiqih 2 2 2 2 2 2 2 2

d. SKI 2 2 2 2

1. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2 2 2

2. Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 4 4 4

3. Bahasa Arab 2 2 2 2 2 2 2 2

4. Bahasa Inggris 4 4 4 4 4 4 4 4

5. Matematika 6 6 6 6 6 6 6 6

6. Fisika 4 4 4 4 4 4 4 4

7. Kimia 4 4 4 4 4 4 4 4

8. Biologi 4 4 4 4 4 4 4 4

9. Sejarah 2 2 2 2 2 2 2 2

10. Seni Budaya

11. Penjasorkes 2 2 2 2 2 2 2 2

12. TIK 2 2 2 2 2 2 2 2

13. Keterampilan/ Bahasa Asing

B. Muatan Lokal : Balaghoh/Ushul- Aswaja 4 4 4 4 4 4 4 4

C. Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*)

Jumlah 48 48 48 48 48 48 48 48

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran (1 jam tatap muka PBM)

Struktur Kurikulum MA Kelas XI dan XII program IPA (Keterampilan)

Komponen Alokasi Waktu

Kelas XI Kelas XII

Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2

Std. Pening-katan Std Pening-katan Std Pening-katan Std Pening-katan

A. Mata Pelajaran

1. Pendidikan Agama

a. Qur’an Hadits 2 2 2 2 2 2 2 2

b. Aqidah Akhlaq 2 2 2 2 2 2 2 2

c. Fiqih 2 2 2 2 2 2 2 2

d. SKI 2 2 2 2

1. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2 2 2

2. Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 4 4 4

3. Bahasa Arab 2 2 2 2 2 2 2 2

4. Bahasa Inggris 4 4 4 4 4 4 4 4

5. Matematika 6 6 6 6 6 6 6 6

6. Fisika 4 4 4 4 4 4 4 4

7. Kimia 4 4 4 4 4 4 4 4

8. Biologi 4 4 4 4 4 4 4 4

9. Sejarah 2 2 2 2 2 2 2 2

10. Seni Budaya

11. Penjasorkes 2 2 2 2 2 2 2 2

12. TIK 2 2 2 2 2 2 2 2

13. Keterampilan/ Bahasa Asing

B. Muatan Lokal : Balaghoh/Ushul Fiqih – Aswaja 4 4 4 4 4 4 4 4

C. Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*)

Jumlah 48 48 48 48 48 48 48 48

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran (1 jam tatap muka PBM)

Struktur Kurikulum MA Kelas XI dan XII program IPS (Akademik)

Komponen Alokasi Waktu

Kelas XI Kelas XII

Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2

Std Pening-katan Std Pening-katan Std Peningkatan Std Pening-katan

A. Mata Pelajaran

1. Pendidikan Agama

a. Qur’an Hadits 2 2 2 2 2 2 2 2

b. Aqidah Akhlaq 2 2 2 2 2 2 2 2

c. Fiqih 2 2 2 2 2 2 2 2

d. SKI 2 2 2 2

2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 4 4 4

4. Bahasa Arab 2 2 2 2 2 2 2 2

5. Bahasa Inggris 4 4 4 4 4 4 4 4

6. Matematika 4 4 4 4 4 4 4 4

7. Sejarah 2 2 2 2 2 2 2 2

8. Geografi 4 4 4 4 4 4 4 4

9. Ekonomi 6 6 6 6 6 6 6 6

10. Sosiologi 4 4 4 4 4 4 4 4

11. Seni Budaya

12. Penjasorkes 2 2 2 2 2 2 2 2

13. TIK 2 2 2 2 2 2 2 2

14. Keterampilan/Bahasa Asing

B. Muatan Lokal : Balaghoh/Ushul Fiqih – Aswaja 4 4 4 4 4 4 4 4

C.P engembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*)

Jumlah 48 48 48 48 48 48 48 48

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran (1 jam tatap muka PBM)

Struktur Kurikulum MA Kelas XI dan XII program IPS (Keterampilan)

Komponen Alokasi Waktu

Kelas XI Kelas XII

Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2

Std Pening-katan Std Pening-katan Std Peningkatan Std Pening-katan

A. Mata Pelajaran

1. Pendidikan Agama

a. Qur’an Hadits 2 2 2 2 2 2 2 2

b. Aqidah Akhlaq 2 2 2 2 2 2 2 2

c. Fiqih 2 2 2 2 2 2 2 2

d. SKI 2 2 2 2

2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2 2 2

3. Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 4 4 4

4. Bahasa Arab 2 2 2 2 2 2 2 2

5. Bahasa Inggris 4 4 4 4 4 4 4 4

6. Matematika 4 4 4 4 4 4 4 4

7. Sejarah 2 2 2 2 2 2 2 2

8. Geografi 4 4 4 4 4 4 4 4

9. Ekonomi 6 6 6 6 6 6 6 6

10. Sosiologi 4 4 4 4 4 4 4 4

11. Seni Budaya

12. Penjasorkes 2 2 2 2 2 2 2 2

13. TIK 2 2 2 2 2 2 2 2

14. Keterampilan/Bahasa Asing

B. Muatan Lokal

Ket. Mebeler, T. Busana, atau Rep. Komputer 4 4 4 4 4 4 4 4

C. Pengembangan Diri 2*) 2*) 2*) 2*)

Jumlah 48 48 48 48 48 48 48 48

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran (1 jam tatap muka PBM)

Data Pendukung kondisi beban belajar guru/minggu MA Hasyimiyah Bungah Gresik

NO Komponen Kurikulum Jam Pelajaran Rombongan Belajar Jml Jam Jml Guru Rata-rata BMG Standar BMG Kondisi BMG**)

Kls Kelas II Kelas III Kls Kelas II Kelas III

I IPA IPS BHS IPA IPS BHS I IPA IPS BHS IPA IPS BHS

A K A K A K A K A K A K A K A K A K A K A K A K

A Mata Pelajaran

1 Pendidikan Agama

a. Qur’an Hadits 2 2 2 2 2 3 1 1 1 1 16 1 16 24 Belum

b. Aqidah Akhlaq 2 2 2 2 2 3 1 1 1 1 16 2 8 24 Belum

c. Fiqih 2 2 2 2 2 3 1 1 1 1 16 1 16 24 Belum

d. SKI 2 1 2 1 2 24 Belum

2 Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 3 1 1 1 1 16 1 8 24 Belum

3 Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 3 1 1 1 1 32 2 16 24 Belum

4 Bahasa Arab 2 2 2 4 2 3 1 1 1 1 18 2 9 24 Belum

5 Bahasa Inggris 4 4 4 6 4 3 1 1 1 1 34 2 17 24 Belum

6 Matematika 4 6 4 4 6 3 1 1 1 1 36 2 18 24 Belum

7 Fisika 2 4 4 3 1 1 12 2 5 24 Belum

8 Biologi 2 4 4 3 1 1 14 2 7 24 Belum

9 Kimia 2 4 4 3 1 1 14 1 7 24 Belum

10 Sejarah 2 2 2 2 2 3 1 1 1 1 16 1 8 24 Belum

11 Geografi 2 4 3 1 12 2 6 24 Belum

12 Ekonomi 2 6 3 1 18 3 6 24 Belum

13 Sosiologi 2 4 3 1 14 2 7 24 Belum

14 Sastra Indonesia 4 1 4 1 2 24 Belum

15 Bahasa Asing 2 1 2 1 2 24 Belum

16 Antropologi 4 1 4 1 2 24 Belum

NO Komponen Kurikulum Jam Pelajaran Rombongan Belajar Jml Jam Jml Guru Rata-rata BMG Standar BMG Kondisi BMG**)

Kls Kelas II Kelas III Kls Kelas II Kelas III

I IPA IPS BHS IPA IPS BHS I IPA IPS BHS IPA IPS BHS

A K A K A K A K A K A K A K A K A K A K A K A K

17 Seni Budaya 2 3 6 1 6 24 Belum

18 Pendidikan Jassorkes 2 2 2 2 2 3 1 1 1 1 16 2 8 24 Belum

19 Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 2 2 2 2 3 1 1 1 1 16 2 8 24 Belum

B Muatan Lokal 4 4 4 4 4 3 1 1 1 1 32 2 16 24 Belum

C Pengembangan Diri 2 2 2 2 3 1 1 1 14 1 14 24 Belum

Jumlah 48 48 48 48 48 384

*) RB = Rombongan Belajar **) BMG = Beban Mengajar Guru

Data Muatan lokal yang dikembangkan di MA Hasyimiyah Gresik

No Program Nama Mata pelajaran JP waktu Target

1 Keunggulan daerah

2 Keunggulan madrasah Tata Busana, Tata Boga 8 Sore Mampu membuat busana Wanita, dan membuat berbagai masakan

3 Keunggulan masyarakat global Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 Sore Mampu mengoperasikan, word, exel, power point, acses, editing video, web desain

Data Pendukung kegiatan pengembangan diri di MA Hasyimiyah

No Kegiatan Waktu Sasaran Target

1 Band Remaja Sore Juara se Kec. Bungah Mampu bersaing diajang lomba Tk. Kab. Gresik

2 Qosidah Sore Juara se Kec. Bungah Mampu bersaing diajang lomba Tk. Kab. Gresik

3 Olah raga Prestasi Sore Juara se Kab. Gresik Mampu bersaing diajang lomba Tk. Prov dan Nasional

4 Bina Prest. Olimpiade Sore Juara Tk. Propinsi Mampu bersaing diajang lomba Tk. Nasional

5 Pramuka Sore Juara se Kab. Gresik Mampu bersaing diajang lomba Tk. Prov dan Nasional

6 Semi Theather Sore Juara se Kab. Gresik Mampu bersaing diajang lomba Tk. Prov dan Nasional

Data Pendukung kegiatan pengembangan diri di MA Al-Ibrohimi Manyar Gresik

No Kegiatan Waktu Sasaran Target

1 Teather Sore Juara se Kab. Gresik Mampu bersaing diajng lomba Tk. Prov dan Nasional

2 Samroh Sore Juara se Kab. Gresik Mampu bersaing diajng lomba Tk. Prov. Dan Nasional

3 Al Banjari Sore Juara se Kab. Gresik Mampu bersaing diajng lomba Tk. Prov. Dan Nasional

4 Orkes Gambus Sore Juara se Kab. Gresik Mampu bersaing diajng lomba Tk. Prov. Dan Nasional

5 Olah raga Prestasi Sore Juara se Kab. Gresik Mampu bersaing diajng lomba Tk. Prov dan Nasional

6 Bina Prest. Olimpiade Sore Juara Tk. Propinsi Mampu bersaing diajng lomba Tk. Nasional

7 PMR Sore Juara se Kab. Gresik Mampu bersaing diajng lomba Tk. Prov dan Nasional

8 Pramuka Sore Juara se Kab. Gresik Mampu bersaing diajng lomba Tk. Prov dan Nasional

Data Pendukung Program Kecakapan hidup di MA Hasyimiyah Bungah Gresik

No Program Waktu Sasaran Target

1 Ketr. Tata Busana Sore Membuat busana Wanita

2 Ketr. Tata Boga Sore Membuat beraneka makanan

Peran/bentuk keterlibatan komite madrasah dalam upaya pemenuhan standar isi, adalah:

1. Sosialisasi pada orang tua siswa

2. Mencari sumber dana

3. Dst

Kesimpulan : MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik telah berhasil meningkatkan prestasi di bidang akademik maupun di bidang keterampilan ( Seperti pada Lomba Debat Bupati, Pidao Bahasa Inggris, MTQ. Disamping itu MA Hasyimyah Mengare Bungah Gresik telah juga berhasil menjuarai lomba-lomba olahraga (tk. Nasional), Qosidah (Tk. Kabupaten), dan seni

Peran/bentuk keterlibatan komite madrasah dalam upaya pemenuhan standar isi, adalah:

4. Sosialisasi pada orang tua siswa

5. Mencari sumber dana

6. Dst

2. Profil Standar Proses

Untuk profil Standar Proses MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik dapat dinyatakan dalam tabel berikut:

NO. ASPEK STANDAR PROSES KEADAAN

YA TIDAK

1. Setiap guru telah mengembangkan dan memiliki silabus dan RPP secara lengkap √ -

2. RPP setiap mata pelajaran memuat:

a. Tujuan pembelajaran/kompetensi secara tepat

b. Materi pembelajaran yang sesuai dengan tujuan

c. Strategi pembelajaran secara bervariatif:

1) Klasikal

2) Kelompok

3) Individual

d. Kegiatan/Metode pembelajaran:

1) Secara variatif (multi metode)

2) Secara interaktif (interaksi dua arah/multi arah antara guru-murid, dan murid-murid)

3) Secara inspiratif

4) Menantang

5) Memotivasi anak didik untuk berpartisipasi aktif

6) Memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, dan kreatifitas.

7) Memberikan ruang yang cukup bagi kemandirian anak didik sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis.

e. Sumber belajar/Bahan ajar:

1) Interaktif

2) Kontekstual (sesuai dengan pengalaman nyata dan dalam konteks dunia nyata)

f. Media pembelajaran/alat peraga yang:

1) Tepat

2) Bervariasi

g. Alokasi waktu secara tepat

h. Teknik Penilaian berbasis kelas (penilaian yang bersifat otentik/authentic assessment):

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

1) Menilai semua aspek hasil belajar

a) Pengetahuan

b) Keterampilan

c) Sikap

2) Menilai hasil akhir dari suatu proses pembelajaran

3) Menilai perubahan dan perkembangan aktivitas serta perolehan belajar selama proses pembelajaran di dalam kelas/di luar kelas melalui:

a) Penilaian tertulis

b) Perbuatan/kinerja

c) Proyek

d) Produk

e) Portofolio

4) Kriteria Penilaian Acuan Patokan (PAP)

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

3. Pelaksanaan Pembelajaran seperti kegiatan tersebut di atas √ -

4. Setiap guru telah menerapkan PAKEM dan menginternalisasikan life skills dalam proses pembelajaran √ -

5. Guru menggunakan sumber belajar yang interaktif dan kontekstual - √

6. Setiap guru telah mengembangkan bahan ajar

a. Modul

b. Handout

c. Makalah

d. Lembar Kerja Siswa

-

-

-

-

7. Setiap guru membuat dan memanfaatkan media pembelajaran/alat peraga dalam proses pembelajaran

a. Visual

b. Audio

c. Audio-visual

d. Berbasis komputer

√-

-

-

-

8. Setiap guru telah memanfaatkan alokasi waktu yang ditetapkan sesuai dengan tingkat keluasan serta kedalaman materi dan indikator-indikator yang dicapai √ -

9. Madrasah telah mengembangkan program, meliputi:

a. Program remedial teaching

b. Program Pengayaan

c. Program Percepatan/akselerasi

-

-

-

10 Setiap siswa dapat mengembangkan potensi diri sesuai dengan bakat dan minatnya √ -

11 Madrasah telah mengembangkan budaya gemar membaca - √

12 Madrasah mempunyai standar proses pelayanan administrasi √ -

13 Madrasah mempunyai standar Proses Belajar Mengajar √ -

14 Madrasah mempunyai standar proses Evaluasi Pendidikan √ -

15 Madrasah melakukan pengawasan proses pembelajaran untuk terlaksanakannya proses pembelajaran yang efektif dan efisien √ -

16 Komite Madrasah berperan serta dalam upaya pemenuhan standar proses di Madrasah √ -

Data pendukung pengembangan Program remedial teaching, Pengayaan dan Percepatan/akselerasi

No Program Waktu Sasaran Target

1 Remedial teaching Setelah ujian semester Siswa yang mengalami kesulitan menuntaskan kompetensi tertentu Ketuntasan belajar pada masing-masing mata pelajaran

2 pengayaan Menjelang ujian sesester Siswa yang mengalami kesulitan memahami kompetensi tertentu Ketuntasan belajar pada masing-masing mata pelajaran

Data pendukung program pengembangan potensi diri siswa sesuai dengan bakat dan minatnya

No Kegiatan ekstrakurikuler Waktu Target

2 Seni Theater

1 x dalam 1 minggu 1 skenario dalam 1 pertemuan

3 Seni Musik (Group Band dan Group Qosidah MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik) Seni 1 x dalam 1 minggu Mahir 1 lagu dalam 1 pertemuan

4 Jurnalistik

1 x dalam 1 minggu Hasil tulisan dapat dimuat di media massa

5 Seni Khat / Kaligrafi

1 x dalam 1 minggu 1 khot dalam 1 pertemuan

6 Pramuka, dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) 1 x dalam 1 minggu 1 pertemuan dapat menyelesaikan 1 point dari SKU

7 Program Intensif Siswa Berprestasi

1 x dalam 1 minggu Dapat menjuarai olimpiade sesuai dengan bidang masing-masing

8 Olah raga Prestasi ; Volly ball, Footsall, Tenis Meja, Bulu Tangkis, dan Takrow. 1 x dalam 1 minggu Dapat menjuarai berbagai event sesuai masing-masing bidang

Bentuk keterlibatan komite madrasah dalam upaya mencapai standar proses adalah:

1. Penyediaan sarana

2. Penyediaan biaya

3. Profil Standar Kompetensi Lulusan

Adapun untuk profil standar isi MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik dapat diungkapkan data sebagai berikut:

NO. ASPEK STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KEADAAN

YA TIDAK

1. Madrasah telah memiliki target SKL 3 (tiga) tahun terakhir v

2. Rata-rata nilai ujian madrasah tiga tahun terakhir telah mencapai target yang diharapkan v

3. Presentase lulusan tiga tahun terakhir telah memenuhi target yang dikehendaki Madrasah v

4. Presentase lulusan yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dalam tiga tahun terakhir lebih dari 50 % dari seluruh jumlah lulusan setiap tahun v

5. Madrasah mampu berprestasi dalam lomba/olimpiade tiga tahun terakhir dalam bidang:

a. Akademik (mata pelajaran)

b. Non akademik

1) Olahraga

2) Kesenian

3) UKS/M

4) Kegiatan keagamaan

v

v

v

v

v

6. Komite madrasah terlibat dalam mendukung pencapaian prestasi akademik dan non akademik. v

Sebagai Data pendukung dapat dilihat pada tabel berikut:

Prestasi Akademik: Nilai Ujian Madrasah (UAM)

No Mata Pelajaran Rata-rata Nilai UAM

Tahun 2006/2007 Tahun 2007/2008

1 Qur’an Hadits 8.23 8.58

2 Fiqih 7.58 7.58

3 SKI 7.64 7.93

4 Bahasa Arab 7.73 8.15

5 PKn 7.62 7.74

6 Penjaskes 8.29 8.46

7 Kesenian 7.75 8.08

8 TIK 7.85 7.97

9 Sejarah Nas/Umum 6.97 8.14

Angka Kelulusan dan Melanjutkan (2) tahun terakhir (Contoh)

No Tahun Ajaran Jumlah Kelulusan dan Kelanjutan Studi

Jumlah Peserta Ujian Jumlah Lulusan % Kelulusan % Lulusan yang Melanjutkan Pendidikan % Lulusan yang TIDAK Melanjutkan Pendidikan

1. 2006/ 2007 49 49 100 % 32% 68 %

2. 2007/ 2008 50 50 100 % 25 % 75 %

Prestasi akademik : Persentase Lulusan dan Rata-Rata NUAN Dua Tahun Terakhir :

Program : IPA

Tahun Pelajaran Tamatan (%) Rata-rata NUAN

Jml Target Target Keseluruhan Bhs. Indonesia Bhs. Inggris Matematika Fisila Kimia Biologi Rata-rata semua mapel

Hasil Hasil Hasil Hasil Hasil Hasil

2006/2007 100% 100% 4.00 7.37 8.26 7.53 - - - 7.72

2007/2008 100% 100% 4.25 8.37 6.85 7.94 6.59 7.37 7.76 7.48

Prestasi akademik : Persentase Lulusan dan Rata-Rata NUAN Dua Tahun Terakhir :

Program : IPS

Tahun Pelajaran Tamatan (%) Rata-rata NUAN

Jml Target Target Keseluruhan Bhs. Indonesia Bhs. Inggris Matematika Geografi Ekonomi Sosiologi Rata-rata semua mapel

Hasil Hasil Hasil Hasil Hasil Hasil

2006/2007 100% 100% 4.00 7.49 8.26 6.70 - - - 7.48

2007/2008 100% 100% 4.25 7.88 6.75 8.43 8.05 8.07 5.69 7.48

Prestasi Akademik: Peringkat rerata NUAN

No Tahun Pelajaran Peringkat

Tingkat Kecamatan (Rayon) Tingkat Kab/Kota Tingkat Propinsi

Mad. Negeri Mad. Swasta Mad. Negeri dan Swasta Mad. Negeri Mad. Swasta Mad. Negeri dan Swasta Mad. Negeri Mad. Swasta Mad. Negeri dan Swasta

1 2006/2007 - - - - - - - - -

2 2007/2008 - - - - - - - - –

Hasil-hasl (prestasi) yang dicapai oleh para siswa dalam kegiatan pengembangan diri:

Perolehan Kejuaraan/Prestasi Akademik: Lomba-lomba

No. Nama Lomba Tahun 2006/2007 Tahun 2007/2008

Juara ke: Tingkat Juara ke: Tingkat

Kab/

Kota Pro-pinsi Nasional Kab/

Kota Pro-pinsi Nasional

1. Olimpiade Kimia - - - - - - - -

2. Olimpiade matematika - - - - - - -

3. Olimpiade fisika - - - - - - - -

4. - - - - - - - - -

5. - - - - - - - - -

Perolehan Kejuaraan/Prestasi Non Akademik

No Nama Lomba Waktu Pelaksanaan Penyelenggara Tahun 2005/2006 Tahun 2006/2007

Juara ke: Tingkat Juara ke: Tingkat

Kab/

Kota Pro-pinsi Nasio-nal Kab/

Kota Pro-pinsi Nasio-nal

1. BOLA VOLLY PUTRA - - - - - - - - - -

2. PMR bersama PMI - - - - - - - - - -

3. Marching band - - - - - - - - - -

4. Sarhil qur’an - - - - - - - - - -

5. Pramuka - - - - - - - - - -

4. Profil Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Untuk Profil Pendidik dan tenaga kependidikan dapat dilihat dari tabel berikut::

NO ASPEK STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN KEADAAN

Ya Tidak

1. Kondisi guru dan tenaga kependidikan lainnya di madrasah telah memenuhi Standar nasional pendidik dan kependidikan v

2. Kondisi Kepala Madrasah telah memenuhi standar tenaga kependidikan v

3. Guru memiliki kesesuaian antara latar belakang pendidikan dengan mata pelajaran yang dipegang di madrasah v

4. Guru dan tenaga kependidikan telah mengikuti pelatihan untuk mendukung tugas profesionalnya

a. Setiap Guru telah mengikuti pelatihan untuk mendukung tugas profesionalnya

b. Setiap tenaga kependidikan telah mengikuti pelatihan untuk mendukung tugas profesionalnya

v

v

5. Keikutsertaan guru dan tenaga kependidikan dalam forum ilmiah

a. Seluruh guru telah mengikuti kegiatan forum ilmiah

b. Seluruh tenaga kependidikan ikut dalam forum ilmiah

c. Peranan guru dalam forum ilmiah

• Peserta

• Pemakalah

d. Peranan tenaga kependidikan dalam forum ilmiah

• Peserta

• Pemakalah

e. Forum Forum ilmiah yang diikuti oleh guru pada tingkat:

• Kecamatan

• Kota/kabupaten

• Provinsi

• Nasional

• Internasional

f. Forum ilmiah yang diikuti tenaga kependidikan pada tingkat:

• Kecamatan

• Kota/kabupaten

• Provinsi

• Nasional

• Internasional

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

6. Guru madrasah dan tenaga kependidikan telah meraih prestasi :

a. Akademik

• Tingkat kecamatan

• Tingkat kota/kabupaten

• Tingkat Provinsi

• Tingkat Nasional

• Tingkat Internasional

b. Non akademik

• Tingkat kecamatan

• Tingkat kota/kabupaten

• Tingkat Provinsi

• Tingkat Nasional

• Tingkat Internasional

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

7. Komite madrasah berperan aktif dalam mendukung pencapaian standar pendidik dan tenaga kependidikan v

Data Pendukung Kualifikasi Pendidikan, Status, Jenis Kelamin, Dan Jumlah Tenaga Pendidik

No. Tingkat Pendidikan Jumlah dan Status Guru Jumlah

GT/PNS GTY

L P L P

1. S3/S2 - - - 1 1

2. S1 18 2 20

3. D-4 - - - - -

4. D3/Sarmud - - - 1 1

5. D2 - - - - -

6. D1 - - - - -

7. ≤ SMA/sederajat - - 5 - 5

Jumlah - - 23 4 27

Tenaga Kependidikan: Tenaga Pendukung

No Tenaga pendukung Jumlah tenaga pendukung dan kualifikasi pendidikannya Jumlah tenaga pendukung Berdasarkan Status dan Jenis Kelamin Jml

≤ SMP SMA D1 D2 D3 S1 PNS PTY

L P L P

1. Tata Usaha - 1 - 1 - 1 - - 2 1 3

2. Perpustakaan - - - - - 1 - - - 1 1

3. Laboran lab. IPA - - - - - - - - - - -

4. Teknisi lab. Komputer - - - - - - - - - - -

5. Laboran lab. Bahasa - - - - - - - - - - -

6. PTD - - - - - - - - - - -

7. Kantin - - - - - - - - - - -

8. Penjaga Madrasah - 1 - - - - - - 1 - 1

9. Tukang Kebun 1 - - - - - - - - 1 1

10. Keamanan - 2 - - - - - - 2 - 2

11. Lainnya:

Pembuang sampah - - - - - - - - - - -

Jumlah 1 4 - 1 - 2 - - 5 3 8

Tabel Data Pendukung Kondisi Kepala Madrasah Tiga Tahun Terakhir

# Tahun

Kompetensi 2006/2007 2007/2008 2008/2009

R C T R C T R C T

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1. Memiliki landasan dan wawasan pendidikan v v v

2. Memahami madrasah sebagai sistem v v v

3. Memahami Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) v v v

4. Merencanakan pengembangan madrasah v v v

5. Mengelola kurikulum v v v

6. Mengelola tenaga kependidikan v v v

7. Mengelola sarana prasarana v v v

8. Mengelola kesiswaan v v v

9. Mengelola keuangan v v v

10. Mengelola hubungan madrasah-masyarakat v v v

11. Mengelola kelembagaan v v v

12. Mengelola sistem informasi madrasah v v v

13. Memimpin madrasah v v v

14. Mengembangkan budaya madrasah (etos kerja, disiplin, budaya bersih, hidup sehat) v v v

15. Memiliki dan melaksanakan kreativitas, inovasi, dan jiwa kewirausahaan v v v

16. Mengembangkan diri v v v

17. Mengelola waktu v v v

18. Menyusun dan melaksanakan regulasi madrasah v v v

19. Memberdayakan sumberdaya madrasah v v v

20. Melakukan koordinasi/penyerasian v v v

21. Mengambil keputusan secara terampil v v v

22. Melakukan monitoring dan evaluasi v v v

23. Melaksanakan supervisi v v v

24. Menyiapkan, melaksanakan, dan menindaklanjuti hasil akreditasi v v v

25. Membuat laporan akuntabilitas madrasah/madrasah v v v

Keterangan:

 R = Rendah, C = Cukup, T = Tinggi

Data pendukung jawaban diatas secara rinci diungkapkan dalam beberapa tabel berikut ini:

Jumlah guru dengan tugas mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikan (keahlian)

No. Guru Jumlah guru dengan latar belakang pendidikan sesuai dengan tugas mengajar Jumlah guru dengan latar belakang pendidikan yang TIDAK sesuai dengan tugas mengajar Jumlah

D1/D2 D3/Sarmud S1/

D4 S2/

S3 D1/D2 D3/ Sarmud S1/ D4 S2/ S3

1. IPA 1 1 2

2. Matematika 1 1 2

3. Bahasa Indonesia 2 2

4. Bahasa Inggris 1 1

5. Pendidikan Agama 4 4

6. IPS 3 3

7. Penjasorkes 1 1 2

8. Seni Budaya 2 2

9. PKn 2 2

10. TIK/Keterampilan 1 1

11. BK 1 1

12. Lainnya: ………….. 3 1 4

Jumlah 6 1 1 1 13 27

Data pendukung Pengembangan kompetensi/profesionalisme pendidik serta tenaga kependidikan dan keikutsertaannya dalam forum ilmiah

No. Jenis Pengembangan Kompetensi Tahun Pelaksanaan kegiatan Peran dalam kegiatan Penyeleng-gara TINGKAT

(Inter/Nas/ Lokal) Jumlah Guru yang telah mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi/profesionalisme

L P Jml

1.

3.

4.

6.

DIKLAT LESSON STUDY 2008

Data Pendukung pencapaian prestasi

bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan

Prestasi guru:

No. Jenis lomba dan Nama Guru Penyelenggara Perolehan kejuaraan 1 sampai 3 dalam 3 tahun terakhir

Tingkat Jumlah Guru

1. Nasional

Provinsi

Kab/Kota

2. Nasional

Provinsi

Kab/Kota

Karya Pengembangan Profesi

a. Karya Tulis

NO. JUDUL DAN PENULIS JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT

1)

b.Penelitian

NO. JUDUL DAN PENELITI TAHUN SUMBER DANA STATUS (KETUA/ANGGOTA)

1)

c. Media dan Alat Pembelajaran

NO. JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA GURU PEMBUAT

1)

2)

3)

d. Keterlibatan Komite Madrasah Dalam Mendukung Pencapaian Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan:

No. Jenis Standar Bentuk Keterlibatan Komite Madrasah

1. Pencapaian Standar Pendidik a. Sosialisasi Ortu

b. Dana

2. Pencapaian Standar Tenaga Kependidikan a. Sosialisasi

b. Dana

Kesimpulan : Tenaga Pendidik dan Kependidikan MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik mempunyai potensi yang cukup bila di manaj dengan baik dan benar

5. Profil Standar Sarana dan Prasarana

Profil standar sarana dan prasarana MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik dapat diungkapkan pada tabel berikut:

NO. STANDAR SARANA DAN PRASARANA KEADAAN

Ya Tidak

1. Madrasah telah memiliki lahan minimal sesuai dengan rasio jumlah siswa/m2 √

2. Luas lahan dapat digunakan untuk membangun prasarana

bangunan gedung, tempat ibadah dan bermain/ berolahraga √

3. Lahan terhindar dari bahaya dan memiliki akses untuk penyelamatan dalam keadaan darurat. √

4. Kemiringan lahan rata-rata kurang dari 15%, tidak berada di dalam garis aliran sungai dan jalur kereta api. √

5. Lahan terhindar dari gangguan-gangguan Pencemaran air, Kebisingan, dan Pencemaran udara √

6. Lahan sesuai memenuhi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota dan mendapat izin pemanfaatan tanah dari Pemerintah daerah setempat. √

7. Lahan memiliki status hak atas tanah, dan/atau memiliki izin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang

berlaku untuk jangka waktu minimum 20 tahun. √

Keterangan:

Mengenai standar sarana dan prasarana dapat dibaca pada Permendiknas nomor 24 tahun 2007, sebagaimana tercantum dalam daftar lampiran.

NO. STANDAR PRASARANA KEADAAN

Ya Tidak

1. Bangunan gedung memenuhi ketentuan tata bangunan √

2. Bangunan gedung memenuhi persyaratan keselamatan √

3. Bangunan gedung memenuhi persyaratan kesehatan √

4. Bangunan gedung menyediakan fasilitas dan aksesibilitas yang mudah, aman, dan nyaman termasuk bagi penyandang cacat. √

5. Bangunan gedung memenuhi persyaratan kenyamanan √

6. Bangunan gedung maksimum terdiri dari tiga lantai, tangga yang mempertimbangkan kemudahan, keamanan, keselamatan, dan kesehatan pengguna √

7. Bangunan gedung dilengkapi sistem keamanan √

8. Bangunan gedung dilengkapi instalasi listrik dengan daya minimum 900 watt. √

9. Pembangunan gedung atau ruang baru harus dirancang, dilaksanakan, dan diawasi secara profesional. √

10. Kualitas bangunan gedung minimum permanen kelas B √

11. Bangunan gedung madrasah baru dapat bertahan minimum 20 tahun √

12. Pemeliharaan bangunan gedung madrasah

a. Ringan dilakukan minimum sekali dalam 5 tahun.

b. Pemeliharaan berat minimum sekali dalam 20 tahun.

13. Bangunan gedung memiliki IMB √

Deskripsi masing-masing ruang (Untuk MA):

No Ruang Jenis Rasio Jumlah Riil Madrasah Kondisi Rusak/Tidak Kondisi sesuai standar

Rsk Tdk Ya Tdk

1 Kelas Perabot

Kursi Peserta didik 1 buah/ peserta didik 40 buah √ √

Meja peserta didik 1 buah/ peserta didik 40 buah √ √

Kursi guru 1 buah/guru 1 buah √ √

Meja guru 1 buah/guru 1 buah √ √

Lemari 1 buah/ruang -

Rak hasil karya Peserta didik 1 buah/ruang -

Papan pajang 1 buah/ruang 1 buah √ √

Papan pajang 1 buah/ruang 1 buah √ √

Media Pendidikan

Papan tulis 1 buah/ruang 1 buah √ √

Perlengkapan lain

Tempat sampah 1 buah/ruang 1 buah √ √

Tempat cuci 1 buah/ruang -

Jam dinding 1 buah/ruang 1 buah √ √

Soket listrik 1 buah/ruang 1 buah √ √

2. Perpustakaan Buku

Buku teks pelajaran 1 eks/mapel/ siswa ditambah 2 eks/mata pelajaran/Madrasah 1 eks/maple/2 siswa √ √

Buku panduan pendidik 1 eksemplar/ mata pelajaran/ guru mata pelajaran bersangkutan, ditambah 1 eksemplar/ mata pelajaran/Madrasah 1 eks/maple/2 guru √ √

Buku pengayaan 540 judul/ Madrasah

Buku referensi 25 judul/ Madrasah

Sumber belajar lain 20 judul/ Madrasah

Perabot

Rak buku 1 set/ Madrasah 2 buah √ √

Rak majalah 1 buah/ Madrasah -

Rak surat kabar 1 buah/ Madrasah -

Meja baca 4 buah/ Madrasah 1 buah √ √

Kursi baca 8 buah/ Madrasah 2 buah √ √

Kursi kerja 1 buah/ petugas 1 buah √ √

Meja kerja/ sirkulasi 1 buah/ petugas 1 buah √ √

Lemari katalog 1 buah/ Madrasah 1 buah √ √

Lemari 1 buah/ Madrasah -

Papan pengumuman 1 buah/ Madrasah -

Meja multimedia 1 buah/ Madrasah -

Media Pendidikan

Peralatan multimedia 1 set/ Madrasah 1 set √ √

Perlengkapan lain

Buku inventaris 1 buah/ Madrasah 1 buah √ √

Tempat sampah 1 buah/ruang 1 buah √ √

Soket listrik 1 buah/ruang 1 buah √ √

Jam dinding 1 buah/ruang 1 buah √ √

3. Laboratorium Biologi Perabot

Kursi 1 buah/ peserta didik, ditambah 1 buah/guru 6 buah √ √

Meja kerja 1 buah/7 peserta didik 2 buah √ √

Meja demonstrasi 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Meja persiapan 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Lemari alat 1 buah/ laboratorium 2 buah

Lemari bahan 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Bak cuci 1 buah/ 2 kelompok, ditambah 1 buah di ruang persiapan. 1 buah √ √

Peralatan Pendidikan

Alat peraga :

Model kerangka manusia 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Model tubuh manusia 1 buah/ laboratorium 2 buah √ √

Preparat mitosis 6 buah/ laboratorium 3 buah √ √

Preparat meiosis 6 buah/ laboratorium 3 buah √ √

Preparat anatomi tumbuhan 6 set/ laboratorium 2 buah √ √

Preparat anatomi hewan 6 set/ laboratorium 2 buah √ √

Gambar kromosom 1 set/ laboratorium 1 buah √ √

Gambar DNA 1 set/ laboratorium 1 buah √ √

Gambar RNA 1 set/ laboratorium 1 buah √ √

Gambar pewarisan Mendel 1 buah/ laboratorium -

Gambar contoh-contoh tumbuhan dari berbagai divisi 1 set/ laboratorium -

Gambar contoh-contoh hewan dari berbagai filum 1 set/ laboratorium -

Gambar/model sistem pencernaan manusia 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Gambar/model sistem pernapasan manusia 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Gambar/model sistem peredaran darah manusia 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Gambar/model sistem pengeluaran manusia 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Gambar/model sistem reproduksi manusia 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Gambar/model sistem syaraf manusia 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Gambar sistem pencernaan burung, reptil, ampibi, ikan, dan cacing tanah 1 set/ laboratorium 1 set √ √

Gambar sistem pernapasan burung, reptil, ampibi, ikan, dan cacing tanah 1 set/ laboratorium -

Gambar sistem peredaran darah burung, reptil, ampibi, ikan, dan cacing tanah 1 set/ laboratorium -

Gambar sistem pengeluaran burung, reptil, ampibi, ikan, dan cacingtanah 1 set/ laboratorium -

Gambar sistem reproduksi burung, reptil, ampibi, ikan, dan cacing tanah. 1 set/ laboratorium -

Gambar sistem syaraf burung, reptil, ampibi, ikan, dan cacing tanah. 1 set/ laboratorium -

Gambar pohon evolusi 1 buah/ laboratorium -

Alat dan Bahan -

Percobaan: -

Mikroskop monokuler 6 buah/ laboratorium -

Mikroskop stereo binokuler 6 buah/ laboratorium

-

Perangkat pemeliharan mikroskop -(kertas pembersih lensa, sikat halus, kunci Allen, alat semprot, obeng halus, lup tukang arloji, tang untuk melipat) 2 set/ laboratorium -

Gelas Benda 6 pak/ laboratorium (isi 72) 6 pak √ √

Gelas penutup 6 pak/ laboratorium (isi 50) 6 pak √ √

Gelas arloji 2 pak/ laboratorium (isi 10)

Cawan Petri 2 pak/ laboratorium (isi 10) 2 pak √ √

Gelas Beaker Masing-masing 10 buah/ laboratorium 15 buah √ √

Corong Masing-masing 10 buah/ laboratorium 8 buah √ √

Pipet ukur 6 buah/ laboratorium -

Tabung reaksi 6 kotak/ laboratorium (isi 10) 30 buah √ √

Erlenmeyer Masing-masing 10 buah/ laboratorium 8 buah √ √

Kotak preparat 6 buah/ laboratorium (isi 100) 2 buah √ √

Lumpang dan alu 6 buah/ laboratorium 6 buah √ √

Gelas ukur Masing-masing 6 buah/ laboratorium 8 buah √ √

Stop watch 6 buah/ laboratorium 5 buah √ √

Kaki tiga 6 buah/ laboratorium 10 buah √ √

Perangkat batang statif (panjang dan pendek) 6 set/ laboratorium 6 set √ √

Klem universal 10 buah/ laboratorium 2 buah √ √

Bosshead (penjepit) 10 buah/ laboratorium 10 buah √ √

Pembakar spiritus 6 buah/ laboratorium 6 buah √ √

Kasa 6 buah/ laboratorium 8 buah √ √

Aquarium 1 buah/ laboratorium -

Neraca 1 buah/ laboratorium 3 buah √ √

Respirometer 6 buah/ laboratorium 3 buah √ √

Perangkat bedah hewan 6 set/ laboratorium -

Termometer suhu tanah 6 buah/ laboratorium 8 buah √ √

Higrometer putar 2 buah/ laboratorium -

Kuadrat 6 buah/ laboratorium -

Manual percobaan 6 buah/ percobaan -

Media Pendidikan

Papan tulis 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Bahan Habis Pakai

(Kebutuhan per tahun)

Asam sulfat 500 ml/ laboratorium 500 ml √ √

HCL 500cc/ laboratorium 500 cc √ √

Acetokarmin 10 gram/ laboratorium -

Eosin 25 gram/ laboratorium 25 gram √ √

Etanol 2500 ml/ laboratorium -

Glukosa 500 gram/ laboratorium -

Indikator universal 4 rol/ laboratorium 4 rol √ √

Iodium 500 gram/ laboratorium 500 gram √ √

KOH 500 gram/ laboratorium -

Mn SO4 500 gram/ laboratorium -

NaOH 500 gram/ laboratorium 500 gram √ √

Vaseline 500 gram/ laboratorium 500 gram √ √

Kertas saring 6 pak/ laboratorium -

Perlengkapan Lain

Soket listrik 9 buah/ laboratorium -

Tempat sampah 1 buah/ laboratorium -

Jam dinding 1 buah/ laboratorium -

4. Laboratorium Fisika Perabot

Kursi 1 buah/ peserta didik, ditambah 1 buah/guru 17 √ √

Meja kerja 1 buah/7 peserta didik 8 buah √ √

Meja demonstrasi 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Meja persiapan 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Lemari alat 1 buah/ laboratorium 3 buah

Lemari bahan 1 buah/ laboratorium 3 buah √ √

Bak cuci 1 buah/ 2 kelompok, ditambah 1 buah di ruang persiapan. -

Peralatan Pendidikan

Bahan dan Alat Ukur

Dasar:

Mistar 6 buah/ laboratorium 8 buah √ √

Rolmeter 6 buah/ laboratorium -

Jangka sorong 6 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Mikrometer 6 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Kubus massa sama 6 set/ laboratorium 3 buah √ √

Silinder massa sama 6 set/ laboratorium 3 buah √ √

Plat 6 set/ laboratorium 3 buah √ √

Beban bercelah 10 buah/ laboratorium 3 buah √ √

Neraca 1 buah/ laboratorium 3 buah √ √

Pegas 6 buah/ laboratorium 3 buah √ √

Dinamometer (pegas presisi) 6 buah/ laboratorium 3 buah √ √

Gelas ukur 6 buah/ laboratorium -

Stopwatch 6 buah/ laboratorium 2 buah √ √

Termometer 6 buah/ laboratorium 6 buah √ √

Gelas Beaker 6 buah/ laboratorium

Garputala 6 buah/ laboratorium

Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/volt 6 buah/ laboratorium 5 buah 4 rusak √

Kotak potensiometer 6 buah/ laboratorium -

Osiloskop 1 set/ laboratorium 1 set √ √

Generator frekuensi 6 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Pengeras suara 6 buah/ laboratorium

Kabel penghubung 1 set/ laboratorium 3 set √ √

Komponen elektronika 1 set/ laboratorium 1 set √ √

Catu daya 6 buah/ laboratorium 6 buah √ √

Transformator 6 buah/ laboratorium 3 buah √ √

Magnet U 6 buah/ laboratorium 3 buah √ √

Alat Percobaan:

Percobaan Atwood atau Percobaan Kereta dan Pewaktu ketik 6 set/ laboratorium 2 set √ √

Percobaan Papan Luncur 6 set/ laboratorium 2 set √ √

Percobaan Ayunan Sederhana atau Percobaan Getaran pada Pegas 6 set/ laboratorium 4 set √ √

Percobaan Hooke 6 set/ laboratorium 2 set √ √

Percobaan Kalorimetri 6 set/ laboratorium 2 set √ √

Percobaan Bejana Berhubungan 6 set/ laboratorium 2 set √ √

Percobaan Optik 6 set/ laboratorium 2 set √ √

Percobaan Resonansi 6 set/ laboratorium 2 set √ √

Bunyi atau Percobaan Sonometer 6 set/ laboratorium 2 set √ √

Percobaan Hukum Ohm 6 set/ laboratorium 2 set √ √

Manual percobaan 6 buah/ percobaan

Media Pendidikan

Papan tulis 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Perlengkapan Lain

Soket listrik 9 buah/ laboratorium 8 buah √ √

Alat pemadam kebakaran 1 buah/ laboratorium

Peralatan P3K 1 buah/ laboratorium

Tempat sampah 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Jam dinding 1 buah/ laboratorium 1 buah 1 buah √ √

5. Laboratorium Kimia Perabot

Kursi 1 buah/ peserta didik, ditambah 1 buah/guru 40 √ √

Meja kerja 1 buah/ 7 peserta didik 6 buah √ √

Meja demonstrasi 1 buah/ laboratorium -

Meja persiapan 1 buah/ laboratorium -

Lemari alat 1 buah/ laboratorium

Lemari bahan 2 buah/ laboratorium 2 buah √ √

Lemari asam 1 buah/lab 1 buah di ruang persiapan. 1 buah √ √

Peralatan Pendidikan

Botol zat Masing-masing 24 buah/ laboratorium 30 buah √ √

Pipet tetes 100 buah/ laboratorium 20 buah √ √

Batang pengaduk Masing-masing 25 buah/ laboratorium 8 buah √ √

Gelas beaker Masing-masing 12 buah/ laboratorium 30 buah √ √

Gelas beaker Masing-masing 3 buah/ laboratorium

Labu erlenmeyer 25 buah/ laboratorium 8 buah √ √

Labu takar Masing-masing 50, 50, dan 3

buah/ laboratorium

Pipet volume Masing-masing 30 buah/ laboratorium

Pipet seukuran Masing-masing 30 buah/ laboratorium

Corong Masing-masing 30 dan 3 buah/ laboratorium 8 buah √ √

Mortar Masing-masing 6 dan 1 buah/ laboratorium 6 buah √ √

Botol semprot 15 buah/ laboratorium 2 buah √ √

Gelas ukur Masing-masing 15, 15,15, 3, dan 10 buah √ √

3 buah/ laboratorium

Buret + klem 10 buah/ laboratorium

Statif dan klem Masing-masing 10 buah/ laboratorium

Kaca arloji 10 buah/ laboratorium

Corong pisah 10 buah/ laboratorium

Alat destilasi 2 set/ laboratorium

Neraca 2 set/ laboratorium

pHmeter 2 set/ laboratorium

Centrifuge 1 buah/ laboratorium

Barometer 1 buah/ laboratorium

Termometer 6 buah/ laboratorium

Multimeter AC/DC, 10 kilo ohm/volt 6 buah/ laboratorium

Pembakar spiritus 8 buah/ laboratorium

Kaki tiga + alas kasa kawat 8 buah/ laboratorium

Stopwatch 6 buah/ laboratorium

Kalorimeter tekanan tetap 6 buah/ laboratorium

Tabung reaksi 100 buah/ laboratorium

Rak tabung reaksi 7 buah/ laboratorium

Sikat tabung reaksi 10 buah/ laboratorium

Tabung centrifuge

8 buah/ laboratorium

Tabel Periodik Unsur 1 buah/ laboratorium

Model molekul 6 set/ laboratorium

Manual percobaan 6 buah/ Percobaan

Media Pendidikan

Papan tulis 1 buah/ laboratorium

Bahan Habis Pakai

Perlengkapan Lain

Soket listrik 9 buah/ laboratorium

Alat pemadam kebakaran 1 buah/ laboratorium

Peralatan P3K 1 buah/ laboratorium

Tempat sampah 1 buah/ laboratorium

Jam dinding 1 buah/ laboratorium

6. Laboratorium Komputer Perabot

Kursi peserta didik 1 buah/ peserta didik 5 buah √ √

Meja 1 buah/2 peserta didik 40 buah √ √

Kursi guru 1 buah/guru 1 buah √ √

Meja guru 1 buah/guru 1 buah √ √

Peralatan Pendidikan

Komputer 1 unit/2 peserta didik, ditambah 1 unit untuk guru 21 unit √ √

Printer 1 unit/ laboratorium 1 buah √ √

Scanner 1 unit/ laboratorium 1 buah √ √

Titik akses internet 1 titik/ laboratorium 4 titik √ √

LAN Sesuai banyak komputer 21 √ √

Stabilizer Sesuai banyak komputer

Modul praktek 1 set/ komputer

Media Pendidikan

Papan tulis 1 buah/lab 1 buah √ √

Perlengkapan Lain

Soket listrik Sesuai banyak komputer 21 buah √ √

Tempat sampah 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Jam dinding 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

7. Laboratorium Bahasa Perabot

Kursi peserta didik 1 buah/ peserta didik 40 buah √ √

Meja peserta didik 1 buah/ peserta didik 40 buah √ √

Kursi guru 1 buah/guru 1 buah √ √

Meja guru 1 buah/guru 1 buah √ √

Lemari 1 buah/ laboratorium

Peralatan Pendidikan √ √

Perangkat multimedia 1 set/ laboratorium 1 buah √ √

Media Pendidikan √ √

Papan tulis 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

Perlengkapan Lain

Soket listrik 2 buah/ laboratorium

Tempat sampah 1 buah/ruang 1 buah √ √

Jam dinding 1 buah/ laboratorium 1 buah √ √

8. Pimpinan Perabot

Kursi pimpinan 1 buah/ruang 1 buah √ √

Meja pimpinan 1 buah/ruang 1 buah √ √

Kursi dan meja tamu 1 set/ruang 2 set √ √

Lemari 1 buah/ruang 2 set √ √

Papan statistik 1 buah/ruang 1 buah √ √

Perlengkapan lain

Simbol kenegaraan 1 set/ruang 1 buah √ √

Tempat sampah 1 buah/ruang 1 buah √ √

Mesin ketik/komputer 1 set/ Madrasah 1 buah √ √

Filing cabinet 1 buah/ Madrasah 1 buah √ √

Brankas 1 buah/ Madrasah 1 buah √ √

Jam dinding 1 buah/ruang 1 buah √ √

9. Guru Perabot

Kursi kerja 1 buah/guru 70 buah √ √

Meja kerja 1 buah/guru 70 buah √ √

Lemari 1 buah/guru

Papan statistik 1 buah/ Madrasah 1 buah √ √

Papan pengumuman 1 buah/ Madrasah 1 buah √ √

Kursi tamu 1 set/ruang

Perlengkapan lain

Tempat sampah 1 buah/ruang 1 buah √ √

Tempat cuci tangan 1 buah/ruang

Jam dinding 1 buah/ruang 1 buah √ √

Penanda waktu 1 buah/ Madrasah 1 buah √ √

10 Tata Usaha Perabot √ √

Kursi kerja 1 buah/ petugas 12 buah √ √

Meja kerja 1 buah/ petugas 12 buah √ √

Lemari 1 buah/ruang 5 buah √ √

Papan statistik 1 buah/ruang 1 buah

Perlengkapan Lain

Mesin ketik/ komputer 1set/ Madrasah 1 set √ √

Filing cabinet 1 buah/ Madrasah 1 buah √ √

Brankas 1 buah/ Madrasah 1 buah √ √

Telepon 1 buah/ Madrasah 1 buah √ √

Jam dinding 1 buah/ruang 1 buah √ √

Soket listrik 1 buah/ruang 2 buah √ √

Penanda waktu 1 buah/ Madrasah 1 buah √ √

Tempat sampah 1 buah/ruang 1 buah √ √

11 Tempat ibadah Perabot

Lemari/rak 1 buah/ tempat ibadah 1 buah √ √

Perlengkapan lain

Perlengkapan ibadah Sesuai kebutuhan 20 buah √ √

Jam dinding 1 buah/ tempat ibadah 1 buah √ √

12. Konseling Perabot √ √

Meja kerja 1 buah/ruang 3 buah √ √

Kursi kerja 1 buah/ruang 3 buah √ √

Kursi tamu 2 buah/ruang 1 set √ √

Lemari 1 buah/ruang 1 buah √ √

Papan kegiatan 1 buah/ruang 1 buah √ √

Peralatan Konseling

Instrumen konseling 1 set/ruang 1 set √ √

Buku sumber 1 set/ruang 1 set √ √

Media pengembangan kepribadian 1 set/ruang 1 set √ √

Perlengkapan lain

Jam dinding 1 buah/ruang 1 buah √ √

13. UKS Perabot

Tempat tidur 1 set/ruang 1 set √ √

Lemari 1 buah/ruang 1 buah √ √

Meja 1 buah/ruang 1 buah √ √

Kursi 2 buah/ruang 2 buah √ √

Perlengkapan Lain

Catatan kesehatan peserta didik 1 set/ruang 1 set √ √

Perlengkapan P3K 1 set/ruang 1 set √ √

Tandu 1 buah/ruang 1 buah √ √

Selimut 1 buah/ruang 1 buah √ √

Tensimeter 1 buah/ruang 1 buah √ √

Termometer badan 1 buah/ruang 1 buah √ √

Timbangan badan 1 buah/ruang 1 buah √ √

Pengukur tinggi badan 1 buah/ruang 1 buah √ √

Tempat sampah 1 buah/ruang 1 buah √ √

Tempat cuci tangan 1 buah/ruang

Jam dinding 1 buah/ruang 1 buah √ √

14. Organisasi kesiswaan Perabot

Meja 1 buah/ruang 1 buah √ √

Kursi 4 buah/ruang 4 buah √ √

Papan tulis 1 buah/ruang 1 buah √ √

Lemari 1 buah/ruang 1 buah √ √

Perlengkapan lain

Jam dinding 1 buah/ruang 1 buah √ √

15. Jamban/WC Perlengkapan Lain

Kloset jongkok 1 buah/ruang 8 buah √ √

Tempat air 1 buah/ruang 8 buah √ √

Gayung 1 buah/ruang 8 buah √ √

Gantungan pakaian 1 buah/ruang 8 buah √ √

Tempat sampah 1 buah/ruang 8 buah √ √

16 Gudang Perabot

Lemari 1 buah/ruang 4 buah √ √

Rak 1 buah/ruang

17 Tempat bermain/ berolahraga Peralatan pendidikan

Tiang bendera 1 buah/ Madrasah 1 buah √ √

Bendera 1 buah/ Madrasah 1 buah √ √

Peralatan bola voli 1 set/ Madrasah 1 set √ √

Peralatan sepak bola 1 set/ Madrasah 1 set √ √

Peralatan senam 1 set/ Madrasah 1 set √ √

Peralatan atletik 1 set/ Madrasah 1 set √ √

Peralatan seni budaya 1 set/ Madrasah 1 set √ √

Peralatan ketrampilan 1 set/ Madrasah 1 set √ √

Peralatan ketrampilan 1 set/ Madrasah 1 set √ √

Perlengkapan Lain

Pengeras suara 1 set/ Madrasah 1 set √ √

Tape recorder 1 buah/ Madrasah 2 buah √ √

Kesimpulan kondisi sarana dan prasarana Madrasah

NO. KESIMPULAN STANDAR SARANA DAN PRASARANA PROFIL

1. Kondisi lahan madrasah

a. Sesuai dengan rasio siswa

b. Tidak sesuai dengan rasio siswa

c. Dekat dengan pemukiman warga/peserta didik

d. Jauh dari pemukiman warga/peserta didik Sesuai dengan rasio siswa dan dekat dengan pemukiman warga

2. Kondisi bangunan madrasah

a. Sesuai dengan rasio siswa

b. Tidak sesuai dengan rasio siswa Sesuai dengan rasio siswa

3. Tingkat keamanan lokasi lahan dan bangunan Lokasi dan kondisi bangunan tingkat keamanannya baik

4. Kondisi perabot madrasah/ruang tiga tahun terakhir

a. Jenis dan deskripsinya sesuai dengan standar nasional pendidikan

b. Jenis dan deskripsinya tidak sesuai dengan standar nasional pendidikan

c. Sesuai dengan rasio siswa

d. Tidak sesuai dengan rasio siswa Sesuai dengan standar nasional dan rasio siswa

5. Kondisi perpustakaan, jumlah buku dan judulnya, perbandingan jumlah buku dengan peserta didik tiga tahun terakhir.

a. Sesuai dengan rasio siswa

b. Tidak sesuai dengan rasio siswa Belum sesuai dengan rasio siswa

6. Macam-macam laboratorium yang dimiliki madrasah dan kondisinya saat ini, meliputi:

a. Laboratorium

- Laboratorium IPA

- Laboratorium IPS

- Laboratorium Biologi

- Laboratorium Fisika

- Laboratorium Kimia

- Laboratorium Komputer

- Laboratorium Bahasa

- Tidak memiliki

b. Kondisi

- Baik dan sesuai rasio siswa

- Rusak dan sesuai rasio siswa

- Baik dan sesuai rasio siswa

- Rusak dan tidak sesuai rasio siswa LAP IPA, fISIKA , KIMIA , BIOLOGI, KOMPUTER,.

Belum sesuai dengan rasio siswa

7. Jenis dan kondisi ICT yang dimiliki oleh madrasah untuk menunjang pembelajaran dan kondisinya saat ini

a. Kondisi

- Baik dan sesuai rasio siswa

- Rusak dan sesuai rasio siswa

- Baik dan sesuai rasio siswa

- Rusak dan tidak sesuai rasio siswa

b. Jenis

………………………………………

……………………………………….

Rusak dan tidak sesuai rasio siswa

8. Kondisi peralatan pembelajaran tiga tahun terakhir

- Baik dan sesuai rasio siswa

- Rusak dan sesuai rasio siswa

- Baik dan sesuai rasio siswa

- Rusak dan tidak sesuai rasio siswa Baik dan sesuai rasio siswa

9. Kondisi sarana penunjang administrasi madrasah tiga tahun terakhir.

- Baik dan sesuai rasio siswa

- Rusak dan sesuai rasio siswa

- Baik dan sesuai rasio siswa

- Rusak dan tidak sesuai rasio siswa Baik dan sesuai rasio siswa

10. Kondisi prasarana Madrasah tiga tahun terakhir.

- Baik dan sesuai rasio siswa

- Rusak dan sesuai rasio siswa

- Baik dan sesuai rasio siswa

- Rusak dan tidak sesuai rasio siswa Baik dan sesuai rasio siswa

11. Kondisi sanitasi madrasah tiga tahun terakhir

- Baik dan sesuai rasio siswa

- Rusak dan sesuai rasio siswa

- Baik dan sesuai rasio siswa

- Rusak dan tidak sesuai rasio siswa Baik dan tidak sesuai rasio siswa

12. Komite madrasah terlibat dalam mendukung pencapaian standar sarana dan prasarana. Komite terlibat aktiv dalam mendukung pencapaian standar sarana dan prasarana madrasah

6. Profil Standar Pengelolaan

Untuk Profil Standar Pengolaan dapat dilihat pada tabel berikut

Pedoman Yang Dimiliki Madrasah

NO. JENIS PEDOMAN SUDAH MEMILIKI BELUM MEMILIKI

1. Pedoman tentang KTSP dan silabus v

2. Pedoman tentang implementasi RPP dalam PBM v

3. Kalender pendidikan/akademik, yang menunjukkan seluruh kategori aktivitas madrasah selama satu tahun dan dirinci secara semesteran, bulanan, dan mingguan v

4. Struktur organisasi madrasah v

5. Pembagian tugas di antara pendidik v

6. Pembagian tugas di antara tenaga kependidikan v

7. Peraturan akademik v

8. Tata tertib madrasah, yang meliputi:

a. Tata tertib pendidik,

b. Tata tertib tenaga kependidikan

c. Tata tertib peserta didik

d. Tata tertib penggunaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana

v

v

v

v

9. Kode etik hubungan antara sesama warga di dalam lingkungan madrasah dan hubungan antara warga madrasah dengan masyarakat v

10. Pedoman penerimaan siswa baru v

11. Pedoman Pengadministrasian peserta didik v

12. Pedoman Penentuan kenaikan/kelulusan peserta didik. v

13. Pedoman Konseling dan kesehatan peserta didik v

14. Pedoman Penerimaan dan penempatan SDM. V

15. Pedoman Penilaian kinerja dan pengembangan SDM. V

16. Pedoman Promosi–Demosi SDM. V

17. Pedoman Pengembangan kompetensi SDM V

18. Pedoman Peningkatan kualifikasi SDM V

19. Pedoman Pengadministrasian personalia v

20. Pedoman Jenis Anggaran v

21. Biaya operasional madrasah v

22. Pedoman Pembukuan v

23. Pedoman Pelaporan v

24. Penyebaran informasi timbal balik dari dan ke Madrasah V

25. Materi informasi dari Madrasah v

26. Metode penyebaran informasi. V

27. Pendataan yang meliputi :

Pengelolaan pembelajaran

Pengelolaan Peserta didik

Pengelolaan personalia

Pengelolaan Sarana dan Prasarana

Pengelolaan Keuangan

Pengelolaan Hubungan Madrasah dengan masyarakat

v

v

v

v

v

V

28 Madrasah memberikan ruang terhadap PSM (Peran serta Masyarakat) dalam pengembangan madrasah v

Data Pendukung Pengelolaan Pembelajaran

No Sistem/Mekanisme Peran Keterangan

Guru Kepala Madrasah Komite Madrasah

1 2 3 4 5

1. Perencanaan Proses Pembelajaran:

1) Penyusunan Silabus V v

2) Penyusunan Rencana Pembelajaran secara tertulis V v

2. Pelaksanaan Proses Pembelajaran:

1) Strategi Pembelajaran yang Bervariasi V

2) Penggunaan Metode Pembelajaran v

3) Penggunaan Bahan Ajar v

4) Penggunaan Media Pembelajaran/ Alat Peraga v

5) Pengalokasian Waktu v v

6) Pengelolaan Kelas v

7) Penilaian v

3. Pendataan

Data Pendukung Pengelolaan Peserta Didik

No Sistem/Mekanisme Ketersediaan Sistem Peran Ket

Guru Kepala Madrasah Komite Madrasah

1 2 3 4 5 6

1. Penerimaan peserta didik baru v v v v

2. Pengadministrasian peserta didik v v v

3. Konseling peserta didik v v v

4. Kesehatan peserta didik v v v

5. Penentuan kenaikan kelas atau kelulusan peserta didik v v v

6. Pendataan v v

Data Pendukung Pengelolaan Personalia

No Sistem/Mekanisme Ketersediaan Sistem Peran Ket

Guru Ka Mad Komite Madrasah Mapendais Kab/Kota – Yayasan

1 2 3 4 5 6 7

1. Penerimaan SDM (Kepala Madrasah, Guru, dan Pegawai) v v

2. Penempatan SDM v v

3. Penilaian kinerja dan pengembangan SDM v v

4. Promosi – demosi SDM v v

5. Pengembangan kompetensi SDM v v v v v

6. Peningkatan Kualifikasi SDM v v v v v

7. Pengadministrasian personalia v v v

8. Pendataan v v

Data Pendukung Pengelolaan Sarana Prasarana

No Sistem/Mekanisme Ketersediaan Sistem Peran Ket

Guru Ka Mad Komite Madrasah Mapendais Kab/Kota – Yayasan

1 2 3 4 5 6 7

1. Pengadaan v v v

2. Perawatan/ pemeliharaan v v v

3. Administrasi v v V

4. Pendataan v v

Tabel Pengelolaan Keuangan

# Jenis Anggaran Ketersediaan Sistem Peran Ket

Guru Kepala Madrasah Komite Madrasah Mapendais Kab/Kota – Yayasan

1 2 3 4 5 6 7

1. BKM

a. Pembukuan/ akuntansi v v

b. Pelaporan v v

c. Pendataan v v

2. APBD

a. Pembukuan/ akuntansi v v

b. Pelaporan v v

c. Pendataan v v

3. Lainnya ……………………..

a. Pembukuan/ akuntansi v v

b. Pelaporan v v

c. Pendataan v v

Tabel data pendukung Keorganisasian Komite Madrasah – Pembentukan dan Tata Kerja

# Tahun

Keorganisasian 2006/2007 2007/2008 2008/2009

Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak

1 2 3 4 5 6 7

1. Pembentukan dan Tata Kerja

1. Apakah mengerti tujuan, peran dan fungsi Komite Madrasah ? v v v

2. Apakah mengerti mengapa harus ada Komite Madrasah? v v v

3. Apakah anggota Komite Madrasah dipilih secara demokratis ? v v v

4. Adakah struktur organisasi ? v v v

5. Adakah AD/ART ? v v v

1) Jika ”Ya”, apakah AD/ART tersebut bisa membantu pelaksanaan peran dan fungsi Komite Madrasah ? v v v

6. Adakah program kerja ? v v v

1) Jika ”Ya”, apakah Program Kerja disusun berdasarkan RPS ?

2) v v v

7. Adakah Laporan pertanggung jawaban ? v v v

Tabel data pendukung Keorganisasian Komite Madrasah – Komposisi Anggota

#

Tahun

Keorganisasian 2004/2007 2007/2010

L P Jml L P Jml

1 2 3 4 5 6 7

2. Komposisi Anggota

1. Orang tua peserta didik mampu secara ekonomi

3 3

2. Orang tua peserta didik kurang mampu secara ekonomi 3 3

3. Ahli Pendidikan 3 3 4 1 9

4. Tokoh Masyarakat 3 3 3 3

5. Yang Berpotensi Sebagai Donor 2 2

6. Kombinasi antara nomor 3 – 5

Tabel data pendukung Keorganisasian Komite Madrasah – Pertemuan

#

Tahun

Keorganisasian 2004/2007 2007/2010

Ya Tidak Ya Tidak

1 2 3 4 5

3. Pertemuan Anggota

1. Adakah pertemuan anggota yang terjadwal ? v v

1) Jika ”Ya”, berapa kali pertemuan dilakukan dalam satu tahun ?

a. Satu kali

b. Dua kali v v

c. Tiga kali

d. Empat kali

e. Lebih dari empat kali (sebutkan): …………..

2. Pertemuan tidak terjadwal v v

3. Tidak ada pertemuan

Tabel data pendukung Peran dan Fungsi Komite Madrasah

#

Tahun

Peran & Fungsi 2006/2007 2007/2008 2008/2009

Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak

1 2 3 4 5 6 7

1. Pemberi Pertimbangan

1. Apakah anggota mengerti perannya sebagai pemberi pertimbangan ? v v v

2. Memberi pertimbangan secara aktif dalam penyusunan RPM v v v

3. Memberi pertimbangan secara aktif dalam penyusunan RAPBM v v v

4. Memberi pertimbangan dalam pelaksanaan program RPM/RAPBM v v v

5. Memberi pertimbangan dalam pengelolaan sumberdaya:

1) SDM v v v

2) Sarana Prasarana v v v

3) Anggaran v v v

4) Kurikulum v v v

5) Memberi pertimbangan lainnya (sebutkan): ……… v v v

2. Pendukung

1 Apakah anggota mengerti perannya sebagai pendukung Madrasah ? v v v

2 Bentuk dukungan:

1) Gagasan/pemikiran v v v

2) Pendanaan v v v

3) Barang v v v

4) Jasa (misalnya mendesain pembangunan WC) v v v

5) Tenaga kerja v v v

3 Tujuan dukungan:

1) Pembelajaran v v v

2) Peserta didik v v v

3) Personalia v v v

4) Sarana Prasarana v v v

5) Keuangan v v v

6) Hubungan dengan masyarakat v v v

3. Pengontrol

1 Apakah anggota mengerti perannya sebagai pengontrol Madrasah ? v v v

2 Melakukan monitoring terhadap pelaksanaan RPM v v v

3 Melakukan monitoring terhadap pelaksanaan RAPBM v v v

4 Melakukan monitoring terhadap output pendidikan di Madrasah: v v v

1) Hasil evaluasi belajar v v v

2) Angka mengulang Madrasah v v v

3) Angka bertahan Madrasah v v v

4) Angka partisipasi Madrasah v v v

5 Mendapat laporan keuangan Madrasah v v v

4. Penghubung

1 Apakah anggota mengerti perannya sebagai mediator antara Madrasah dengan para pemangku kepentingan? v v v

2 Menyampaikan usulan-usulan dari Orang Tua Peserta Didik ke Madrasah v v v

3 Membantu hubungan dengan Mapendais v v v

4 Membantu hubungan dengan berbagai Dinas/instansi yang lain v v V

5 Membantu hubungan dengan aparat desa/kelurahan v v v

6 Membantu hubungan dengan tokoh masyarakat / tokoh agama v v v

7 Membantu hubungan dengan dunia usaha dan dunia industri v v V

Dukungan Masyarakat Luas

# Tahun

Jenis Dukungan 2006/2007 2007/2008 2008/2009

1 2 3 4

1. Bantuan Insidental

1) Bantuan pemikiran v v V

2) Bantuan tenaga

3) Bantuan barang

4) Bantuan jasa

5) Bantuan dana

6) Bantuan lainnya (sebutkan): ……………

2. Bantuan Terprogram

1) Bantuan pemikiran v v v

2) Bantuan tenaga

3) Bantuan barang

4) Bantuan jasa

5) Bantuan dana

6) Bantuan lainnya (sebutkan): …………………..

Rencana Kerja Tahunan

NO. JENIS RENCANA KERJA TAHUNAN SUDAH MEMILIKI BELUM MEMILIKI

1. Kalender pendidikan/akademik yang meliputi jadwal pembelajaran, ulangan, ujian, kegiatan ekstrakurikuler, dan hari libur v

2. Jadwal penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk tahun ajaran berikutnya v

3. Mata pelajaran yang ditawarkan pada semester gasal, semester genap v

4. Penugasan pendidik pada mata pelajaran dan kegiatan lainnya v

5. Buku teks pelajaran yang dipakai pada masing-masing mata pelajaran v

6. Jadwal penggunaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pembelajaran v

7. Pengadaan, penggunaan, dan persediaan bahan habis pakai v

8. Program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan yang meliputi sekurang-kurangnya jenis, durasi, peserta, dan penyelenggara program v

9. Jadwal rapat Dewan Pendidik, rapat konsultasi madrasah dengan orang tua/wali peserta didik, dan rapat madrasah dengan komite madrasah v

10. Rencana anggaran pendapatan dan belanja madrasah untuk masa kerja satu tahun v

11. Jadwal penyusunan laporan akuntabilitas dan kinerja madrasah untuk satu tahun terakhir v

Sistem Pengawasan Yang Dilakukan Di Madrasah

NO. SISTEM PENGAWASAN WAKTU TINDAK LANJUT

Ada Tidak Ada

1. Pemantauan oleh kepala madrasah untuk menilai efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas madrasah. v

2. Pemantauan oleh komite madrasah untuk menilai efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas madrasah v

3. Supervisi manajerial dan akademik yang dilakukan oleh kepala madrasah v

4. Evaluasi v

5. Pelaporan oleh pendidik ditujukan kepada orang tua/wali peserta didik v

6. Pelaporan oleh tenaga kependidikan ditujukan kepada kepala madrasah v

7. Pelaporan oleh kepala madrasah ditujukan kepada komite madrasah v

Kesimpulan : Dari Tabel-tabel diatas maka MA Hasyimyah Mengare Bungah Gresik dapat meningkatkan standar pengelolaannya.

7. Profil Standar Pembiayaan

Profil standar pembiayaan MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik akan diungkapkan sebagai berikut:

a. Kondisi anggaran madrasah termasuk sumber-sumber dana dan jumlahnya tiga tahun terakhir.

b. Kondisi biaya investasi

c. Kondisi biaya operasional

d. Kondisi biaya personal

e. Dukungan komite madrasah terhadap biaya penyelenggaraan pendidikan di madrasah tiga tahun terakhir

Anggaran Madrasah (Sesuai RAPBM)

TAHUN SUMBER DANA JUMLAH (Rp)

Pemerintah (Rp) Orangtua/ masyarakat (Rp) Donasi (Rp) Lainnya (Rp)

2006 16.590.000 83.750.000 107.103.000 345.605.000 276.524.000

2007 219.388.000 96.700.000 330.700.000 72.779.000 719.567.000

2008 252.800.000 135.920.000 822.500.000 29.250.000 1.240.470.000

8. Profil Standar Penilaian Pendidikan

Profil standar penilaian MA Al-Ibrohimi Manyar Gresik terbagi dalan uraian berikut:

a. Teknik, jenis dan bentuk penilaian hasil belajar dari masing-masing kelompok mata pelajaran

b. Umpan balik yang digunakan untuk pencapaian dan peningkatan standar

c. KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) dari masing-masing mata pelajaran dan rata-rata tingkat pencapaiannya

d. Jumlah peserta didik yang berhak dan tidak berhak mengikuti UNAS, yang lulus dan tidak lulus (mengulang) tiga tahun terakhir

e. Ketentuan-ketentuan untuk dinyatakan naik atau tidak naik kelas, kriteria penjurusan/pemilihan program (khusus untuk MA), dan ketentuan lulus atau tidak lulus dari madrasah

f. Monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan standar yang dilakukan oleh kepala madrasah

g. Keterlibatan komite madrasah dalam mengontrol pelaksanaan standar.

NO. ASPEK STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN KEADAAN

Ya Tidak

1. Madrasah memiliki sistem penilaian yang melliputi Teknik, Jenis dan bentuk penilaian sesuai dengan standar penilaian pendidikan v

2 Penilaian pendidikan di Madrasah dilakukan oleh :

a. Pendidik

b. Satuan Pendidikan

c. Pemerintah v

3 Kegiatan Penilaian yang dilakukan pendidik Meliputi:

a. Menginformasikan silabus mata pelajaran yang di dalamnya memuat Rancangan dan kriteria penilaian pada awal semester.

b. Menginformasikan silabus mata pelajaran yang di dalamnya memuat Rancangan dan kriteria penilaian pada awal semester.

c. Mengembangkan indikator pencapaian KD dan memilih teknik penilaian yang sesuai pada saat menyusun silabus mata pelajaran.

d. Mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian yang dipilih.

e. Melaksanakan tes, pengamatan, penugasan, dan/atau bentuk lain yang diperlukan.

f. Mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar peserta didik.

g. Mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan peserta didik disertai balikan/komentar yang mendidik.

h. Memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.

i. Melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada pimpinan satuan pendidikan dalam bentuk satu nilai prestasi belajar peserta didik disertai deskripsi singkat sebagai cerminan kompetensi utuh

j. Melaporkan hasil penilaian akhlak kepada guru pendidikan agama dan asil penilaian kepribadian kepada guru pendidikan kewarganegaraan sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester akhlak dan kepribadian peserta didik dengan kategori sangat baik, baik, atau kurang baik. V

V

V

V

V

V

V

V

V

4 Kegiatan Penilaian yang dilakukan Satuan Pendidikan meliputi:

a. Menentukan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, karakteristik mata pelajaran, dan kondisi satuan Pendidikan melalui rapat dewan pendidik.

b. Mengkoordinasikan ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas.

c. Menentukan kriteria kenaikan kelas bagi satuan pendidikan yang menggunakan sistem paket melalui rapat dewan pendidik.

d. Menentukan kriteria program pembelajaran bagi satuan pendidikan yang menggunakan sistem kredit semester melalui rapat dewan pendidik.

e. Menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran estetika dan kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani, olah raga dan kesehatan melalui rapat dewan pendidik dengan mempertimbangkan hasil penilaian oleh pendidik.

f. Menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan melalui rapat dewan pendidik dengan mempertimbangkan hasil penilaian oleh pendidik dan nilai hasil ujian madrasah.

g. Menyelenggarakan ujian madrasah dan menentukan kelulusan peserta didik dari ujian madrasah sesuai dengan POS Ujian Madrasah bagi satuan pendidikan penyelenggara UN.

h. Melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orang tua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan.

i. Melaporkan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada Depag kabupaten/kota.

j. Menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik sesuai dengan kriteria:

a) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.

b) Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; kelompok mata pelajaran estetika; dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.

c) Lulus ujian madrasah/madrasah.

d) Lulus UN.

k. Menerbitkan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) setiap peserta didik yang mengikuti Ujian Nasional bagi satuan pendidikan

l. Penyelenggara UN.

m. Menerbitkan ijazah setiap peserta didik yang lulus dari satuan pendidikan bagi satuan pendidikan penyelenggara UN. V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

Data Pendukung Teknik, Jenis dan Bentuk Penilaian serta Umpan Balik

Kelompok Mata Pelajaran Teknik Penilaian Umpan Balik

Jenis Bentuk

1. Agama dan akhlak mulia Praktek observasi Pembinaan dan remidi

2. Kewarganegaraan dan Kepribadian Praktek observasi Pengayaan dan remidi

3. Ilmu penget. dan teknologi Praktek Unjuk kerja Pengayaan dan remidi

4. Estetika Praktek observasi pembinaan dan remidi

5. Jasmani, olah raga, dan kesehatan Praktek Unjuk kerja Pengayaan dan remidi

 Pencapaiannya

No. Mata Pelajaran KKM Rata-Rata Tk. Pencapaian (%)

Kls. X Kls. XI Kls. XII Kls. X Kls. XI Kls. XII

1. Qur’an Hadits 80.00 80.00 80.00 90.00 95.00 95.00

2 B. Arab 82.50 82.50 78.00 90.00 92.00 93.00

3. Aqidah Akhlaq 80.00 80.00 80.00 90.00 90.00 90.00

4. Fiqih 80.00 80.00 80.00 95.00 95.00 95.00

5. Sejarah & Keb. Islam 80.00 80.00 80.00 95.00 97.00 96.00

6. PendidikanKewarganegaraan 78.00 78.00 78.00 95.00 95.00 95.00

7. Bahasa Indonesia 75.00 78.00 78.00 95.00 95.00 95.00

8. Bahasa Inggris 75.00 77.00 78.00 90.00 90.00 90.00

9. Matematika 78.00 75.00 75.00 91.00 91.00 93.00

10. Fisika 75.00 77.00 79.00 92.00 91.00 93.00

11. Biologi 78.00 77.00 79.00 91.00 93.00 95.00

12. Kimia 78.00 77.00 79.00 93.00 91.00 93.00

13. Sejarah 78.00 78.00 78.00 90.00 90.00 90.00

14. Geografi 77.70 78.00 78.00 91.00 93.00 95.00

15. Ekonomi 78.00 78.00 78.00 95.00 95.00 95.00

16. Sosiologi 78.00 78.00 78.00 95.00 95.00 95.00

17. Seni Budaya 79.00 78.00 78.00 95.00 95.00 95.00

18. Penjasorkes 78.00 78.00 78.00 95.00 95.00 95.00

19. Teknologi Informasi dan Komunikasi 67.00 68.00 67.00 90.00 90.00 90.00

20. Keterampilan /Bahasa Asing 79.00 78.00 78.00 90.00 90.00 90.00

21. Muatan Lokal 75.00 75.00 75.00 95.00 95.00 95.00

Jumlah Peserta Didik Yang Berhak Dan Tidak Berhak Mengikuti UNAS, Yang Lulus Dan Tidak Lulus (Mengulang) Tiga Tahun Terakhir

NO. TAHUN PELAJARAN UNAS LULUS/TDK LULUS

Berhak Tidak Berhak Jumlah Lulus Tidak Lulus Jumlah

1. 2006/ 2007 49 - 49 49 - 49

2 2007/2008 50 - 50 50 - 50

Ketentuan-Ketentuan Tentang Kenaikan Kelas, Penjurusan/Pemilihan Program (Khusus Untuk MA), dan Ketentuan Kelulusan Madrasah

NO KETENTUAN ASPEK-ASPEK

AKADEMIK NON AKADEMIK

1. Kenaikan Kelas 1. nilai pelajaran agama dan penjaskes harus di atas SKBM

2. Maksimal Nilai 2 matapelajaran selain agama dan penjaskes di bawah SKBM siswa dapat dinaikkan 1. berkelakuan baik

2. tidak terlibat tindakan kriminal dan psikhotropika

3. minimal kehadirian dalam masing-masing matapelajaran 80 %

2. Pemilihan Jurusan/ Program 1. Didasarkan pada hasil tes IQ

2. Didasarkan pada nilai matapelajaran khusus dari masing-masing jurusan 1. didasarkan pada minat siswa yang bersangkutan

3. Syarat Kelulusan 1. telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran

2. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran

3. Lulus ujian sekolah/madrasah

4. Lulus UN 1. berkelakuan baik

2. tidak terlibat tindakan kriminal dan psikhotropika

 MONEV Pelaksanaan Standar Penilaian Pendidikan

Sumber Data : Kepala Sekolah

Metode Pengumpulan Data : Observasi

No Mata Pelajaran Pelaksanaan Pembelajaran Pencapaian Standar

Kls. X Kls. XI Kls. XII Kls. X Kls. XI Kls. XII

1. Qur’an Hadits V V

2. Aqidah Akhlaq V V

3. Fiqih V V

4. Sejarah & Keb. Islam V V

5. PendidikanKewarganegaraan V V

6. Bahasa Indonesia V V

7. Bahasa Inggris V V

8. Matematika V V

9. Fisika V V

10. Biologi V V

11. Kimia V V

12. Sejarah

13. Geografi V V

14. Ekonomi V V

15. Sosiologi v v

16. Seni Budaya

17. Penjasorkes V V V V

18. TIK V V

19. Keterampilan /Bahasa Asing V V

20 Muatan Lokal V V

Keterlibatan Komite Madrasah Dalam Mengontrol Pelaksanaan Standar

NO PELAKSANAAN STANDAR BENTUK KETERLIBATAN KOMITE MADRASAH

1. Kelompok Mata Pelajaran Agama dan akhlak mulia Penentuan program

Penyediaan sarana

2. Kelompok Mata Pelajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian Penentuan program

Penyediaan sarana

3. Kelompok Mata Pelajaran Ilmu pengetahuan dan teknologi Penentuan program

Penyediaan sarana

4. Kelompok Mata Pelajaran Estetika Penentuan program

Penyediaan sarana

5. Kelompok Mata Pelajaran Jasmani, olah raga, dan kesehatan Penentuan program

Penyediaan sarana

Rangkuman Profil Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik

Kategori Profil

1. Standar Isi

a. Dokumen KTSP (dokumen I dan II)

b. Pemahaman guru terhadap KTSP

c. Struktur kurikulum yang dikembangkan di Madrasah

d. Setiap guru memiliki standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang dipegang

e. Jumlah beban belajar siswa untuk kegiatan tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur

f. Jumlah beban mengajar dari masing-masing guru mata pelajaran

g. Mata pelajaran muatan lokal yang dikembangkan di madrasah

h. Kegiatan pengembangan diri yang dikembangkan di madrasah Telah disusun dan siap untuk dilaksanakan

85 % tenaga pendidik memahami KTSP dengan baik

KTSP dan muatan lokal

Semua guru telah memiliki standar konpetensi dan kompetensi dasar sesuai dengan bidang masing-masing

Beban belajar siswa telah disesuaikan dengan kurikulum

Jumlah beban mengajar guru telah disesuaikan dengan jam wajib

Muatan lokal yang dikembangkan adalah keterampilan tata busana, mebelair, dan reparasi komputer

Kegiatan pengembangan diri telah terprogram dengan baik

2. Standar Proses

a. Silabus dan RPP yang dikembangkan dan dimiliki masing-masing guru telah memenuhi standar

b. Pelaksanaan Pembelajaran seperti kegiatan yang tertulis dalam RPP

c. Penerapan PAKEM dalam proses pembelajaran

d. Internalisasikan life skills dalam proses pembelajaran oleh masing-masing guru

e. Macam-macam bahan ajar yang dikembangkan oleh guru

f. Pengembangan media pembelajaran/ alat peraga dalam proses pembelajaran

g. Macam-macam sumber belajar yang digunakan oleh setiap guru dalam proses pembelajaran

h. Penerapan teknik penilaian yang bervariasi

i. Pemanfaatan alokasi waktu yang ditetapkan sesuai dengan tingkat keluasan serta kedalaman materi dan indikator-indikator yang dicapai RPP masing-masing guru telah memenuhi standar

Pembelajaran telah dilaksanakan sesuai dengan RPP

Semua guru telah menerapkan PAKEM

Internalisasi life skills dalam pembelajaran telah dilaksanakan oleh guru

Guru telah mengembangkan bahan ajar

Media pembelajaran /alat peraga telah berkembang dalam PBM

Guru telah menggunakan macam-macam sumber belajar

Guru telah menggunakan teknik penilaian yang bervariasi

j. Pengembangan program remedial teaching, pengayaan dan akselerasi

k. Pengembangan Muatan lokal di madrasah

l. Kegiatan pengembangkan diri sesuai dengan bakat dan minat siswa

m. Madrasah mempunyai standar proses pelayanan administrasi

n. Madrasah mempunyai standar proses Kegiatan Belajar Mengajar

o. Madrasah mempunyai standar proses evaluasi pendidikan

p. Madrasah mempunyai standar proses pembiayaan pendidikan

q. Madrasah melakukan proses pengawasan pembelajaran untuk melaksanakan proses pembelajaran yang efektif dan efisien

r. Keterlibatan komite madrasah dalam pengembangan standar proses Program remedial dan pengayaan telah dilaksanakan

Madrasah telah mengembangkan muatan lokal

Pengembangan diri sesuai dengan bakat dan minat telah terprogram

Madrasah belum mempunyai standar proses pelayanan

Madrasah telah memiliki standar proses KBM

Madrasah telah memiliki standar evaluasi pendidikan

Madrasah telah mempunyai standar pembiyayaan

Telah diadakan pengawasan pembelajaran sehingga PBM berjalan dengan efektif dan efisien

Komite madrasah terlibat dalam pengembangan standar proses

3. Standar Kompetensi Lulusan

a. Rata-rata nilai US/M per mata pelajaran tiga tahun terakhir untuk tingkat KKM dan Kab/Kota.

b. Persentase lulusan tiga tahun terakhir.

c. Persentase lulusan yang melanjutkan tiga tahun terakhir

d. Keterlibatan komite madrasah dalam mendukung pencapaian standar kompetensi lulusan. Dokumen Rata-rata Nilai US/M permata pelajaran 3 tahun terahir ada

Persentase lulusan 3 tahun terahir meningkat

Persentase lulusan yang melanjutkan 3 tahun terakhir meningkat

Komite mendukung dan terlibat aktif dalam pencapaian standar kompetensi lulusan

4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

a. Jumlah guru dan tenaga kependidikan dan kualifikasi akademiknya tiga tahun terakhir

b. Kondisi Kepala Madrasah tiga tahun terakhir

c. Kesesuaian antara latar belakang pendidikan dengan mata pelajaran yang dipegang

d. Pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti oleh masing-masing guru dan tenaga kependidikan

e. Status masing-masing guru (GT/GTT) dan lama pengalaman kerja

f. Jumlah guru dan tenaga kependidikan yang telah meraih prestasi akademik dan non akademik pada tingkat kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, nasional, dan/atau internasional, dan prestasi akademik yang telah diraih

g. Jumlah guru dan tenaga kependidikan di madrasah yang telah memiliki karya pengembangan profesi, jenis karya dan dipublikasikan pada tingkat apa (tingkat kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, nasional, dan/atau internasional)

h. Keikutsertaan guru dan tenaga kependidikan dalam forum ilmiah, jumlahnya, peranan mereka dalam forum ilmiah (peserta/pemakalah), dan pada tingkat apa (tingkat kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, nasional, dan/atau internasional)

i. Keterlibatan komite madrasah dalam mendukung pencapaian standar pendidik dan tenaga kependidikan Jumlah guru dan tenaga kependidikan serta kualifikasinya semakin meningkat

Kondisi Kepala madrasah 3 tahun terakhir semakin profesional

Semua guru telah mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya

Sebagian besar guru dan tenaga kependidikan pernah mendapat pelatihan sesuai dengan bidang masing-masing

Sebagian besar guru berstatus guru tetap dan berpengalaman mengajar minimal 5 tahun

1 guru berprestasi ditingkat propinsi

1 guru berprestasi ditingkat propinsi dalam penelitian pembelajaran kooperatif

15 guru aktif mengikuti kegiatan forum ilmilah sebagai peserta dan pemakalah pada tingkat kabupaten

Komite mendukung pencapaian standar pendidik dan tenaga kependidikan

5. Standar Sarana dan Prasarana

a. Kondisi perabot madrasah tiga tahun terakhir.

b. Kondisi perpustakaan, jumlah buku dan judulnya, perbandingan jumlah buku dengan peserta didik tiga tahun terakhir.

c. Macam-macam laboratorium yang dimiliki madrasah dan kondisinya saat ini.

d. Jenis ICT yang dimiliki oleh madrasah untuk menunjang pembelajaran dan kondisinya saat ini.

e. Kondisi peralatan pembelajaran tiga tahun terakhir.

f. Kondisi sarana penunjang administrasi madrasah tiga tahun terakhir.

g. Kondisi prasarana Madrasah tiga tahun terakhir.

h. Kondisi sanitasi madrasah tiga tahun terakhir.

i. Keterlibatan Keterlibatan komite madrasah dalam mendukung pencapaian standar sarana dan prasarana.

Perabot madrasah tiga tahun terakhir kondisinya baik dan layak

Kondisi perpustakan 3 tahun terakhir baik dan jumlah buku cukup

Laboratorium fisika, kimia, biologi, bahasa, IPS, LABKOM, workshop ket. Perbaikan komputer.

1 unit jaringan (LAN) dengan 50 komputer dan terhubung dengan internet

Kondisi peralatan pembelajaran 3 tahun terakhir baik

Kondisi sarana penunjang administrasi 3 tahun terakhir baik

Kondisi prasarana sebagian kecil membutuhkan perbaikan

Kondisi sanitasi baik

Komite terlibat dalam pencapaian standar sarana dan prasarana

6. Standar Pengelolaan

a. Pedoman yang mengatur tentang: (1) Kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabus; (2) Kalender pendidikan/akademik, yang menunjukkan seluruh kategori aktivitas madrasah selama satu tahun dan dirinci secara semesteran, bulanan, dan mingguan; (3) Struktur organisasi madrasah; (4) Pembagian tugas di antara pendidik; (5) Pembagian tugas di antara tenaga kependidikan; (6) Peraturan akademik; (7) Tata tertib madrasah, yang meliputi tata tertib pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik, serta penggunaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana; (8) Kode etik hubungan antara sesama warga di dalam lingkungan madrasah dan hubungan antara warga madrasah dengan masyarakat; (9) Biaya operasional madrasah (10) Pedoman penerimaan siswa baru; (11) Pedoman Pengadministrasian peserta didik; (12) Pedoman Penentuan kenaikan/kelulusan peserta didik; (13) Pedoman Konseling dan kesehatan peserta didik; (14) Pedoman Penerimaan dan penempatan SDM; (15) Pedoman Penilaian kinerja dan pengembangan SDM; (16) Pedoman Promosi – Demosi SDM; (17) Pedoman Pengembangan kompetensi SDM; (18)Pedoman Peningkatan kualifikasi SDM; (19) Pedoman Pengadministrasian personalia; (20) Pedoman Jenis Anggaran Biaya operasional madrasah; (21) Pedoman Pembukuan Pedoman Pelaporan; (22) Penyebaran informasi timbal balik dari dan ke Madrasah; (23) Materi informasi dari Madrasah; (24) Metode penyebaran informasi; (25) Pendataan (Pengelolaan pembelajaran, Pengelolaan Peserta didik, Pengelolaan personalia, Pengelolaan Sarana dan Prasarana, Pengelolaan Keuangan, Pengelolaan Hubungan Madrasah dengan masyarakat) (26) Madrasah memberikan ruang terhadap PSM (Peran serta Masyarakat) dalam pengembangan madrasah

b. Rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah (masa 4 tahun), yang meliputi: (1) kalender pendidikan/akademik yang meliputi jadwal pembelajaran, ulangan, ujian, kegiatan ekstrakurikuler, dan hari libur; (2) jadwal penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk tahun ajaran berikutnya; (3) mata pelajaran yang ditawarkan pada semester gasal, semester genap; (4) penugasan pendidik pada mata pelajaran dan kegiatan lainnya; (5) buku teks pelajaran yang dipakai pada masing-masing mata pelajaran; (6) jadwal penggunaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pembelajaran; (7) pengadaan, penggunaan, dan persediaan bahan habis pakai; (8) program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan yang meliputi sekurang-kurangnya jenis, durasi, peserta, dan penyelenggara program; (9) jadwal rapat Dewan Pendidik, rapat konsultasi madrasah dengan orang tua/wali peserta didik, dan rapat madrasah dengan komite madrasah, untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah; (10) rencana anggaran pendapatan dan belanja madrasah untuk masa kerja satu tahun; (11) jadwal penyusunan laporan akuntabilitas dan kinerja satuan pendidikan untuk satu tahun terakhir.

c. Sistem pengawasan yang dilakukan di madrasah, yang meliputi pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan, dan tindak lanjut hasil pengawasan. Madrasah telah memiliki Pedoman: (1) KTSP dan silabus; (2) Kalender pendidikan/akademik, yang menunjukkan seluruh kategori aktivitas madrasah selama satu tahun dan dirinci secara semesteran, bulanan, dan mingguan; (3) Struktur organisasi madrasah; (4) Pembagian tugas di antara pendidik; (5) Pembagian tugas di antara tenaga kependidikan; (6) Peraturan akademik; (7) Tata tertib madrasah, yang meliputi tata tertib pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik, serta penggunaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana; (8) Kode etik hubungan antara sesama warga di dalam lingkungan madrasah dan hubungan antara warga madrasah dengan masyarakat; (9) Biaya operasional madrasah (10) Pedoman penerimaan siswa baru; (11) Pedoman Pengadministrasian peserta didik; (12) Pedoman Penentuan kenaikan/kelulusan peserta didik; (13) Pedoman Konseling dan kesehatan peserta didik; (14) Pedoman Penerimaan dan penempatan SDM; (15) Pedoman Penilaian kinerja dan pengembangan SDM; (16) Pedoman Promosi – Demosi SDM; (17) Pedoman Pengembangan kompetensi SDM; (18)Pedoman Peningkatan kualifikasi SDM; (19) Pedoman Pengadministrasian personalia; (20) Pedoman Jenis Anggaran Biaya operasional madrasah; (21) Pedoman Pembukuan Pedoman Pelaporan; (22) Penyebaran informasi timbal balik dari dan ke Madrasah; (23) Materi informasi dari Madrasah; (24) Metode penyebaran informasi; (25) Pendataan (Pengelolaan pembelajaran, Pengelolaan Peserta didik, Pengelolaan personalia, Pengelolaan Sarana dan Prasarana, Pengelolaan Keuangan, Pengelolaan Hubungan Madrasah dengan masyarakat) (26) Madrasah memberikan ruang terhadap PSM (Peran serta Masyarakat) dalam pengembangan madrasah

Rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah (masa 4 tahun), yang meliputi: (1) kalender pendidikan/akademik yang meliputi jadwal pembelajaran, ulangan, ujian, kegiatan ekstrakurikuler, dan hari libur; (2) jadwal penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk tahun ajaran berikutnya; (3) mata pelajaran yang ditawarkan pada semester gasal, semester genap; (4) penugasan pendidik pada mata pelajaran dan kegiatan lainnya; (5) buku teks pelajaran yang dipakai pada masing-masing mata pelajaran; (6) jadwal penggunaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pembelajaran; (7) pengadaan, penggunaan, dan persediaan bahan habis pakai; (8) program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan yang meliputi sekurang-kurangnya jenis, durasi, peserta, dan penyelenggara program; (9) jadwal rapat Dewan Pendidik, rapat konsultasi madrasah dengan orang tua/wali peserta didik, dan rapat madrasah dengan komite madrasah, untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah; (10) rencana anggaran pendapatan dan belanja madrasah untuk masa kerja satu tahun; (11) jadwal penyusunan laporan akuntabilitas dan kinerja satuan pendidikan untuk satu tahun terakhir.

Sistem pengawasan yang dilakukan di madrasah, yang meliputi pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan, dan tindak lanjut hasil pengawasan.,

7. Standar Pembiayaan

a. Kondisi anggaran madrasah termasuk sumber-sumber dana dan jumlahnya tiga tahun terakhir.

b. Kondisi biaya investasi

c. Kondisi biaya operasional

d. Kondisi biaya personal

e. Dukungan komite madrasah terhadap biaya penyelenggaraan pendidikan di madrasah tiga tahun terakhir Kondisi anggaran madrasah deficit, 43 jt dan 28 jt. sumber-sumber dana perlu perhatian dan jumlahnya 2 tahun terakhir.rata-rata 1,85M

Kondisi biaya investasi baik

Kondisi biaya operasional selalu defisit

Kondisi biaya personal baik

Dukungan komite madrasah terhadap biaya penyelenggaraan pendidikan di madrasah tiga tahun terakhir baik

8. Standar Penilaian Pendidikan

a. Teknik penilaian hasil belajar dari masing-masing mata pelajaran

b. Penilaian yang dilakukan pendidik dan satuan pendidikan

c. KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) dari masing-masing mata pelajaran dan rata-rata tingkat pencapaiannya

d. Jumlah peserta didik yang berhak dan tidak berhak mengikuti UNAS, yang lulus dan tidak lulus (mengulang) tiga tahun terakhir

e. Ketentuan-ketentuan untuk dinyatakan naik atau tidak naik kelas, kriteria penjurusan/pemilihan program (khusus untuk MA), dan ketentuan lulus atau tidak lulus dari madrasah

f. Hasil-hasl (prestasi) yang dicapai oleh para siswa dalam kegiatan pengembangan diri, terutama kegiatan ekstrakurikuler.

g. Keterlibatan komite madrasah dalam mengontrol pelaksanaan standar. Penilaian hasil yang terprogram dilakukuan 4 kali/th.

Penilaian dilakukan secara rutin dan terjadwal

Madrasah telah memiliki KKM rata-rata 70.00 dengan tingkat pencapaian rata-rata 90 %

Semua peserta didik berhak mengikuti UNAS 3 tahun terakhir dengan prosentase kelulusan 99.75 %

Madrasah memiliki kriteria kenaikan kelas, penjurusan dan kelulusan

Siswa MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik telah mampu menjuarai even- even sampai tingkat nasional

Komite terlibat dalam pelaksanaan standar penilaian pendidikan

B. Tantangan-Tantangan Yang Dihadapi Madrasah Dalam Pengembangan Delapan Standar Nasional Pendidikan

Sebelum membuat rencana strategis madrasah, terlebih dahulu hendaknya dideskripsikan tantangan-tantangan yang dihadapi madrasah dengan cara melakukan analisis terhadap masalah/ tantangan, penyebab masalah/tantangan, tujuan dan penanganan, yang dilakukan berdasarkan semua keterangan yang terdapat pada hasil analisis kondisi lingkungan, keadaan atau profil madrasah serta pandangan dan harapan/saran dari pihak-pihak pemangku kepentingan tersebut di atas.

Masalah/tantangan adalah kesenjangan antara harapan dan kenyataan yang dihadapi madrasah saat ini. Dengan kata lain, tantangan adalah perbedaan antara yang menjadi harapan dengan apa yang ada dalam profil madrasah. Tantangan adalah untuk menghilangkan/memperkecil perbedaan, dan untuk mencapai prestasi yang lebih baik/sesuai dengan harapan.

Setelah teridentikiasi dan terdeskrepsikan tantangan yang dihadapi madrasah, selanjutnya perlu diidentifikasi berbagai penyebab masalah/tantangan tersebut. Yakni menemukan faktor-faktor atau hal-hal apa saja yang menyebabkan adanya masalah/tantangan yang perlu dipecahkan atau harus dipenuhi sesuai stándar dan harapan madrasah.

Dari hasil identifikasi berbagai faktor penyebab masalah/tantangan tersebut, madrasah perlu melakukan análisis prioritas dan menentukan berbagai faktor yang sesuai dengan tujuan atau harapan dalam menangani atau memecahkan permasalahan madrasah. Tujuan atau harapan madrasah adalah keadaan yang ingin dicapai oleh madrasah dalam waktu tertentu. Untuk mencapai tujuan/harapan madrasah tersebut diperlukan pemecahan atau penanganan. Penanganan merupakan program dan sasaran terpilih yang menjadi jalan keluar yang diperlukan untuk memecahkan masalah dan untuk mencapai keadaan atau tujuan yang diharapkan oleh madrasah baik jangka panjang, menengah ataupun jangka pendek.

Setelah diperoleh gambaran yang jelas mengenai harapan Madrasah, prediksi kenyataan yang ada di Madrasah dan kesenjangan yang terjadi, maka Madrasah dapat menyusun rencana strategis kondisi Madrasah dalam empat tahun yang akan datang. Hal ini dilakukan agar Madrasah memiliki arah yang jelas dalam menyusun rencana dan melakukan seluruh kegiatannya terutama dalam upaya memenuhi 8 (delapan) standar nasional pendidikan.

Setelah seluruh pihak yang berkepentingan di Madrasah mengetahui kondisi riil sebagaimana terungkap pada profil terutama terkait dengan pencapaian standar isi, maka pihak-pihak tersebut akan memiliki rencana untuk meningkatkannya. Dari profil diatas kemudian diketahui bahwa adanya ketidaksesuaian antara standar minimal yang harus dipenuhi Madrasah dengan profil madrasah dan Harapan Madrasah yang pada akhirnya memunculkan tantangan yang harus dihadapi Madrasah. Dari proses ini kemudian perlu dilakukan Analisis Masalah untuk mengetahui Penyebab masalah, Tujuan dan Penangannya. Penangannya yang diambil untuk memecahkan masalah itulah yang kemudian dijadikan dasar pemikiran untuk rencana kegiatan madrasah baik jangka menengah 4 (empat) tahunan maupun jangka pendek 1 (satu) tahun.

Untuk mendeskrepsikan hasil analisis strategis kondisi madrasah sebagai acuan dalam menyusun rencana strategis pengembangan Madrasah 4 (empat) tahun ke depan dapat digunakan format terlampir berikut:

TABEL IDENTIFIKASI TANTANGAN/MASALAH, PENYEBAB, TUJUAN DAN PENANGANANNYA

Standar Kategori Kesimpulan hasil Analisis Masalah/Tantangan Nyata Penyebab Masalah/ Tantangan Tujuan/ Harapan Madrasah Penanganan

Program Sasaran

1. Standar Isi 1.1 Dokumen KTSP (dokumen I dan II)

1.2 Memiliki SKL yang sesuai dengan karaktristik dan keunggulan madrasah Kondisi Madrasah potensial dapat berkembang , di dukung stakeholders harus memiliki dokumen KTSP yang kompetitif dan siap diimplementasikan

Kondisi Madrasah potensial dapat berkembang , di dukung stakeholders harus memiliki SKL yang sesuai dengan karaktristik dan keunggulan madrasah

a. Madrasah belum memiliki dokumen KTSP yang siap diimplementasikan

b. Kurikulum madrasah belum memiliki ciri khas yang berbeda dengan madrasah lain

c. Siswa belum memiliki kemampuan sesuai dengan apa yang diharapkan pada tiap mata pelajaran

Madrasah belum memiliki SKL yang sesuai dengan karaktristik dan keunggulan madrasah

a. SDM yang belum siap

b. Belum siapnya sarana prasarana pendukung

c. Anggaran dana yang belum mencukupi

d. SDM yang belum siap

Tersusunnya KTSP yang siap diimplentasikan

Tersusunnya SKL yang sesuai dengan karaktristik dan keunggulan madrasah

Dokumen KTSP (dokumen I dan II)

Pembuatan SKL yang sesuai dengan karaktristik dan keunggulan madrasah Tersusunnya dok. KTSP I dan II semua matpel (50%)

tersusunnya SKL yang sesuai dengan karaktristik dan keunggulan madrasah

2. Standar Proses pembelajaran yang berkualitas,

mengubah atmosfir belajar, gemar baca tulis, dan observasi

Kehidupan religius di madrasah

Memiliki kelompok IMO,IPHO,ICHO,IBO, IOI ,KIR, olah raga prestasi

Madrasah dapat berkembang dan prestasi siswa dapat membanggakan jika proses pembelajaran memiliki kualitas yang tinggi

Siswa dapat mengembangkan potensinya dan prestasi siswa dapat meningkat, jika siswa gemar membaca, menulis, dan melakukan observasi langsung

Siswa dapat membiasakan hidup dengan norma-norma agama jika disekolah mereka mendapatkan suri tauladan dan bimbingan

Siswa dapat mengembangkan potensi dan prestasinya dapat meningkat, jika madrasah memiliki sistem pembinaan yang baik Belum semua guru dapat melakukan pembelajaran yang berkualitas tinggi

Belum semua siswa memiliki minat baca, tulis, dan observasi yang tinggi

Belum semua siswa (civitas madrasah) memahami dan melaksanakan norma-norma agama dilingkungan madrasah

Belum ada sistem yang terprogram dalam membina siswa agar berprestasi dibidang matematika, fisika, kimia, biologi, dan IT, KIR, olah raga prestasi e. Belum siapnya sarana prasarana pendukung

f. Belum semua guru dapat mengikuti perkembangan teknologi pembelajaran

a. Belum siapnya sarana baca terutama perpustakaan dan koleksi bukunya.

b. Kondisi yang belum memungkinkan siswa untuk membaca di perpustakaan

a. Belum adanya koordinasi dan kesamaan visi dalam memberikan suri tauladan

b. Kemampuan beragama dari civitas madrasah yang berbeda-beda

a. belum dibentuk kelompok IMO,IPHO,ICHO,IBO, IOI, KIR,

b. sudah ada kelompok olah raga prestasi tapi perlu ditingkatkan efektifitasnya

c. Belum ada sistem pembinaanyang baik

Terciptanya proses pembelajaran yang berkualitas

Terciptanya atmosfir gemar mambaca, menulis dan melakukan observasi

Terciptanya Kehidupan religius di madrasah

Lahirnya prestasi akademik dibidang matematika, fisika, kimia, biologi, dan IT, KIR, olah raga prestasi

Pelatihan metode-metode pembelajaran berbasis IT

Gemar baca tulis, dan observasi

Budayakan 5 S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun) pada seluruh warga madrasah. Dan amalkan ajaran agama dan sholat jama’ah

Dibentuk kelompok IMO,IPHO,ICHO,IBO, IOI. KIR, olah raga prestasi

Peningkatan kualitas proses belajar mengajar guru

Terciptanya atmosfir gemar baca, tulis, dan observasi pada seluruh civitas Madrasah

Terlaksananya Kehidupan religius di madrasah

Dapat menjuarai olimpiade

matematika, fisika, kimia, biologi, dan IT, KIR, olah raga prestasi

3. Standar Kompetensi Lulusan 1. Lulus UN 100%

2. 25% lulusan diterima di PTN

3. terampil dalam menjahit busana wanita, membuat 1 perangkat meja kerja ,Merakit Komputer dan membuat Jaringan (LAN)

4. terampil berhasa inggris dan arab baik pasif maupun aktif Dengan Peningkatan nilai kelulusan siswa untuk masing-masing Mata Pelajaran yang di UNAS kan madrasaha akan semakin dipercaya masyarakat

Dengan meningkatnya Jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi negeri madrasaha akan semakin dapat diterima masyarakat

Dengan Memberi bekal dengan keterampilan tambahan pada siswa selain kemampuan akademik siswa dapat lebih mampu bersaing di masyarakat

Dengan mengembangkan Peningkatan kemampuan berbahasa inggris dan arab baik pasif maupun aktif mmutu siswa dapat ditingkatkan Nilai siswa masing-masing mata pelajaran hasil UNAS masih dalam batas bawah standar lulus

Sedikitnya lulusan yang dapat diterima di PTN

Banyaknya lulusan yang tidak melajutkan pendidikannya kesulitan mencari pekerjaan

Banyak siswa yang memiliki kemampuan berbahasa inggris dan arab yang rendah a. Pelaksanaan try out UNAS kurang banyak

b. Pemberian jam tambahan untuk mata pelajaran yang di UNAS kan belum efektif dan efisien

a. Belum pernah diadakan try otu SPMB

b. Belum ada bimbingan SPMB di Madrasah

a. Belum ada kerjasama dengan perusahaan-perusahan yang sesuai dengan bekal keterampilan yang dimiliki siswa

b. Belum ada wadah/galeri yang dapat digunakan untuk menjual hasil karya siswa

a. Belum ada pembiasaan untuk berbahasa inggris dan arab

b. Belum ada pembiasaan untuk membaca literatur yang berbahasa inggris dan arab Seluruh siswa dapat LULUS ujian nasional

Lulusan yang diterima di PTN dapat meningkat

Memberdayakan skil yang dimiliki siswa dan lulusan

terampil berhasa inggris dan arab baik pasif maupun aktif Lulus UN 100%

Minimal 25% lulusan diterima di PTN

Memberi bekal siswa dengan keterampilan menjahit busana wanita, membuat 1 perangkat meja kerja ,Merakit Komputer dan membuat Jaringan (LAN)

terampil berhasa inggris dan arab baik pasif maupun aktif Nilai hasil UNAS untuk semua mata pelajaran di atas standar kelulusan dari DIKNAS

Peningkatan lulusan yang diterima di PTN

Memberdayakan skil yang dimiliki siswa dan lulusan

terampil berhasa inggris dan arab baik pasif maupun aktif

4. Standar pendidik dan tenaga kependidikan Kualifikasi tenaga pendidik dan kependidikan minimal S-1 dan sesuai dengan bidangnya

kualifikasi S2

mengikuti pelatihan strategi belajar mengajar dan ,PTK, computer, dan pendidikan bahasa Arab dan Inggris Dengan Peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan kualitas mutu pendidikan dapat ditingkatkan

Dengan Peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan kualitas mutu pendidikan dapat ditingkatkan

Dengan Peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan kualitas mutu pendidikan dapat ditingkatkan

Masih ada guru yang mengajar mata pelajaran yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya

Banyak tenaga pendidik dan kependidikan yang belum S 2

Banyaknya tenaga pendidikan dan kependidikan yang belum menguasai teknik dan strategi baru dalam pembelajaran a. Kurangnya sarjana dibidang yang dimaksud

b. Kurangnya kemudahan yang diberikan pada tenaga yang akan menempuh S 2

a. Kurangnya pelatihan-pelatihan dibidang teknik, dan strategi pembelajaran

Meningkatnya kualitas tenaga pendidik dan kependidikan

Meningkatnya kualitas tenaga pendidikan dan kependidikan

Meningkatnya kualitas tenaga pendidikan dan kependidikan Peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan

Peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan dari S 1 ke S 2

Guru mengikuti pelatihan strategi belajar mengajar dan ,PTK, computer, dan pendidikan bahasa Arab dan Inggris kualitas tenaga pendidik dan kependidikan meningkat

kualitas tenaga pendidik dan kependidikan meningkat

kualitas tenaga pendidik dan kependidikan meningkat

5. Standar Sarana dan Prasarana Menciptakan kenyamanan dan efektifitas PBM, agar dapat mencapai hasil yang maksimal Siswa dapat belajar dengan nyaman, efektif dan hasilnya maksimal jika kelas dilengkapi dengan multi media dan sarana pembelajaran lainnya Banyak ruang kelas yang kurang kondusif untuk belajar a.SDM yang belum siap

c. Belum siapnya sarana prasarana pendukuni

d. Anggaran dana yang belum mencukupi Tercipta kenyamanan dan efektifitas PBM, agar dapat mencapai hasil yang maksimal Melengkapi ruang kelas X dengan multi media dan sarana pembelajaran lainnya Meningkatkan kualitas PBM dan prestasi akademik

6. Standar Pengelolaan Pengelolaan SDM Madrasah dapat berkembang jika SDM belum dikembangkan secara maksimal SDM belum dikembangkan secara maksimal Pembinaa yang masih belum mencapai 50 % Terciptanya SDM yang unggul Pelatihan skil teknik pengajaran Meningkatkan kualitas SDM

7. Standar Pembiayaan Prosedur keuangan

Sistem tarif

Sumber dana baru Madrasah dapat berkembang bila memiliki prosedur keuangan yang baik

Madrasah dapat berkembang bila memiliki sistem tarif yang baik

Madrasah dapat berkembang bila memiliki sumberr keuangan yang banyak Belum memiliki prosedur keuangan yang baik

Belum memiliki sistem tarif

Belum memiliki sumber dana baru SDM yang belum siap

SDM yang belum siap

Sumber dana yang dapat menunjang dana sebelumnya Tersusunnya prosedur keuangan

Tersusunnya sistem tarif

Penggalian dana Penyusunan prosedur mekanisme keuangan

Penyusunan sistem tarif

Peningkatan sumber dana Memiliki prosedur keuangn

Memiliki sistem tarif

Memiliki sumber dana baru

8. Standar Penilaian Pendidikan Penilaian komprehensif Madrasah dapat berkembang bila memiliki sistem penilaian yang valid Belum memiliki sistem penilaian yang valid Sdm belum siap 100 % Sistem penilain komprehensif Penyusunan sistem penilaian Tersusunnya sistem penilaian

BAB V

RENCANA STRATEGIS PENGEMBANGAN MADRASAH

EMPAT TAHUN KEDEPAN

A. Rencana Strategis Pengembangan Standar isi

Berdasarkan pada kondisi diatas yang tergambar pada profil (tabel identifikasi tantangan/masalah, penyebab, tujuan dan penanganannya) maka Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik kemudian menyusun rencana strategis untuk 4 (empat) tahun kedepan.

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik telah terlaksana dengan baik, seiring dengan perkembangan Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik yang makin meningkat dan diarahkan pada Kurikulum dan penilaian yang bertaraf Internasional merupakan rencana jangka panjang. Hal ini kemudian diimplementasikan dalam beberapa tahun kedepan, yakni tahun 2007/2008 sebesar 65% Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik telah memiliki dokumen KTSP. Tahun 2008/2009 Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik telah memiliki 100% dokumen KTSP lengkap dan siap diimplementasikan, tahun 2009/2010 Meningkatkan SKL yang memiliki keunggulan Madrasah dan pada tahun 2010/2011 Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik merintis Madrasah bertaraf internasional (25 %).

Berdasarkan uraian tersebut tersebut diatas, rencana strategis pencapaian standar isi Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik dapat digambarkan sebagaimana dalam tabel berikut:

Komponen/ sasaran 2007/2008 2008/2009 2009/2010 2010/2011

Standar isi;

1. Tersusun dok. KTSP I & II

2. Menyusun dokumen KTSP I & II yang siap diimplementasikan 75% Memiliki dokumen KTSP I & II yang 100 % siap di implemantasikan Meningkatkan Kurikulum yang memiliki karaktristik keunggulan madrasah Merintis kurikulum Madrasah bertaraf Internasional 25%

2……………

B. Rencana Strategis Pengembangan Standar proses;

Dalam standar proses tahun 2007/2008, 50% Guru telah mampu melakukan pembelajaran berkualitas, mengubah atmosfir belajar, gemar baca tulis, observasi, PAKEM dan CTL serta mampu meningkatkan hasil belajar, pada tahun 2008/2009 100% guru telah mampu melakukan pembelajaran berkualitas, mengubah atmosfir belajar, gemar baca tulis, observasi, melakukan PAKEM dan CTL serta setiap guru mampu mengembangkan materi ajar dan memanfaatkan setiap media pembelajaran yang tersedia.

Berdasarkan uraian tersebut diatas, rencana strategis pencapaian standar proses Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik dapat digambarkan sebagaimana dalam tabel berikut:

Komponen/ sasaran 2007/2008 2008/2009 2009/2010 2010/2011

Standar Proses

50% Guru telah mampu melakukan pembelajaran berkualitas, mengubah atmosfir belajar, gemar baca tulis, observasi 100 % Guru telah mampu melakukan pembelajaran berkualitas, mengubah atmosfir belajar, gemar baca tulis, observasi, PAKEM dan CTL serta mampu meninkatkan hasil belajar Guru telah mampu melakukan pembelajaran berbasis IT Guru telah mampu melakukan pembelajaran dengan multi sumber serta mampu membuat bahan ajar sendiri

C. Rencana Strategis Pengembangan Standar kompetensi lulusan;

Dengan berbagai kegiatan yang dilakukan Madrasah untuk peningkatan kualitas lulusannya, maka pada tahun 2007/2008 100% siswa Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik 100 % lulus UAN, tahun 2008/2009 85 % dari lulusannya dapat diterima di Perguruan Tinggi Negeri, dan untuk tahun 2009/2010 telah mampu menguasai bahasa Inggris dan bahasa Arab baik aktif maupun pasif.

Berdasarkan uraian tersebut tersebut diatas, rencana strategis pencapaian standar kompetensi lulusan Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik dapat digambarkan sebagaimana dalam tabel berikut:

Komponen 2007/2008 2008/2009 2009/2010 2010/2011

Standar kompetensi lulusan 100 % Siswa lulus UAN 85 % dapat diterima di PTN Siswa mampu menguasai bahasa Arab Arab dan Inggris aktif dan pasif Meraih juara olimpiade Sains tingkat nasional

D. Rencana Strategis Pengembangan Standar Pendidik Dan Tenaga Kependidikan;

Empat tahun kedepan diharapkan terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap jumlah serta kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di Madrasah. 4 Tahun ke depan diharapkan kondisi ini akan mengalami peningkatan secara signifikan. Pada tahun 2007/ 2008 tenaga pendidik dan kependidikan 85 % sudah berpendidikan S-1 dan mampu secara pasif menggunakan Bahasa Inggris.

Berdasarkan uraian tersebut tersebut diatas, rencana strategis pencapaian standar Pendidik dan tenaga kependidikan Madrasah Aliyah Hasyimiyah Mengare Bunga Gresik dapat digambarkan sebagaimana dalam tabel berikut:

Komponen 2008/2009 2009/2010 20010/2011 2011/2012

Standar Pendidik Dan Tenaga Kependidikan 100 % tenaga pendidik dan kependidikan memiliki kualifikasi minimal S-1 dan sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan 20% Guru mengikuti pelatihan strategi belajar mengajar dan 5 % mengikuti pelatihan PTK, 25 % guru mengikuti pendidikan bahasa Arab dan Inggris PBM dilakukan dengan dua bahasa (Bahasa Arab dan Inggris) 20 % Guru melanjutkan studi S-2

REKAPITULASI TINGKAT PENDIDIKAN GURU

MADRASAH ALIYAH HASYIMIYAH MENGARE BUNGAH GRESIK

EMPAT TAHUN KEDEPAN

PENDIDIKAN TERAKHIR JUMLAH

DIPLOMA/SARMUD 6

S1 20

S2 1

JUMLAH TOTAL 27

REKAPITULASI JUMLAH SISWA MASING–MASING KELAS

MA HASYIMIYAH MENGARE BUNGAH GRESIK

TAHUN PELAJARAN 2008/2009

KELAS ROMBONGAN BELAJAR JUMLAH SISWA

X 2 90

XI 2 70

XII 2 80

JUMLAH TOTAL 6 240

KETERANGAN :

Misal : perbandingan guru dan siswa tahun 2008/2009 = 27 : 240 = 1 : 11 (mencukupi). Bila dibandingkan dengan komposisi ideal jumlah guru dengan siswa tingkat SLTA sebagaimana keputusan mendiknas no. 053/u/2001, tgl 19 April 2001 tentang pelayanan penyelenggaraan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah 1 : 28. Dari data diatas, maka MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik sudah memenuhi komposisi ideal jumlah guru dengan siswa.

RENCANA PENINGKATAN PENDIDIKAN GURU

MA HASYIMIYAH MENGARE BUNGAH GRESIK TAHUN 2008 S.D. 2012

No

JURUSAN

KELOMPOK MATA PELAJARAN

Keadaan Guru Rencana Peningkatan

Pendidikan Guru (S2)

Ada Target 2008 2009 2010 2011 2012

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

1

IPA

Agama dan akhlak muliah D 0 0 0 0 0 0 0

S1 5 0 0 0 0 0 0

S2 1 0 0 0 0 0 0

 6 0 0 0 0 0 0

Pend. Kewargnegaraan dan kepribadian D 0 0 0 0 0 0 0

S1 1 0 0 0 0 0 0

S2 0 2 1 1 0 0 0

 1 2 1 1 0 0 0

Ilmu pengetahuan dan Teknologi D 0 0 0 0 0 0 0

S1 2 2 1 1 0 0 0

S2 0 2 5 5 5 3 2

 2 4 6 6 5 3 2

Estetika D 0 0 0 0 0 0 0

S1 1 1 1 0 0 0 0

S2 1 0 0 0 0 0 0

 1 1 1 0 0 0 0

Olah raga dan Kesehatan D 0 0 0 0 0 0 0

S1 2 2 1 1 0 0 0

S2 0 1 1 0 0 0 0

 2 3 2 1 0 0 0

2

IPS

Agama dan akhlak mulia D 0 0 0 0 0 0 0

S1 5 0 0 0 0 0 0

S2 1 0 0 0 0 0 0

 6 0 0 0 0 0 0

Pend. Kewargnegaraan dan kepribadian D 0 0 0 0 0 0 0

S1 1 0 0 0 0 0 0

S2 0 2 1 1 0 0 0

 1 2 1 1 0 0 0

Ilmu pengetahuan dan Teknologi D 0 0 0 0 0 0 0

S1 2 2 1 1 0 0 0

S2 0 2 5 5 5 3 2

 2 4 6 6 5 3 2

Estetika D 0 0 0 0 0 0 0

S1 1 1 1 0 0 0 0

S2 0 0 0 0 0 0 0

 1 1 1 0 0 0 0

Olah raga dan Kesehatan D 0 0 0 0 0 0 0

S1 2 2 1 1 0 0 0

S2 0 1 1 0 0 0 0

 2 3 2 1 0 0 0

Total S1 24 3 2 0 0 0

Total S2 7 6 5 3 2

Total Jumlah  68 20 10 8 5 3 2

a. Besarnya biaya studi lanjut ini mengikuti pedoman yang dikeluarkan oleh Dirjen Diknas tahun 1999.

b. Untuk menyesuaikan dengan fluktuasi kurs rupiah dinaikkan 10% setiap tahun.

E. Rencana Strategis Pengembangan Standar Sarana Dan Prasarana;

Partisipasi masyarakat yang begitu besar diimbangi kemauan untuk ikut serta memikirkan penambahan alat dan media pendidikan serta pengembangan penilaian akan menjadi modal dasar bagi MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik untuk menyongsong pendidikan yang cerah di masa datang. Empat tahun ke depan, seiring pencanangan Kabupaten Gresik menjadi kota Industri, selain pengembangan Bahasa Arab yang sekarang telah dikembangkan, maka Bahasa Inggris untuk satu tahun ke depan akan dilaksanakan di MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik menyongsong era globalisasi dan pencanangan tersebut.

Dalam jangka waktu 4 tahun ke depan MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik diharapkan telah memenuhi standar sarana prasarana, hai ini dilakukan karena MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik pada tahun 2010/2011 akan merintis madrasah bertaraf Internasional.

Berdasarkan uraian tersbut tersebut diatas, rencana strategis pencapaian standar sarana dan prasarana MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik dapat digambarkan sebagaimana dalam tabel berikut:

Contoh :

Komponen 2008/2009 2009/2010 2010/2011 2011/2012

Standar sarana dan prasarana Terpenuhi 50 % dari standar secara kuantitas, 50 % secara kualitas Terpenuhi 65 % secara kuantitas, 60 % secara kualitas Terpenuhi 80 % secara kuantitas, 70 % secara kualitas Terpenuhi 95 % secara kuantitas, 80 % secara kualitas

F. Rencana Strategis Pengembangan Standar Pengelolaan;

Pada tahun 2011/2012, madrasah ini telah menjadi Madrasah yang berstandar Internasional. Pada tahun 2013/2014 lulusan MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik yang telah diterima di Perguruan tinggi yang bertaraf Internasional baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Peranan Komite madrasah yang sangat baik, didukung pembiayaan yang memadai maka madrasah ini berusaha menjadi Madrasah nasional yang berskala Internasional secepat mungkin.

Seiring adanya perkembangan teknologi yang sangat cepat maka untuk 5 tahun ke depan MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik mengembangkan rencana–rencana strategis yang secara bertahap akan diarahkan pada pengembangan pada Madrasah Nasional yang bertaraf internasional.

Berdasarkan uraian tersbut tersebut diatas, rencana strategis pencapaian standar pengelolaan MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik dapat digambarkan sebagaimana dalam tabel berikut:

G. Rencana Strategis Pengembangan Standar pembiayaan;

Dengan semakin tingginya tuntutan pelanggan madrasah terhadap lulusannya, maka madrasah telah merencanakan berbagai kegiatan. Untuk melaksanakan kegiatan tersebut diperlukan pembiayaan yang tidak sedikit. Oleh sebab itu tahun 2008/2009 target pemasukan pembiayaan baik dari Pemerintah Daerah, unit usaha/produksi Madrasah maupun sumbangan wali murid mencapai Rp 1.233.800.000 dan pada tahun tahun berikutnya pencapaiannya melebihi dari penghasilan itu.

Berdasarkan uraian tersbut tersebut diatas, rencana strategis pencapaian standar pembiayaan MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik dapat digambarkan sebagaimana dalam tabel berikut:

Komponen 2008/2009 2009/2010 2010/2011 2011/2012

Standar pembiayaan Peningkatan alokasi biaya investasi 10 %, biaya operasional 10 %, dan biaya personal 10 %

Peningkatan alokasi biaya investasi 10 %, biaya operasional 10 %, dan biaya personal 10 %

Peningkatan alokasi biaya investasi 10 %, biaya operasional 10 %, dan biaya personal 10 %

Peningkatan alokasi biaya investasi 10 %, biaya operasional 10 %, dan biaya personal 10 %

H. Rencana Strategis Pengembangan Standar penilaian pendidikan.

Pada tahun 2007/2008 dengan standar minimal nilai untuk mata pelajaran yang di-UNAS-kan 4.25 jumlah siswa yang lulus diharapkan 100% dari seluruh siswa yang mengkuti UNAS, pada tahun 2008/2009 dengan standar minimal nilai untuk mata pelajaran yang di-UNAS-kan 5,00 jumlah siswa yang lulus diharapkan 100%, .

Berdasarkan uraian tersebut tersebut diatas, rencana strategis pencapaian standar penilaian pendidikan MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik dapat digambarkan sebagaimana dalam tabel berikut:

Komponen 2008/2009 2009/2010 20010/2011 2011/2012

Standar penilaian pendidikan Terumuskannya pedoman penilaian, tersusunnya software penilaian Tersosialisasikannya pedoman penilaian, penguasaan software penilaian oleh 75 % guru maupun siswa Tersosialisasikannya pedoman penilaian, penguasaan software penilaian oleh 90 % guru maupun siswa Tersosialisasikannya pedoman penilaian, penguasaan software penilaian oleh 75 % guru maupun siswa

BAB VI

RENCANA PROGRAM KERJA MADRASAH

Rencana kerja madrasah adalah rencana operasional yang disusun berdasarkan program, sasaran dan kegiatan yang akan dilakukan dalam waktu tertentu ( 4 tahun atau 1 tahun) guna merealisasikan pencapaian 8 standar nasional pendidikan yang diharapkan. Bertolak dari analisis terhadap rencana strategis yang telah dirumuskan dan ditetapkan dalam upaya peningkatan mutu dan pengembangan Madrasah dalam memenuhi 8 (delapan) standar pendidikan nasional, perlu disusun rencana program kerja Madrasah jangka menengah ( 4 tahun) dan rencana kerja jangka pendek (1 tahun) yang berisi: (1) penetapan Program-program untuk jangka menengah (empat tahun yang akan datang) ataupun jangka pendek (per tahun); (2) penentuan sasaran-sasaran yang direncanakan untuk mencapai program-program tersebut; (3) penentuan indikator-indikator keberhasilan sasaran; (4) penyusunan kegiatan-kegiatan yang dilakukan; (5) penetapan penanggung jawab kegiatan; dan (6) penyusunan jadwal kegiatan pengembangan madrasah.

A. Penetapan Program

Berdasarkan analisis terhadap rencana strategis pada masing-masing standar pendidikan, maka disusunlah program MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik, meliputi program jangka menengah (4 tahun) dan program jangka pendek (1 tahun). Program dan kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara bersamaan, bertahap, atau berkaitan antara satu dan lainnya.

B. Penetapan Sasaran-Sasaran

Sasaran digunakan sebagai panduan dalam menyusun kegiatan yang akan dilakukan dalam waktu tertentu (4 atau 1 tahun) guna merealisasikan program-program yang telah direncanakan

Sasaran yang baik adalah:

a. Realistis

b. Dapat Diukur

c. Spesifik

Cara merumuskan sasaran adalah sebagai berikut:

a. Mengkaji program yang telah dirumuskan pada setiap komponen 8 standar nasional pendidikan.

b. Berdasarkan program tersebut, rumuskan sasaran secara realistis, dapat diukur, dan spesifik.

c. Rumuskan sasaran dengan menggunakan kata kerja Me…..nya, atau Ter …nya.

C. Penentuan Indikator Keberhasilan

a. Indikator keberhasilan adalah ukuran yang digunakan untuk menilai apakah sasaran/ program yang ditetapkan berhasil atau tidak.

b. Indikator keberhasilan bisa berkaitan dengan proses dan dapat juga berkaitan langsung dengan hasil akhir.

c. Indikator keberhasilan dapat bersifat kuantitatif atau kualitatif.

d. Indikator yang baik: SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time bound)

1) Dirumuskan secara spesifik & operasional,

2) Dapat diukur,

3) Dapat Dicapai (realistis),

4) Relevan,

5) Dicapai dalam batas waktu yang ditentukan, dan

6) Dirumuskan dalam bentuk kalimat pernyataan.

Contoh Indikator Keberhasilan:

1) KTSP dokumen I dan II sudah tersusun 100% pada tahun 2007/2008

2) Nilai rata-rata UAN meningkat 1,00 pada tahun 2008/2009

D. Menyusun Kegiatan

a. Kegiatan adalah tindakan-tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai sasaran-sasaran di dalam program-program kerja pengembangan Madrasah.

b. Kegiatan diambil dari alternatif-alternatif pemecahan masalah untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya.

c. Kegiatan perlu dirumuskan dari setiap sasaran/program dengan mengacu pada indikator keberhasilan yang telah ditetapkan sehingga sasaran /program dapat dicapai.

d. Kegiatan dirumuskan dalam bentuk kalimat pernyataan: Pe …. an.

e. Kegiatan yang baik adalah yang mengarah pada pencapaian indikator keberhasilan yang telah dirumuskan, dan dapat diperkirakan biaya atau anggarannya.

E. Penetapan Penanggung Jawab Kegiatan

Dalam penyusunan program maupun kegiatan, maka akan ditangani oleh Penanggung jawab program/ kegiatan, yakni oleh:

a. Kepala Madrasah

b. Komite Madrasah

c. Ketua Paguyuban Kelas

d. Kepala Mapenda Departemen Agama Kabupaten/Kota

e. Pengawas Pendidikan Agama Islam

f. Dan sebagainya

F. Penentuan Jadwal Kegiatan Madrasah dalam 4 tahun

FORMAT JADWAL KEGIATAN PENGEMBANGAN MADRASAH

Nama Madrasah : MA Hasyimiyah Mengare

Alamat : Jl. KH. Ahyad RT/RW 03/06 Tajungwidoro Bungah

Telp./Faks. : (031) 70958068

No Program/ sasaran 2007/2008 2008/2009 2009/2010 2010/2011

Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2

1 Program 1

sasaran 1.1

sasaran 1.2

2 Program 2

sasaran 2.1

sasaran 2.2

3 Dan seterusnya

Contoh Jadwal Kegiatan tahunan

No Sasaran Program Bulan

7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6

1 Sasaran Kegiatan 1

Kegiatan 2

Dst

2 Sasaran Kegiatan 1

Kegiatan 2

Dst.

G. Rencana Program Kerja Madrasah Jangka Menengah (4 Tahun)

1. Program Kerja Madrasah untuk Pengembangan Standar Isi

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN BIAYA

1. Penyusunan KTSP MA Hasyimiyah Mengare pada tahun 2007/2008. Tersusunnya KTSP MA Hasyimiyah Mengare pada tahun 2007/2008. Adanya dokumen KTSP MA Hasyimiyah Mengare pada tahun 2008/2009

Rp. 4.300.000

2 Penerapan KTSP pada tahun 2008/2009 Terimplementasinya KTSP pada tahun 2008/2009 KTSP sudah diterapkan secara menyeluruh pada tahun 2008/2009 Rp. 4.700.000

3 Pengembangan Kurikulum sesuai kebutuhan stakeholders Tersusunnya KTSP yang diperbaharui sesuai kebutuhan stakeholders Adanya penyempurnaan KTSP pada tahun 2009/2010 Rp. 5.200.000

Jumlah Total Rp 13.200.000

2. Program Kerja Madrasah untuk Pengembangan Standar Proses

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN BIAYA

1. Peningkatan persiapan pembelajaran Tersusunnya dokumen-dokumen persiapan pembelajaran Tersusunnya dokumen persiapan pembelajaran yang dibuat guru minimal 75 % Rp. 30.610.000

2 Peningkatan mutu pembelajaran Meningkatnya mutu pembelajaran Terimplementasinya pembelajaran PAKEM oleh guru minimal 75 % Rp. 81.600.000

Jumlah Total Rp 112.210.000

3. Program Kerja Madrasah untuk Pengembangan Standar Kompetensi Lulusan

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN BIAYA

1. Intensifikasi belajar Meningkatnya mutu akademik Siswa Meningkatnya rata-rata nilai 10 % Rp. 39.900.000

2 Kursus komputer Meningkatnya ketramp. Komputer Meningkatnya jumlah siswa trampil komputer 10 % Rp. 6.000.000

3 Kursus bahasa Inggris Meningkatnya ketramp. Bhs.inggris Meningkatnya jumlah siswa trampil bhs. Inggris 10 % Rp. 6.000.000

4 Pembinaan kepribadian siswa Menguatnya unit kegiatan siswa Meningkatnya angka kedisiplinan 10% Rp. 15.750.000

5 Pembinaan ekstrakurikuler Terbinanya bakat dan minat siswa Meningkatnya angka partisipasi ekstrakurikuler 10 % Rp 23.040.000

6 Peningkatan prestasi siswa Meningkatnya prestasi non akademik Meningkatnya jumlah juara-juara 10% Rp 59.450.000

7 Peningkatan partisipasi sosial Terbinanya sikap social Meningkatnya jumlah sasaran 10 % Rp 3.500.000

Jumlah Total Rp 85.990.000

4. Program Kerja Madrasah untuk Pengembangan Standar Pendidik Dan Tenaga Kependidikan

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN BIAYA

1. Peningkatan kualifikasi akademik guru Meningkatnya kualifikasi akademik guru Meningkatnya jumlah guru bergelar S1 dan S2 sebanyak 10% Rp. 50.000.000

2 Peningkatan kompetensi guru dan karyawan Meningkatnya kompetensi guru dan karyawan Meningkatnya kompetensi guru dan karyawan sebesar 10 % Rp. 70.150.000

3 Peningkatan kesejahteraan guru Meningkatnya kesejahteraan guru Meningkatnya kesejahteraan guru minimal 20 % Rp. 1.294.987.000

4 Peningkatan kinerja guru dan karyawan Meningkatnya kinerja guru dan karyawan Meningkatnya mutu kerja guru dan karyawan sebesar 10 % Rp. 4.540.000

Jumlah Total Rp 1.414.967.000

5. Program Kerja Madrasah untuk Pengembangan Standar Sarana Prasarana

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN BIAYA

1. Peningkatan mutu prasarana Meningkatnya jumlah sarana pembelajaran Meningkatnya mutu prasarana minimal 10 % Rp 47.000.000

2 Peningkatan mutu sarana pembelajaran Meningkatnya mutu sarana pembelajaran Meningkatnya mutu sarana pembelajaran minimal 10 % Rp. 29.150.000

3 Peningkatan mutu layanan Meningkatnya sarana penunjang pembelajaran Meningkatnya mutu layanan minimal 10 % Rp. 82.095.000

4 Peningkatan jumlah sarana Meningkatnya jumlah sarana Meningkatnya jumlah sarana minimal 10 % Rp 329.068.750

5 Peningkatan jumlah prasarana Meningkatnya jumlah prasarana Meningkatnya jumlah prasarana 10 % Rp 975.000.000

Jumlah Total Rp 1.546.995.000

6. Program Kerja Madrasah untuk Pengembangan Standar Pengelolaan

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN BIAYA

1. Peningkatan kinerja organisasi sekolah Meningkatnya kinerja organisasi sekolah Meningkatnya frekwensi koordinasi Rp. 7.600.000

2 Peningkatan mutu landasan kelembagaan Meningkatnya mutu landasan kelembagaan Meningkatnya mutu landasan kelembagaan 10 % Rp 3.000.000

3. Peningkatan networking dengan institusi lain Meningkatnya networking dengan institusi lain Meningkatnya networking dengan institusi lain 10 % Rp. 11.300.000

4. Peningkatan akuntabilitas kelembagaan Meningkatnya akuntabilitas kelembagaan Meningkatnya akuntabilitas kelembagaan Rp. 307.225.000

Jumlah Total Rp 329.125.000

7. Program Kerja Madrasah untuk Pengembangan Standar Pembiayaan

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN BIAYA

1. Penyusunan Anggaran Tersusunnya anggaran sesuai pereode Adanya dokumen anggaran Rp. 2.500.000

2 Monev dan pelaporan Terlaksananya monev dan pelaporan keuangan Terlaksananya monev dan pelaporan yang akuntabel Rp. 3.000.000

Jumlah Total Rp 5.500.000

8. Program Kerja Madrasah untuk Pengembangan Standar Penilaian Pendidikan

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN BIAYA

1. Mengembangkan sistem penilaian komprehensif Berkembangnya sistem penilaian komprehensif Berkembangnya sistem penilaian komprehensif Rp. 7.480.000

2 Menyusun laporan penilaian Tersusunnya laporan penilaian Tersusunnya laporan penilaian Rp. 101.808.000

Jumlah Total Rp 109.288.000

FORMAT JADWAL KEGIATAN PENGEMBANGAN MADRASAH

Nama Madrasah : MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik

Alamat : Jl. KH. Ahyad RT/RW 06/03 Tajungwidoro Bungah Gresik

Telp./Faks. : (031) 70958068

No Program/ sasaran 2008/2009 2009/2010 2010/2011 2011/2012

Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2

1 PEMENUHAN STANDAR ISI

Penyusunan KTSP MA Hasyimiyah pada tahun 2007/2008. X

Penerapan KTSP pada tahun 2008/2009 X X

Pengembangan Kurikulum sesuai kebutuhan stakeholders X X X

2 PEMENUHAN STANDAR PROSES

Peningkatan persiapan pembelajaran X X X X

Peningkatan mutu pembelajaran X X

3 PEMENUHAN STANDAR KELULUSAN

Intensifikasi belajar X X X X

Kursus komputer X X X X X X X X

Kursus bahasa Inggris X X X X X X X X

Pembinaan kepribadian siswa X X X X X X X X

Pembinaan ekstrakurikuler X X X X X X X X

Peningkatan prestasi siswa X X X X X X X X

Peningkatan partisipasi sosial X X X X X X X X

4 PEMENUHAN STANDAR TENAGA PEND & KEPEND.

Peningkatan kualifikasi akademik guru X X X X

Peningkatan kompetensi guru dan karyawan X X X X

Peningkatan kesejahteraan guru X X X X

Peningkatan kinerja guru dan karyawan X X X

5 PEMENUHAN STANDAR SARANA PRASARANA

Peningkatan mutu prasarana X X X X

Peningkatan mutu sarana pembelajaran X X X X X

Peningkatan mutu layanan X X X X X X X X

Peningkatan jumlah sarana X X X X

Peningkatan jumlah prasarana X X X X

6 PEMENUHAN STANDAR PENGELOLAAN

Peningkatan kinerja organisasi sekolah X X X X X X X X

Peningkatan mutu landasan kelembagaan X X X X X

Peningkatan networking dengan institusi lain X X X X X X X X

Peningkatan akuntabilitas kelembagaan X X X

7 PEMENUHAN STANDAR PEMBIAYAAN

Penyusunan Anggaran X X X X

Monev dan pelaporan X X X X

8 PEMENUHAN STANDAR PENILAIAN

Mengembangkan sistem penilaian komprehensif X X X X

Menyusun laporan penilaian X X X X

Rencana Program Kerja Madrasah Jangka Pendek (1 Tahun)

1. Rencana Operasional Program Kerja Madrasah Standar Isi

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN KEGIATAN PENANGGUNG JAWAB BIAYA

1. Penyusunan KTSP MA Hasyimiyah pada tahun 2007/2008. Tersusunnya KTSP MA Hasyimiyah pada tahun 2007/2008. Adanya dokuen KTSP MA Hasyimiyah pada tahun 2008/2009

Penyusunan dokumen KTSP Waka Kurikulum Rp. 5.000.000

2 Penerapan KTSP pada tahun 2008/2009 Terimplementasinya KTSP pada tahun 2008/2009 KTSP sudah diterapkan secara menyeluruh pada tahun 2008/2009 Wokshop KTSP Waka Kurikulum Rp. 5.000.000

3 Pengembangan Kurikulum sesuai kebutuhan stakeholders Tersusunnya KTSP yang diperbaharui sesuai kebutuhan stakeholders Adanya penyempurnaan KTSP pada tahun 2009/2010 • Lokakarya Kurikulum muatan lokal

• Kajian Kurikulum SBI

• Penyimpanan dokumen Kurikulum Waka Kurikulum Rp. 7.100.000

Jumlah Total Rp 17.200.000

2. Rencana Program Kerja Madrasah Standar Proses

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN KEGIATAN PENANGGUNG JAWAB BIAYA

1. Peningkatan persiapan pembelajaran Tersusunnya dokumen-dokumen persiapan pembelajaran Tersusunnya dokumen persiapan pembelajaran yang dibuat guru minimal 75 % • Penyusunan buku program

• Penggandaan buku program

• Rapat program pembelajaran

• Penyiapan format program pembelajaran

• Download sumber belajar

• Pembelian buku pegangan guru

• Pembuatan Hand Out

• Penyiapan Jurnal Kelas

• Penyiapan presensi kelas

• Penyiapan presensi dan daftar nilai Waka Kurikulum Rp. 30.610.000

2 Peningkatan mutu pembelajaran Meningkatnya mutu pembelajaran Terimplementasinya pembelajaran PAKEM oleh guru minimal 75 % • Team teaching

• Studi lapangan

• Remedial

• Reward

• Pengayaan Waka Kurikulum Rp. 81.600.000

Jumlah Total Rp 112.210.000

3. Rencana Program Kerja Madrasah Standar Kompetensi Lulusan

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN KEGIATAN PENANGGUNG JAWAB BIAYA

1. Intensifikasi belajar Meningkatnya mutu akademik Siswa Meningkatnya rata-rata nilai 10 % Intensif mata pelajaran Ujian Nasional Waka Kurikulum Rp. 39.900.000

2. Kursus komputer Meningkatnya ketramp. Komputer Meningkatnya jumlah siswa trampil komputer 10 % Kursus Komputer Waka Kurikulum Rp. 6.000.000

3. Kursus bahasa Inggris Meningkatnya ketramp. Bhs.inggris Meningkatnya jumlah siswa trampil bhs. Inggris 10 % Kursus Bhs. Inggris Waka Kurikulum Rp. 6.000.000

4. Pembinaan kepribadian siswa Menguatnya unit kegiatan siswa Meningkatnya angka kedisiplinan 10% • Pembinaan ketaqwaan kepada Tuhan YME

• Pembinaan kehidupan berbangsa bernegara

• Pembinaan pend. Bela negara

• Pembinaan minat dan bakat

• Pembinaan kepemimpinan

• Pembinaan ktramp. wirausaha Waka Kesiswaan Rp. 15.750.000

5. Pembinaan ekstrakurikuler Terbinanya bakat dan minat siswa Meningkatnya angka partisipasi ekstrakurikuler 10 % Penyelenggaraan ekstrakurikuler Waka Kesiswaan Rp 23.040.000

6. Peningkatan prestasi siswa Meningkatnya prestasi non akademik Meningkatnya jumlah juara-juara 10% • Kegiatan awal tahun

• Seminar

• Olimpiade

• Jurnalistik

• Teknologi informasi

• Kesenian

• Muhadharah

• KIR dan PIR

• UKS-PMR

• Donor

• Porseni

• PMDK Waka Kesiswaan Rp 59.450.000

7. Peningkatan partisipasi sosial Terbinanya sikap sosial Meningkatnya jumlah sasaran 10 % • Peringatan Hari Proklamasi

• Peringatan Hardiknas

• Kegiatan Bulan Puasa

• Kegiatan Idul Adha Waka Kesiswaan Rp 3.500.000

Jumlah Total Rp 85.990.000

4. Rencana Program Kerja Madrasah Standar Pendidik Dan Tenaga Kependidikan

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN KEGIATAN PENANGGUNG JAWAB BIAYA

1. Peningkatan kualifikasi akademik guru Meningkatnya kualifikasi akademik guru Meningkatnya jumlah guru bergelar S1 dan S2 sebanyak 10% Mengikutsertakan guru dalam endidikan lanjut

Kepala

Madrasah Rp. 50.000.000

2 Peningkatan kompetensi guru dan karyawan Meningkatnya kompetensi guru dan karyawan Meningkatnya kompetensi guru dan karyawan sebesar 10 % • Kursus setara Toefl

• Kursus Toafl

• Studi Banding

• Magang guru di sekolah unggulan

• Pelatihan Pakem

• Pelatihan pembuatan bahan ajar

• Pelatihan pembuatan media pembelajaran

• Pelatihan penulisan jurnal ilmiah

• Pelatihan teknologi pembelajaran

• Penelitian tindakan kelas

• MGMP

• Lomba Akademik

• Diskusi ilmiah berkala

• Simulasi akreditasi

• Job training untuk karyawan Kepala

Madrasah Rp. 70.150.000

3 Peningkatan kesejahteraan guru Meningkatnya kesejahteraan guru Meningkatnya kesejahteraan guru minimal 20 % Pemberian tunjangan, insentif, dan reward sesuai beban kerja dan prestasi Kepala

Madrasah Rp. 1.294.987.000

4 Peningkatan kinerja guru dan karyawan Meningkatnya kinerja guru dan karyawan Meningkatnya mutu kerja guru dan karyawan sebesar 10 % Pembinaan melalui supervisi Kepala

Madrasah Rp. 4.540.000

Rp 1.414.967.000

5. Rencana Program Kerja Madrasah Standar Sarana Prasarana

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN KEGIATAN PENANGGUNG JAWAB BIAYA

1. Peningkatan mutu prasarana Meningkatnya mutu sarana pembelajaran Meningkatnya mutu prasarana minimal 10 % Pemeliharaan seluruh prasarana madrasah secara berkala Waka Sarpras Rp 47.000.000

2 Peningkatan mutu sarana pembelajaran Meningkatnya mutu sarana pembelajaran Meningkatnya mutu sarana pembelajaran minimal 10 % Maintenace and repair secara berkala seluruh sarana madrasah sesuai kebutuhan Waka Sarpras Rp. 29.150.000

3 Peningkatan mutu layanan Meningkatnya sarana penunjang pembelajaran Meningkatnya mutu layanan minimal 10 % Menjaga keberlangsungan koneksi listrik, telepon, surat kabar, internet dan website Waka Sarpras Rp. 82.095.000

4 Peningkatan jumlah sarana Meningkatnya jumlah sarana Meningkatnya jumlah sarana minimal 10 % Pengadaan dan intalasi sarana baru untuk pembelajaran sesuai kebutuhan Waka Sarpras Rp 329.068.750

5 Peningkatan jumlah prasarana Meningkatnya jumlah prasarana Meningkatnya jumlah prasarana 10 % Penambahan ruang baru untuk kelengkapan pembelajaran Waka Sarpras Rp 975.000.000

Jumlah Total Rp 1.546.995.000

6. Rencana Program Kerja Madrasah Standar Pengelolaan

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN KEGIATAN PENANGGUNG JAWAB BIAYA

1. Peningkatan kinerja organisasi sekolah Meningkatnya kinerja organisasi sekolah Meningkatnya frekwensi koordinasi Menyelenggarakan koordinasi internal madrasah

Kepala

Madrasah Rp. 7.600.000

2 Peningkatan mutu landasan kelembagaan Meningkatnya mutu landasan kelembagaan Meningkatnya mutu landasan kelembagaan 10 % • Menyusun pedoman pengel. Pembelajaran

• Menyusun pedoman pengel. Peseta didik

• Menyusun pedoman pengel. personalia

• Menyusun pedoman pengel. Sarana prasarana

• Menyusun pedoman pengel.keuangan

• Menyusun pedoman komite madrasah Kepala

Madrasah Rp 3.000.000

3 Peningkatan networking dengan institusi lain Meningkatnya networking dengan institusi lain Meningkatnya networking dengan institusi lain 10 % • Menjalin hubungan dengan wali siswa

• Menjalin hubungan dengan masyarakat

• Menjalin hubungan dengan lemb.pendidikan

• Menjalin hubungan dengan instansi lain Waka Humas Rp. 11.300.000

4 Peningkatan akuntabilitas kelembagaan Meningkatnya akuntabilitas kelembagaan Meningkatnya akuntabilitas kelembagaan • Pembuatan laporan kegiatan sesuai aturan

• Pembayaran pajak sesuai aturan Ka TU Rp. 307.225.000

Jumlah Total Rp 329.125.000

7. Rencana Program Kerja Madrasah Standar Pembiayaan

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN KEGIATAN PENANGGUNG JAWAB BIAYA

1. Penyusunan Anggaran Tersusunnya anggaran sesuai pereode Adanya dokumen anggaran • Penyusunan anggaran dengan melibatkan stakeholders• Bendahara Rp. 2.500.000

2 Monev dan pelaporan Terlaksananya monev dan pelaporan keuangan Terlaksananya monev dan pelaporan yang akuntabel • Monev anggaran sesuai aturan

• Membuat laporan anggaran sesuai aturan Bendahara Rp. 3.000.000

Jumlah Total Rp 5.500.000

8. Rencana Program Kerja Madrasah Standar Penilaian

NO PROGRAM SASARAN INDIKATOR KEBERHASILAN KEGIATAN PENANGGUNG JAWAB BIAYA

1. Mengembangkan sistem penilaian komprehensif Berkembangnya sistem penilaian komprehensif Berkembangnya sistem penilaian komprehensif Membuat system penilaian terpadu Waka Kurikulum Rp. 7.480.000

2. Menyusun laporan penilaian Tersusunnya laporan penilaian Tersusunnya laporan penilaian Menyusun pelaporan evaluasi yang informatif Waka Kurikulum Rp. 101.808.000

Jumlah Total Rp 109.288.000

Jadwal Kegiatan Tahun 2008/2009

No Sasaran/Program Kegiatan Bulan

7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6

1 PEMENUHAN STANDAR ISI

Penyusunan KTSP MA Al Ibrohimi pada tahun 2007/2008. Penyusunan dokumen KTSP X X

Penerapan KTSP pada tahun 2008/2009 Wokshop KTSP X X X X X X X X X X

Pengembangan Kurikulum sesuai kebutuhan stakeholders • Lokakarya Kurikulum muatan lokal

• Kajian Kurikulum SBI

• Penyimpanan dokumen Kurikulum X

X

X

X

X

2 PEMENUHAN STANDAR PROSES

Peningkatan persiapan pembelajaran • Penyusunan buku program

• Penggandaan buku program

• Rapat program pembelajaran

• Penyiapan format program pembelajaran

• Download sumber belajar

• Pembelian buku pegangan guru

• Pembuatan Hand Out

• Penyiapan Jurnal Kelas

• Penyiapan presensi kelas

• Penyiapan presensi dan daftar nilai X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

Peningkatan mutu pembelajaran • Team teaching

• Studi lapangan

• Remedial

• Reward

• Pengayaan X X X X

X X

X

X

X X

X

X X

X X X X

X

X X

X

X

3 PEMENUHAN STANDAR KELULUSAN

Intensifikasi belajar Intensif mata pelajaran Ujian Nasional X X X X X

Kursus komputer Kursus Komputer X X X X X X X X X X X

Kursus bahasa Inggris Kursus Bhs. Inggris X X X X X X X X X X X

Pembinaan kepribadian siswa • Pembinaan ketaqwaan kepada Tuhan YME

• Pembinaan kehidupan berbangsa bernegara

• Pembinaan pend. Bela negara

• Pembinaan minat dan bakat

• Pembinaan kepemimpinan

• Pembinaan ktramp. wirausaha X

X X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

Pembinaan ekstrakurikuler Penyelenggaraan ekstrakurikuler X X X X X X X X X X X

Peningkatan prestasi siswa • Kegiatan awal tahun

• Seminar

• Olimpiade

• Jurnalistik

• Teknologi informasi

• Kesenian

• Muhadharah

• KIR dan PIR

• UKS-PMR

• Donor

• Porseni

• PMDK X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

X

Peningkatan partisipasi sosial • Peringatan Hari Proklamasi

• Peringatan Hardiknas

• Kegiatan Bulan Puasa

• Kegiatan Idul Adha X

X

X

X

X

4 PEMENUHAN STANDAR TENAGA PEND & KEPEND.

Peningkatan kualifikasi akademik guru Mengikutsertakan guru dalam endidikan lanjut

X X

Peningkatan kompetensi guru dan karyawan • Kursus setara Toefl

• Kursus Toafl

• Studi Banding

• Magang guru di sekolah unggulan

• Pelatihan Pakem

• Pelatihan pembuatan bahan ajar

• Pelatihan pembuatan media pembelajaran

• Pelatihan penulisan jurnal ilmiah

• Pelatihan teknologi pembelajaran

• Penelitian tindakan kelas

• MGMP

• Lomba Akademik

• Diskusi ilmiah berkala

• Simulasi akreditasi

• Job training untuk karyawan

X

X

X

X

X

X

X

X

X X

X

X

X

X X

X

X

X

X

X

X

X X

X

X X

X

X

X

X

X X

X

X

Peningkatan kesejahteraan guru Pemberian tunjangan, insentif, dan reward sesuai beban kerja dan prestasi X

X X X X X X X X X X X

Peningkatan kinerja guru dan karyawan Pembinaan melalui supervisi X X X X X X X X X X X X

5 PEMENUHAN STANDAR SARANA PRASARANA

Peningkatan mutu prasarana Pemeliharaan seluruh prasarana madrasah secara berkala X X

Peningkatan mutu sarana pembelajaran Maintenace and repair secara berkala seluruh sarana madrasah sesuai kebutuhan X X

Peningkatan mutu layanan Menjaga keberlangsungan koneksi listrik, telepon, surat kabar, internet dan website X X X X X X X X X X X X

Peningkatan jumlah sarana Pengadaan dan intalasi sarana baru untuk pembelajaran sesuai kebutuhan X X X X

Peningkatan jumlah prasarana Penambahan ruang baru untuk kelengkapan pembelajaran X X

6 PEMENUHAN STANDAR PENGELOLAAN

Peningkatan kinerja organisasi sekolah Menyelenggarakan koordinasi internal madrasah

X X X X X X X X X X X X

Peningkatan mutu landasan kelembagaan • Menyusun pedoman pengel. Pembelajaran

• Menyusun pedoman pengel. Peseta didik

• Menyusun pedoman pengel. personalia

• Menyusun pedoman pengel. Sarana prasarana

• Menyusun pedoman pengel.keuangan

• Menyusun pedoman komite madrasah

X

X

X

X

X

X

Peningkatan networking dengan institusi lain • Menjalin hubungan dengan wali siswa

• Menjalin hubungan dengan masyarakat

• Menjalin hubungan dengan lemb.pendidikan

• Menjalin hubungan dengan instansi lain

X

X X

X

X

X

X X

X

X

X X

X

Peningkatan akuntabilitas kelembagaan • Pembuatan laporan kegiatan sesuai aturan

• Pembayaran pajak sesuai aturan

X

X

7 PEMENUHAN STANDAR PEMBIAYAAN

Penyusunan Anggaran • Penyusunan anggaran dengan melibatkan stakeholders

X X

Monev dan pelaporan • Monev anggaran sesuai aturan

• Membuat laporan anggaran sesuai aturan X

X

8 PEMENUHAN STANDAR PENILAIAN

Mengembangkan sistem penilaian komprehensif Membuat system penilaian terpadu X X

Menyusun laporan penilaian Menyusun pelaporan evaluasi yang informatif X X X

BAB VII

RENCANA BIAYA DAN PENDANAAN

A. Rencana Anggaran Pendapatan Dan Belanja (RAPB) Kegiatan Madrasah

B. Langkah Penyusunan

Fungsi dasar suatu anggaran adalah sebagai suatu bentuk perencanaan, alat pengendalian, dan alat analisis. Agar fungsi-fungsi tersebut dapat berjalan, jumlah yang dicantumkan dalam anggaran adalah jumlah yang diperkirakan akan direalisasikan pada saat pelaksanaan kegiatan. Jumlah tersebut diupayakan agar mendekati angka yang sebenarnya, termasuk di dalamnya adalah perhitungan pajak-pajak terkait yang menjadi kewajiban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penyusunan anggaran berangkat dari rencana kegiatan atau program yang telah disusun dan kemudian diperhitungkan berapa biaya yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan tersebut, bukan dari jumlah dana yang tersedia dan bagaimana dana tersebut dihabiskan. Dengan rancangan yang demikian fungsi anggaran sebagai alat pengendalian kegiatan akan dapat diefektifkan.

Langkah-langkah penyusunan anggaran adalah sebagai berikut:

1. Menginventarisasi rencana yang akan dilaksanakan.

2. Menyusun rencana berdasar skala prioritas pelaksanaannya.

3. Menentukan program kerja dan rincian program.

4. Menetapkan kebutuhan untuk pelaksanaan rincian program.

5. Menghitung dana yang dibutuhkan.

6. Menentukan sumber dana untuk membiayai rencana.

Berbagai rencana yang dituangkan ke dalam Rencana dan Program Tahunan pada dasarnya adalah program Madrasah, oleh karena itu anggaran yang diperlukan juga tercakup dalam anggaran dan pendapatan belanja Madrasah (APBM). Anggaran untuk rencana program dalam Rencana Kegiatan Madrasah (RKM) dapat berasal dari berbagai sumber dana. Prinsip efisiensi harus diterapkan dalam penyusunan rencana anggaran setiap program Madrasah. Pada anggaran yang disusun perlu dijelaskan, apakah rencana program yang akan dilaksanakan merupakan hal yang baru atau merupakan kelanjutan atas kegiatan yang telah dilaksanakan dalam periode sebelumnya, dengan menyebutkan sumber dana sebelumnya

Di dalam anggaran yang disusun harus memuat informasi/data minimal tentang:

1. Informasi rencana kegiatan: sasaran, uraian rencana kegiatan, penanggung jawab, rencana baru atau lanjutan.

2. Uraian kegiatan program: program kerja, rincian program.

3. Informasi kebutuhan: barang/jasa yang dibutuhkan, volume kebutuhan.

4. Data kebutuhan: harga satuan, jumlah biaya yang diperlukan untuk seluruh volume kebutuhan.

5. Jumlah anggaran: jumlah anggaran untuk masing-masing rincian program, program, rencana kegiatan, dan total anggaran untuk seluruh rencana kegiatan periode terkait.

6. Sumber dana: total sumber dana, masing-masing sumber dana yang mendukung pembiayaan program.

Dalam pelaksanaan kegiatannya, jumlah yang direalisasikan bisa terjadi tidak sama dengan anggarannya (karena sesuai dengan kondisi pada saat transaksi), bisa kurang atau lebih dari jumlah yang telah dianggarkan. Realisasi keuangan yang tidak sama dengan anggaran, terutama yang cukup besar perbedaannya (jumlah material), harus dianalisis sebab-sebabnya dan apabila diperlukan dapat dilakukan revisi anggaran agar fungsi anggaran dapat tetap berjalan. Perbedaan antara realisasi pengeluaran dengan anggarannya bisa terjadi karena:

a. Adanya efisiensi atau inefisiensi pengeluaran;

b. Terjadinya penghematan atau pemborosan;

c. Pelaksanaan kegiatan yang tidak sesuai dengan yang telah diprogramkan;

d. Adanya perubahan harga yang tidak terantisipasi, atau

e. Penyusunan anggaran yang kurang tepat.

Sifat anggaran yang lain adalah bahwa anggaran bersifat luwes, artinya apabila dalam perjalanan pelaksanaan kegiatan ternyata harus dilakukan penyesuaian kegiatan, maka anggaran dapat direvisi dengan menempuh prosedur tertentu. Perubahan-perubahan yang mungkin terjadi adalah:

Adanya suatu kegiatan program yang sebelumnya tidak dicantumkan di dalam proposal, sedangkan di lain pihak terdapat rencana kegiatan yang telah dicantumkan dalam proposal namun tidak jadi dilaksanakan karena suatu sebab. Apabila terjadi perubahan yang demikian, Madrasah harus melaporkannya secara tertulis ke BP3 (Komite Madrasah) untuk mendapatkan persetujuan tanpa melihat besarnya perubahan jumlah anggaran yang terjadi dan selanjutnya menginformasikan kepada Mapendais Kabupaten/Kota.

Perubahan yang tidak berkaitan dengan rencana kegiatan, hanya dalam komponen program atau aktivitas. Apabila terjadi perubahan komponen program atau aktivitas dan mengakibatkan perubahan alokasi biaya diatas 10% dari total anggaran program yang bersangkutan maka perubahan tersebut harus segera dilaporkan secara tertulis ke Komite Madrasah (BP3 yang diperluas).

Perubahan berkaitan dengan perubahan komponen program atau aktivitas namun pergeseran/perubahan dana yang terjadi secara kumulatif masih dibawah 10% dari total anggaran rencana kegiatan. Perubahan yang demikian tidak perlu dilaporkan segera tetapi cukup diberikan penjelasan dalam laporan pelaksanaan kegiatan dan keuangan program RKM yang disampaikan pada setiap catur wulan.

Berdasarkan pada rencana dan program pelaksanaan kegiatan RKM pada tahun 2006/2007, maka disusun anggaran dengan format yang digunakan sebagai berikut:

1. Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Madrasah

2. Anggaran Pembiayaan Rencana Kegiatan Madrasah Total

Di dalam format APB RKM, terdapat informasi yang perlu diisi oleh Madrasah mengenai identitas Madrasah disertai dengan rencana dan sasaran yang ingin dicapai oleh Madrasah selama satu tahun ke depan dan penanggungjawab program. Selain itu perlu disampaikan juga, apakah rencana tersebut merupakan rencana baru atau rencana lama. Apabila rencana lama dan dilanjutkan pada tahun ini, maka Madrasah perlu memberi informasi tentang jumlah dana yang tersisa pada tahun yang lalu. Hal itu dimaksudkan agar sustainabilitas pembiayaan program dari tahun ke tahun tidak terputus dan dapat dipantau secara cermat.

Untuk lebih tertib dalam hal administrasi keuangan, apabila Madrasah mengajukan beberapa rencana, maka setiap rencana hendaknya memiliki satu APB RKM sendiri (format Anggaran Pendapatan dan Belanja – RKM) dan selanjutnya dibuat dalam satu anggaran keseluruhan (Anggaran Pembiayaan RKM Total) yang merupakan kompilasi dari seluruh anggaran yang dibuat oleh Madrasah dalam satu tahun pelajaran.

Dalam menyusun Rencana Anggaran Madrasah, ada empat langkah yang akan dilakukan:

1. Menyusun Rencana Biaya

2. Menyusun Rencana Biaya dan Pendapatan

3. Menyesuaikan Rencana dengan Sumber Pendanaan

4. Menyusun Rencana Anggaran Madrasah (RAM)

Langkah I Menyusun Rencana Biaya

Proses penyusunan rencana biaya dan pendanaan RKM di lakukan melalui tahap-tahap sebagai berikut:

1. Mendapatkan dan menghitung daftar biaya satuan dari semua kegiatan yang telah dirumuskan. Sebelum menghitung rencana biaya KKRKM perlu memiliki “Daftar Biaya Satuan” untuk semua kegiatan yang telah dirumuskan. Dengan daftar ini setiap biaya kegiatan dapat dihitung langsung dengan mengalikan jumlah satuan program dan kegiatan tersebut dengan biaya satuan dalam “Daftar Biaya Satuan”. Cara menyusun biaya satuan:

a. Menentukan jenis satuan dan jumlah satuan standar

b. Menghitung biaya atau harga satuan

Tabel Daftar Biaya satuan

Program/Kegiatan Satuan Harga satuan Jumlah

Jenis Jumlah

1. Pelatihan

1.1 PAKEM JPs 20

1.1.1 Pelatih JPI 2 200.000 500.000

1.1.2 Panitia Pelatihan JOr 5 50.000 250.000

1.1.3 Materi Pelatihan JHi 50 10.000 250.000

1.1.5 Transportasi Peserta JPs 20 200.000 4.000.000

Total Biaya PAKEM 5.000.000

Keterangan:

JPs = Jumlah Peserta; JPI = Jumlah Pelatih; JOr = Jumlah Orang;

JHI = Jumlah Halaman; JRP = Jumlah Ruang Pelatihan

Biaya Satuan PAKEM per orang = Rp 5.000.00 : 20 Orang = Rp 250.000

2. Menghitung biaya satuan

3. Menyusun rencana biaya pengembangan Madrasah selam 4 tahun

4. Menghitung perkiraan sumber pendanaan

5. Penyesuaian rencana biaya dan sumber pendanaan

6. Menyusun rencana kegiatan dan anggaran madrasah (RKAM).

Tahap I Menyusun Biaya Satuan

Daftar biaya satuan dapat disusun dengan cara:

1. Menentukan jenis satuan dan jumlah satuan standar

2. Menghitung biaya atau harga satuan.

Untuk menghitung biaya satuan misalnya dengan menghitung jumlah orang, maka kita harus membuat analisis harga satuan per orang.

Tahap II Menyusun Rencana Biaya

Setelah menyusun daftar biaya atau harga satuan , berikutnya menghitung rencana Biaya. Rencana Biaya adalah Rencana Kebutuhan dana yang diperlukan untuk pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dirumuskan serta biaya operasionalnya.

Langkah-langkah menyusun Rencana Biaya

a. Menyiapkan daftar biaya satuan (Telah dijelaskan pada bahana terdahulu)

b. Menyiapkan rencana biaya, yang harus dilakukan untuk menyusunnya adalah:

1) Menyusun biaya pengembangan, yaitu mengkalikan jumlah satuan dengan harga satuan

2) Menghitung biaya operasional

Tahap III Menyusun Rencana Biaya dan Pendapatan

Rencana biaya Pendapatan adalah rencana kebutuhan dana untuk setiap program dan kegiatan, baik untuk pengembangan maupun untuk operasional. Rencana biayajuga mencakup identifikasi sumber pendapatan dari setiap kebutuhan dana tersebut. Beberapa sumber pendapatan sesuai dengan urutan tingkat kepastian perolehan dana adalah sebagai berikut:

a. BOS (Bantuan Operasional Madrasah/Madrasah). Dana BOS sudah pasti jumlahnya, yaitu Rp 354.000 per peserta didik/tahun.

b. Sumbangan masyarakat melalui komite Madrasah belum dapat dipastikan.

c. APBD Kabupaten/Kota. Dana dari APBD berbeda-beda untuk setiap Kabupaten/Kota

d. Donatur (Perusahaan/industri, Alumni, perorangan, dsb.

TABEL RENCANA BIAYA DAN SUMBER PENDANAAN

MA HASYIMIYAH TAHUN 2009

No Program Uraian Program/ Kegiatan Rencana Biaya Total biaya Sumber Dana tahun 2008

APBD Kab/kota BOS Masy Prov Pusat lainnya

1 PEMENUHAN STANDAR ISI Rp 17.200.000 Rp 17.200.000

Penyusunan KTSP MA MA Hasyimiyah pada tahun 2007/2008. Penyusunan dokumen KTSP Rp. 5.000.000

Penerapan KTSP pada tahun 2008/2009 Wokshop KTSP Rp. 5.000.000

Pengembangan Kurikulum sesuai kebutuhan stakeholders • Lokakarya Kurikulum muatan lokal

• Kajian Kurikulum SBI

• Penyimpanan dokumen Kurikulum Rp. 7.200.000

PEMENUHAN STANDAR PROSES Rp 112.210.000 Rp 112.210.000

Peningkatan persiapan pembelajaran • Penyusunan buku program

• Penggandaan buku program

• Rapat program pembelajaran

• Penyiapan format program pembelajaran

• Download sumber belajar

• Pembelian buku pegangan guru

• Pembuatan Hand Out

• Penyiapan Jurnal Kelas

• Penyiapan presensi kelas

• Penyiapan presensi dan daftar nilai

Rp. 30.610.000

Peningkatan mutu pembelajaran • Team teaching

• Studi lapangan

• Remedial

• Reward

• Pengayaan Rp. 81.600.000

PEMENUHAN STANDAR KELULUSAN Rp 85.990.000 Rp 85.990.000

Intensifikasi belajar Intensif mata pelajaran Ujian Nasional Rp. 39.900.000

Kursus komputer Kursus Komputer Rp. 6.000.000

Kursus bahasa Inggris Kursus Bhs. Inggris Rp. 6.000.000

Pembinaan kepribadian siswa • Pembinaan ketaqwaan kepada Tuhan YME

• Pembinaan kehidupan berbangsa bernegara

• Pembinaan pend. Bela negara

• Pembinaan minat dan bakat

• Pembinaan kepemimpinan

• Pembinaan ktramp. wirausaha Rp. 15.750.000

Rp 23.040.000

Rp 59.450.000

PEMENUHAN STANDAR TENAGA PEND & KEPEND. Rp 1.414.967.000 Rp 92.760.000 Rp 1206.767.400

Peningkatan kualifikasi akademik guru Mengikutsertakan guru dalam endidikan lanjut

Rp. 50.000.000

Peningkatan kompetensi guru dan karyawan • Kursus setara Toefl

• Kursus Toafl

• Studi Banding

• Magang guru di sekolah unggulan

• Pelatihan Pakem

• Pelatihan pembuatan bahan ajar

• Pelatihan pembuatan media pembelajaran

• Pelatihan penulisan jurnal ilmiah

• Pelatihan teknologi pembelajaran

• Penelitian tindakan kelas

• MGMP

• Lomba Akademik

• Diskusi ilmiah berkala

• Simulasi akreditasi

• Job training untuk karyawan Rp. 70.150.000

Peningkatan kesejahteraan guru Pemberian tunjangan, insentif, dan reward sesuai beban kerja dan prestasi Rp. 1.294.987.000

Peningkatan kinerja guru dan karyawan Pembinaan melalui supervisi Rp. 4.540.000

PEMENUHAN STANDAR SARANA PRASARANA Rp 1.546.995.000 Rp 877.936.450 Rp 869.058.550

Peningkatan mutu prasarana Pemeliharaan seluruh prasarana madrasah secara berkala Rp 47.000.000

Peningkatan mutu sarana pembelajaran Maintenace and repair secara berkala seluruh sarana madrasah sesuai kebutuhan Rp. 29.150.000

Peningkatan mutu layanan Menjaga keberlangsungan koneksi listrik, telepon, surat kabar, internet dan website Rp. 82.095.000

Peningkatan jumlah sarana Pengadaan dan intalasi sarana baru untuk pembelajaran sesuai kebutuhan Rp 329.068.750

Rp 975.000.000

Rp 1.546.995.000

PEMENUHAN STANDAR PENGELOLAAN Rp 329.125.050.000 Rp 329.125.050.000

Peningkatan kinerja organisasi sekolah Menyelenggarakan koordinasi internal madrasah

Rp. 7.600.000

Peningkatan mutu landasan kelembagaan • Menyusun pedoman pengel. Pembelajaran

• Menyusun pedoman pengel. Peseta didik

• Menyusun pedoman pengel. personalia

• Menyusun pedoman pengel. Sarana prasarana

• Menyusun pedoman pengel.keuangan

• Menyusun pedoman komite madrasah

Rp 3.000.000

Peningkatan networking dengan institusi lain • Menjalin hubungan dengan wali siswa

• Menjalin hubungan dengan masyarakat

• Menjalin hubungan dengan lemb.pendidikan

• Menjalin hubungan dengan instansi lain Rp. 11.300.000

Peningkatan akuntabilitas kelembagaan • Pembuatan laporan kegiatan sesuai aturan

• Pembayaran pajak sesuai aturan Rp. 307.225.000

PEMENUHAN STANDAR PEMBIAYAAN 5.500.000 5.500.000

Penyusunan Anggaran • Penyusunan anggaran dengan melibatkan stakeholders

Rp. 2.500.000

Monev dan pelaporan • Monev anggaran sesuai aturan

• Membuat laporan anggaran sesuai aturan Rp. 3.000.000

PEMENUHAN STANDAR PENILAIAN Rp 109.288.000 Rp 32.788.000 Rp 76.500.000

Mengembangkan sistem penilaian komprehensif Membuat system penilaian terpadu Rp. 7.480.000

Menyusun laporan penilaian Menyusun pelaporan evaluasi yang informatif Rp. 101.808.000

Total biaya

Rencana Biaya Dan Pendanaan Program Kerja Madrasah Jangka Pendek (1 Tahun)

Tabel RENCANA BIAYA DAN SUMBER PENDANAAN MA HASYIMIYAH

TAHUN 2008/2009

NO JENIS PROGRAM KEGIATAN SASARAN JUMLAH BIAYA SUMBER DANA K.

VOL. SAT. BIAYA SATUAN KOMITE DIPA JUMLAH

I. STANDAR ISI PENINGKATAN MUTU KURIKULUM

1 Penyusunan dokumen KTSP 1 Keg Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

2 Wokshop KTSP 1 Keg Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

3 Lokakarya Kurikulum muatan lokal 1 Keg Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

4 Kajian Kurikulum SBI 1 Keg Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00

5 Penyimpanan dokumen Kurikulum 2 buku Rp 100.000,00 Rp 200.000,00 Rp 200.000,00

Jumlah standar isi Rp 17.200.000,00 Rp 17.200.000,00 Rp 17.000.000,00

II. STANDAR PROSES PENINGKATAN PERSIAPAN PEMBELAJARAN

1 Penyusunan Buku Program 2 Keg Rp 1.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00

2 Penggandaan buku program 80 Buku Rp 20.000,00 Rp 1.600.000,00 Rp 1.600.000,00 Rp 1.600.000,00

2 Rapat program pembelajaran 2 Keg Rp 2.000.000,00 Rp 4.000.000,00 Rp 4.000.000,00 Rp 4.000.000,00

3 Penyiapan format Program Pembelajaran 136 exp Rp 5.000,00 Rp 680.000,00 Rp 680.000,00 Rp 680.000,00

4 Download sumber belajar 68 Keg Rp 50.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00

5 Pembelian buku pegangan guru 68 Buku Rp 50.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00

6 Pembuatan Hand Out 136 Eks Rp 100.000,00 Rp 13.600.000,00 Rp 13.600.000,00 Rp 3.600.000,00

8 Penyiapan Jurnal Kelas 19 buku Rp 20.000,00 Rp 380.000,00 Rp 380.000,00 Rp 380.000,00

9 Penyiapan Presensi kelas 19 buku Rp 10.000,00 Rp 190.000,00 Rp 190.000,00 Rp 190.000,00

10 Penyiapan Presensi dan Daftar Nilai 68 buku Rp 20.000,00 Rp 1.360.000,00 Rp 1.360.000,00 Rp 1.360.000,00

Rp 30.610.000,00 Rp 30.610.000,00 Rp 30.610.000,00

PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN

1 Tim Teaching 136 Keg Rp 25.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00

2 Studi lapangan 136 Keg Rp 500.000,00 Rp 68.000.000,00 Rp 68.000.000,00 Rp 68.000.000,00

3 Remedial 136 Keg Rp 25.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00

4 Reward 136 Keg Rp 25.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00

5 Pengayaan 136 Keg Rp 25.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00

Rp 81.600.000,00 Rp 81.600.000,00 Rp 81.600.000,00

Jumlah standar proses Rp 112.210.000,00 Rp 112.210.000,00 Rp112.210.000,00

III. STANDAR PENILAIAN EVALUASI

1 UTS 1520 exp Rp 8.000,00 Rp 12.160.000,00 Rp 12.160.000,00 Rp 12.160.000,00

2 Ulangan blok/semester (UAS) 1520 exp Rp 45.000,00 Rp 68.400.000,00 Rp 68.400.000,00 Rp 68.400.000,00

3 Try Out UN 520 exp Rp 20.000,00 Rp 10.400.000,00 Rp 10.400.000,00 Rp 10.400.000,00

4 Ujian Praktik 624 exp Rp 2.000,00 Rp 1.248.000,00 Rp 1.248.000,00 Rp 1.248.000,00

5 Ujian Praktik IPA 120 exp Rp 2.000,00 Rp 240.000,00 Rp 240.000,00 Rp 240.000,00

7 Ujian Nasional 624 exp Rp 15.000,00 Rp 9.360.000,00 Rp 9.360.000,00 Rp 9.360.000,00

8 Analisis Hasil 136 Keg Rp 50.000,00 Rp 6.800.000,00 Rp 6.800.000,00 Rp 6.800.000,00

9 Dokumentasi Nilai-nilai 136 Keg Rp 5.000,00 Rp 680.000,00 Rp 680.000,00 Rp 680.000,00

Jumlah standar penilaian Rp109.288.000,00 Rp 32.788.000,00 Rp76.500.000,00 Rp109.288.000,00

IV. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM INTENSIFIKASI BELAJAR

1 Transport Instruktur 1.440 Rp 20.000,00 Rp 28.800.000,00 Rp 28.800.000,00 Rp 28.800.000,00

2 Transport Panitia 12 Rp 800.000,00 Rp 9.600.000,00 Rp 9.600.000,00 Rp 9.600.000,00

3 Transport panitia dan pengawas Try Out 60 Rp 25.000,00 Rp 1.500.000,00 Rp 1.500.000,00 Rp 1.500.000,00

Rp 39.900.000,00 Rp 39.900.000,00 Rp 39.900.000,00

KURSUS KOMPUTER

1 Transport Instruktur 192 Rp 25.000,00 Rp 4.800.000,00 Rp 4.800.000,00 Rp 4.800.000,00

2 Transport Panitia 12 Rp 100.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00

Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00

KURSUS BHS INGGRIS

1 Transport Instruktur 192 Rp 25.000,00 Rp 4.800.000,00 Rp 4.800.000,00 Rp 4.800.000,00

2 Transport Panitia 12 Rp 100.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00

Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00

PEMBINAAN KEPRIBADIAN SISWA

1 Penyusunan program kerja 1 keg Rp 150.000,00 Rp 150.000,00 Rp 150.000,00 Rp 150.000,00

2 Peningk ketakwaan terh Tuhan YME 4 keg Rp 150.000,00 Rp 600.000,00 Rp 600.000,00 Rp 600.000,00

3 Peningk keh. berbangsa dan bernegara 4 keg Rp 150.000,00 Rp 600.000,00 Rp 600.000,00 Rp 600.000,00

4 Peningkatan pendidikan bela negara 4 keg Rp 150.000,00 Rp 600.000,00 Rp 600.000,00 Rp 600.000,00

5 Pembinaan minat dan bakat siswa 280 keg Rp 30.000,00 Rp 8.400.000,00 Rp 8.400.000,00 Rp 8.400.000,00

6 Pembinaan kepemimpinan (LDKS) 1 keg Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

7 Peningkatan keteramp kewirausahaan 80 keg Rp 5.000,00 Rp 400.000,00 Rp 400.000,00 Rp 400.000,00

Rp 15.750.000,00 Rp 15.750.000,00 Rp 15.750.000,00

PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER

1 Transport pelatih 576 Rp 15.000,00 Rp 8.640.000,00 Rp 8.640.000,00 Rp 8.640.000,00

2 Honor pelatih 576 Rp 25.000,00 Rp 14.400.000,00 Rp 14.400.000,00 Rp 14.400.000,00

Rp 23.040.000,00 Rp 23.040.000,00 Rp 23.040.000,00

PENINGKATAN PRESTASI SISWA

1 Kegiatan awal tahun pelajaran 280 keg Rp 30.000,00 Rp 8.400.000,00 Rp 8.400.000,00 Rp 8.400.000,00

2 Seminar dan sejenisnya 4 keg Rp 300.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00

3 Olimpiade 21 keg Rp 500.000,00 Rp 10.500.000,00 Rp 10.500.000,00 Rp 10.500.000,00

4 Olahraga 6 keg Rp 1.000.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00

5 Jurnalistik, Teknologi informasi 2720 keg Rp 7.500,00 Rp 20.400.000,00 Rp 20.400.000,00 Rp 20.400.000,00

6 Kesenian 4 keg Rp 250.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00

7 Muhadloroh 8 keg Rp 50.000,00 Rp 400.000,00 Rp 400.000,00 Rp 400.000,00

8 KIR dan PIR 12 keg Rp 250.000,00 Rp 3.000.000,00 Rp 3.000.000,00 Rp 3.000.000,00

9 UKS 680 keg Rp 5.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00

10 PMR 680 keg Rp 2.000,00 Rp 1.360.000,00 Rp 1.360.000,00 Rp 1.360.000,00

11 Donor darah, partisipasi bencana alam, dll. 3 keg Rp 250.000,00 Rp 750.000,00 Rp 750.000,00 Rp 750.000,00

12 Porseni 680 Rp 3.000,00 Rp 2.040.000,00 Rp 2.040.000,00 Rp 2.040.000,00

13 PMDK 1 Keg Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00

Rp 59.450.000,00 Rp 59.450.000,00 Rp 59.450.000,00

PENINGKATAN PARTISIPASI SOSIAL

1 Peringatan Hari Proklamasi 1 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

2 Peringatan Hardiknas 1 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

3 Kegiatan Bulan Puasa (buka bersama) 1 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

4 Hari Raya Idul Fitri (Halalbihalal) 1 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00

Rp 3.500.000,00 Rp 3.500.000,00 Rp 3.500.000,00

Jumlah standar kelulusan Rp 85.990.000,00 Rp 85.990.000,00 Rp 85.990.000,00

V. STANDAR PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN PENINGKATAN KOMPETENSI SDM

1 Pendidikan Lanjut guru (S1) 3 Rp 5.000.000,00 Rp 15.000.000,00 Rp 15.000.000,00 Rp 15.000.000,00

2 Pendidikan lanjut Guru (S2) 7 Rp 5.000.000,00 Rp 35.000.000,00 Rp 35.000.000,00 Rp 35.000.000,00

3 Kursus Setara Tofl 17 Rp 100.000,00 Rp 1.700.000,00 Rp 1.700.000,00 Rp 1.700.000,00

4 Kursus Toafl 17 Rp 200.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00

5 Studi banding 1 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

6 Magang guru di sekolah lain 1 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

7 Pelatihan PAKEM 1 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

8 Pelatihan pembuatan bahan ajar 1 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

9 Pelatihan pemb. media pembelajaran 1 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

10 Pelatihan penulisan jurnal ilmiah 1 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

11 Pelatihan teknologi pembelajaran 1 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

12 Penelitian tindakan kelas 2 Rp 5.000.000,00 Rp 10.000.000,00 Rp 10.000.000,00 Rp 10.000.000,00

13 MGMP 136 Rp 15.000,00 Rp 2.040.000,00 Rp 6.750.000,00 Rp 6.750.000,00

14 Lomba akademik 136 Rp 25.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00 Rp 3.400.000,00

15 Diskusi ilmiah berkala 6 Rp 500.000,00 Rp 3.000.000,00 Rp 3.000.000,00 Rp 3.000.000,00

16 Simulasi sertifikasi 1 Rp 100.000,00 Rp 100.000,00 Rp 100.000,00 Rp 100.000,00

17 Job Training untuk karyawan 68 Rp 100.000,00 Rp 6.800.000,00 Rp 6.800.000,00 Rp 6.800.000,00

Rp 115.440.000,00 Rp 120.150.000,00 Rp 120.150.000,00

PENINGKATAN KESEJAHTERAAN

1 Insentif Kepala Madrasah 12 Rp 650.000,00 Rp 7.800.000,00 Rp 7.800.000.,00

2 Tunjangan Wakil Kepala Madrasah 24 Rp 300.000,00 Rp 7.200.000,00 Rp 7.200.000,00

3 Tunjangan Staf Wakasek 24 Rp 300.000,00 Rp 7.200.000,00 Rp 7.200.000,00

4 Tunjangan Wali Kelas 96 Rp 30.000,00 Rp 2.800.000,00 Rp 2.800.000,00

5 Tunjangan Kordinator /Pembina 24 Rp 200.000,00 Rp 4.800.000,00 Rp 4.000.000,00

6 Transport harian guru 744 Rp 1.000,00 Rp 744.000,00 Rp 744..000,00

7 Insentif TU 24 Rp 300.000,00 Rp 7.200.000,00 Rp 7.200.000,00

8 Insentif Bendahara 24 Rp 250.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00

12 HR Pesuruh 24 Rp 300.000,00 Rp 7.200.000,00 Rp 7.200.000,00

14 HR Penjaga Malam 24 Rp 300.000,00 Rp 7.200.000,00 Rp 7.200.000,00

15 HR Satpam 12 Rp 500.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00

17 Transport kegiatan operasional guru 12 Rp 500.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00

18 Transport Kegiatan Kepala Sekolah DAN Ka. TU. 12 Rp .700.000,00 Rp 20.400.000,00 Rp 18.800.000,00 Rp 1.600.000,00 Rp 20.400.000,00

20 Transport Kegiatan TU 12 Rp 1.150.000,00 Rp 13.800.000,00 Rp 13.800.000,00 Rp 13.800.000,00

21 Tunjangan Hari Raya 75 Rp 100.000,00 Rp 7.500.000,00 Rp 7.500.000,00 Rp 7.500.000,00

Rp 1.294.987.400,00 Rp 88.220.000,00 Rp 1.206.767.400,00 Rp 1.294.987.400,00

PENINGKATAN MUTU PEMBINAAN

1 Pembinaan Perangkat KBM 68 exp Rp 15.000,00 Rp 1.020.000,00 Rp 1.020.000,00 Rp 1.020.000,00

2 Pembinaan Pelaksanaan KBM 12 keg Rp 100.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00

3 Pembinaan Evaluasi 4 keg Rp 200.000,00 Rp 800.000,00 Rp 800.000,00 Rp 800.000,00

4 Kunjungan Kelas 68 keg Rp 15.000,00 Rp 1.020.000,00 Rp 1.020.000,00 Rp 1.020.000,00

5 Pembinaan MGMP Sekolah 20 keg Rp 25.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

Rp 4.540.000,00 Rp 4.540.000,00 Rp 4.540.000,00

Jumlah standar Pendidik & Kepend. Rp 1.414.967.400,00 Rp1.414.967.400,00 Rp 1.414.967.400,00

VI. STANDAR SARANA PRASARANA PEMELIHARAAN/PENGGANTIAN PRASARANA

1 Ruang Kelas Belajar 19 Rp 1.000.000,00 Rp 19.000.000,00 Rp 19.000.000,00 Rp 19.000.000,00

2 Workshop Keterampilan 3 Rp 2.000.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00

3 Laboratorium Bahasa 2 Rp 2.000.000,00 Rp 4.000.000,00 Rp 4.000.000,00 Rp 4.000.000,00

4 Laboratorium IPA 2 Rp 1.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00

5 Laboratorium IPS 1 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00

6 Ruang Perputakaan 1 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00

7 Ruang BP/BK 1 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

8 Ruang Guru 1 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00

9 Ruang Kepala 1 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00

10 Ruang Tata Usaha 1 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

11 Ruang Wakil Kepala 2 Rp 500.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00

12 Ruang UKS 1 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

13 Ruang Koperasi 1 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

14 Kamar Kecil/WC Siswa 3 Rp 500.000,00 Rp 1.500.000,00 Rp 1.500.000,00 Rp 1.500.000,00

15 Kamar Kecil/WC Guru 1 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

16 Musholla 1 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00

17 Tempat Parkir Siswa 2 Rp 500.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00

18 Tempat Parkir Guru 1 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

19 Pagar Madrasah 1 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00

20 Lapangan olah raga 3 Rp 500.000,00 Rp 1.500.000,00 Rp 1.500.000,00 Rp 1.500.000,00

Rp 47.000.000,00 Rp 47.000.000,00 Rp 47.000.000,00

PEMELIHARAAN/PENGGANTIAN SARANA

1 Komputer 20 Rp 500.000,00 Rp 10.000.000,00 Rp 10.000.000,00 Rp 10.000.000,00

2 Printer 6 Rp 200.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00

3 Riso 12 Rp 500.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00

4 Mesin ketik 2 Rp 500.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00

5 OHP 6 Rp 200.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00

6 Televisi 3 Rp 100.000,00 Rp 300.000,00 Rp 300.000,00 Rp 300.000,00

7 Mesin Jahit 20 Rp 100.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00

8 Bangku/kursi Siswa 114 Rp 25.000,00 Rp 2.850.000,00 Rp 2.850.000,00 Rp 2.850.000,00

9 Bangku/kursi Guru 12 Rp 100.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00

10 Meja Guru (ruang guru) 14 Rp 100.000,00 Rp 1.400.000,00 Rp 1.400.000,00 Rp 1.400.000,00

11 Jaringan LAN/WAN 1 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00

Rp 29.150.000,00 Rp 29.150.000,00 Rp 29.150.000,00

BIAYA DAYA DAN JASA

1 Rekening listrik 12 Rp 1.800.000,00 Rp 21.600.000,00 Rp 21.600.000,00 Rp 21.600.000,00

2 Rekening telepon 12 Rp 900.000,00 Rp 10.800.000,00 Rp 10.800.000,00 Rp 10.800.000,00

3 Speedy (internet) 12 Rp 750.000,00 Rp 9.000.000,00 Rp 9.000.000,00 Rp 9.000.000,00

4 Koneksi Jardiknas 12 Rp 250.000,00 Rp 3.000.000,00 Rp 3.000.000,00 Rp 3.000.000,00

5 Web Situs 2 Rp 300.000,00 Rp 600.000,00 Rp 600.000,00 Rp 600.000,00

Rp 45.000.000,00 Rp 28.222.700,00 Rp 16.777.300,00 Rp 45.000.000,00

KEPERLUAN RUMAH TANGGA SEKOLAH

1 Air minum guru/karyawan 1800 Rp 8.500,00 Rp 15.300.000,00 Rp 15.300.000,00 Rp 15.300.000,00

2 Komsumsi tamu 96 Rp 25.000,00 Rp 2.400.000,00 Rp 2.400.000,00 Rp 2.400.000,00

3 Konsumsi rapat dinas 12 Rp 150.000,00 Rp 1.800.000,00 Rp 1.800.000,00 Rp 1.800.000,00

4 Akomodasi dan biaya lain 10 Rp 500.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

Rp 24.500.000,00 Rp 24.500.000,00 Rp 24.500.000,00

MAJALAH, SURAT KABAR, FOTO KOPI, DAN PENJILIDAN

1 Majalah 12 Rp 100.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00

2 Surat Kabar 12 Rp 150.000,00 Rp 1.800.000,00 Rp 1.800.000,00 Rp 1.800.000,00

3 Foto Copy 12 Rp 200.000,00 Rp 2.400.000,00 Rp 2.400.000,00 Rp 2.400.000,00

4 Penjilidan 12 Rp 100.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 1.200.000,00

5 Penambahan koleksi perpustakaan 1 Rp 5.995.000,00 Rp 5.995.000,00 Rp 5.995.000,00 Rp 5.995.000,00

Rp 12.595.000,00 Rp 12.595.000,00 Rp 12.595.000,00

PENGADAAN SARANA

1 ATK 12 Rp 4.000.000,00 Rp 48.000.000,00 Rp 34.187.500,00 Rp 13.812.500,00 Rp 48.000.000,00

2 Peralatan Praktik IPA 1 Rp120.000.000,00 Rp 120.000.000,00 Rp 49.131.250,00 Rp 70.868.750,00 Rp 120.000.000,00

3 Meja Guru Kelas 7 Rp 300.000,00 Rp 2.100.000,00 Rp 2.100.000,00 Rp 2.100.000,00

4 CPU lengkap + Monitor 7 Rp 2.000.000,00 Rp 14.000.000,00 Rp 14.000.000,00 Rp 14.000.000,00

5 LCD Proyektor + Instalasi 7 Rp 6.000.000,00 Rp 42.000.000,00 Rp 42.000.000,00 Rp 42.000.000,00

6 Teralis 7 Rp 1.500.000,00 Rp 10.500.000,00 Rp 10.500.000,00 Rp 10.500.000,00

7 Bahan Lab IPA Biologi 1 Rp 4.000.000,00 Rp 4.000.000,00 Rp 4.000.000,00 Rp 4.000.000,00

8 Bahan Praktek Keterampilan 3 Rp 7.000.000,00 Rp 21.000.000,00 Rp 21.000.000,00 Rp 21.000.000,00

9 Bahan Lab IPA Kimia 1 Rp 4.000.000,00 Rp 4.000.000,00 Rp 4.000.000,00 Rp 4.000.000,00

10 Peralatan Lab IPS 1 Rp 20.000.000,00 Rp 20.000.000,00 Rp 20.000.000,00 Rp 20.000.000,00

11 Komputer Labkom 20 Rp 2.000.000,00 Rp 40.000.000,00 Rp 40.000.000,00 Rp 40.000.000,00

12 Komputer Warnet 10 Rp 1.500.000,00 Rp 15.000.000,00 Rp 15.000.000,00 Rp 15.000.000,00

13 Komputer Perpustakaan 1 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00

14 Komputer Internet Perpustakaan 5 Rp 1.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

15 Printer 3 Rp 800.000,00 Rp 2.400.000,00 Rp 2.400.000,00 Rp 2.400.000,00

16 Mesin Foto Copy 1 Rp 12.000.000,00 Rp 12.000.000,00 Rp 12.000.000,00 Rp 12.000.000,00

17 Peralatan Pertukangan 1 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

18 Peralatan Rep. Komputer 1 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

19 Mesin Jahit Manual 15 Rp 350.000,00 Rp 5.250.000,00 Rp 5.250.000,00 Rp 5.250.000,00

20 AC 2pk 3 Rp 2.500.000,00 Rp 7.500.000,00 Rp 7.500.000,00 Rp 7.500.000,00

21 Genset 3000watt 1 set Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00

Rp 389.750.000,00 Rp 305.068.750,00 Rp 84.681.250,00 Rp 389.750.000,00

ATK KEGIATAN TAMBAHAN

1 Program Intensif Belajar 12 Rp 1.000.000,00 Rp 12.000.000,00 Rp 12.000.000,00 Rp 12.000.000,00

2 Intensif Bahasa 12 Rp 500.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00

3 Website 12 Rp 500.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00

Rp 24.000.000,00 Rp 24.000.000,00 Rp 24.000.000,00

PEMBANGUNAN FISIK

1 Pemb. Lab Bahasa 2 Rp 75.000.000,00 Rp 150.000.000,00 Rp 150.000.000,00 Rp 150.000.000,00

2 Pemb. Aula Madrasah 1 Rp600.000.000,00 Rp 600.000.000,00 Rp 200.000.000,00 Rp 400.000.000,00 Rp 600.000.000,00

3 Pemb. Ruang BP 1 Rp 75.000.000,00 Rp 75.000.000,00

4 Pemb. Ruang Komite 1 Rp 75.000.000,00 Rp 75.000.000,00

5 Pemb. Ruang Warnet 1 Rp 75.000.000,00 Rp 75.000.000,00 Rp 7.400.000,00 Rp 217.600.000,00 Rp 7.400.000,00

Rp 975.000.000,00 Rp 207.400.000,00 Rp 767.600.000,00 Rp 757.400.000,00

Jumlah standar Sarpras Rp 1.546.995.000,00 Rp 677.936.450,00 Rp 869.058.550,00 Rp 1.546.995.000,00

STANDAR PENGELOLAAN KOORDINASI

1 Tingkat Madrasah 12 Rp 150.000,00 Rp 1.800.000,00 Rp 1.800.000,00 Rp 1.800.000,00

2 Tingkat KKM 12 Rp 200.000,00 Rp 2.400.000,00 Rp 2.400.000,00 Rp 2.400.000,00

3 Tingkat Kabupaten 6 Rp 300.000,00 Rp 1.800.000,00 Rp 1.800.000,00 Rp 1.800.000,00

4 Tingkat Propinsi 4 Rp 150.000,00 Rp 600.000,00 Rp 600.000,00 Rp 600.000,00

5 Tingkat Pusat 2 Rp 500.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00

Rp 7.600.000,00 Rp 7.600.000,00 Rp 7.600.000,00

PEMBUATAN & PEMBAHASAN PEDOMAN

1 Ped. Pengelolaan pembelajaran 1 Keg Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

2 Ped. Pengelolaan Peseta didik 1 Keg Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

3 Ped. Pengelolaan Personalia 1 Keg Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

4 Ped. Peneglolaan Sarana prasarana 1 Keg Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

5 Ped. Pengelolaan keuangan 1 Keg Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

6 Ped. Komite Madrasah 1 Keg Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

Rp 3.000.000,00 Rp 3.000.000,00 Rp 3.000.000,00

PEMBINAAN HUBUNGAN DG WALI SISWA

1 Penyusunan program kerja dengan komite sekolah 1 Rp 150.000,00 Rp 150.000,00 Rp 150.000,00 Rp 150.000,00

2 Rapat dengan orang tua siswa 2 Rp 500.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00

3 Melaksanakan kegiatan dalam program kerja 12 Rp 150.000,00 Rp 1.800.000,00 Rp 1.800.000,00 Rp 1.800.000,00

4 Menyususn laporan kegiatan 4 Rp 150.000,00 Rp 600.000,00 Rp 600.000,00 Rp 600.000,00

Rp 3.550.000,00 Rp 3.550.000,00 Rp 3.550.000,00

PEMB. HUBUNGAN DG. MASYARAKAT

1 Kerja sama dengan masyarakat sekitar sekolah 3 Rp 250.000,00 Rp 750.000,00 Rp 750.000,00 Rp 750.000,00

2 Kerja sama dengan masyarakat di luar lingk. Sekolah 3 Rp 250.000,00 Rp 750.000,00 Rp 750.000,00 Rp 750.000,00

Rp 1.500.000,00 Rp 1.500.000,00 Rp 1.500.000,00

PEMB. HUB. DG. LEMB.PENDIDIKAN

1 Kerja sama dengan sekolah lain 2 Rp 250.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

2 Kerja sama dengan perguruan tinggi 2 Rp 250.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00

PEMB. HUB. DG.INSTANSI LAIN

1 Kerja sama dengan Kepolisian 2 Rp 250.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

2 Kerja sama dengan instansi lain 3 Rp 250.000,00 Rp 750.000,00 Rp 750.000,00 Rp 750.000,00

3 Kerja sama dengan Industri dan DISNAKER 4 Rp 1.000.000,00 Rp 4.000.000,00 Rp 4.000.000,00 Rp 4.000.000,00

Rp 5.250.000,00 Rp 5.250.000,00 Rp 5.250.000,00

PENGELUARAN PAJAK DIPA

1 Pemeliharaan 16% Rp 4.500.000,00 Rp 720.000,00 Rp 720.000,00 Rp 720.000,00

2 Lainnya 15% Rp 2.043.367.000,00 Rp 306.505.050,00 Rp 306.505.050,00 Rp 306.505.050,00

VIII. STANDAR PEMBIAYAAN Rp 307.225.050,00 Rp 307.225.050,00 Rp 307.225.050,00

Jumlah standar pengelolaan Rp 329.125.050,00

PEMBIAYAAN

1 Penyusunan Anggaran 1 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00 Rp 500.000,00

2 Pembahasan anggaran 2 Rp 1.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00

3 Monev Anggaran 2 Rp 1.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00

4 Pelaporan anggaran 1 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00

Jumlah standar pembiayaan Rp 5.500.000,00 Rp 5.500.000,00 Rp 5.500.000,00

Total Anggara Pengeluaram Madrasah: Rp 3.621.275.450,00 Rp1.161.724.450,00 Rp 2.459.551.000,00 Rp 10.111.833.300,00

BAB VIII

MONITORING DAN EVALUASI

A. Pengertian dan Tujuan

Monitoring dan evaluasi (MONEV) pada dasarnya terdiri atas dua aspek kegiatan, yaitu monitoring dan evaluasi. Meskipun kedua istilah tersebut seringkali dipandang memiliki satu pengertian, sesungguhnya masing-masing memiliki makna dan fokus yang agak berbeda. Monitoring merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengawasi atau memantau proses dan perkembangan pelaksanaan program madrasah. Fokus monitoring adalah untuk mendapatkan informasi mengenai pelaksanaan program madrasah, bukan pada hasilnya. Lebih spesifiknya, fokus monitoring adalah pada komponen proses pelaksanaan program, baik menyangkut proses pengambilan keputusan, pengelolaan kelembagaan, pengelolaan program, maupun pengelolaan proses belajar mengajar di madrasah. Sedangkan evaluasi merupakan suatu proses sistematis dalam mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan informasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan program madrasah dengan kriteria tertentu untuk keperluan pembuatan keputusan. Informasi hasil evaluasi dibandingkan dengan sasaran yang telah ditetapkan pada program. Apabila hasilnya sesuai dengan sasaran yang ditetapkan, berarti program tersebut efektif. Jika sebaliknya, maka program tersebut dianggap tidak efektif (gagal).

Monitoring dilakukan untuk tujuan supervisi, yaitu untuk mengetahui apakah program madrasah berjalan sebagaimana yang direncanakan, apa hambatan yang terjadi dan bagaimana cara mengatasi masalah tersebut. Dengan kata lain monitoring menekankan pada pemantauan proses pelaksanaan program dan sedapat mungkin tim/petugas memberikan saran untuk mengatasi masalah yang terjadi. Hasil monitoring digunakan sebagai umpan balik untuk penyempurnaan pelaksanaan program-program di madrasah.

Evaluasi bertujuan untuk mengetahui apakah program madrasah mencapai sasaran yang diharapkan. Evaluasi menekankan pada aspek hasil (output). Konsekuensinya, evaluasi baru dapat dilakukan jika program madrasah sudah berjalan dalam satu periode, sesuai dengan tahapan sasaran yang dirancang. Misalnya untuk satu tahun pelajaran. Dapat juga untuk satu catur wulan atau satu semester, jika memang programnya dirancang dengan tahapan catur wulan/semester.

Hasil MONEV berupa informasi untuk pengambilan keputusan, sehingga informasi/datanya harus dapat dipertanggungjawabkan (valid dan reliable). Informasi dan simpulan hasil monitoring diharapkan dapat digunakan untuk mengambil keputusan tentang apa yang perlu dilakukan untuk membantu agar program madrasah berhasil seperti yang diharapkan. Informasi dan simpulan hasil evaluasi diharapkan untuk mengambil keputusan tentang program madrasah secara utuh, mulai dari kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat dan tuntutan masa depan (konteks), input, proses, output yang ditargetkan maupun outcome yang diharapkan, dan juga untuk program-program tahun berikutnya.

B. Komponen dan Indikator

Secara umum, MONEV program madrasah mencakup lima komponen utama, yaitu: (1) konteks, (2) input, (3) proses, (4) output, dan (5) outcome.

1. Komponen konteks pada dasarnya mempertanyakan apakah program madrasah sesuai dengan landasan hukum dan kebijakan pendidikan, tantangan masa datang, dan kondisi lingkungan madrasah. Komponen konteks mencakup indikator yang mempertanyakan apakah program madrasah sesuai dengan: (a) landasan, baik landasan religius maupun landasan hukum, termasuk kebijakan pendidikan yang berlaku, (b) kondisi geografis, demografis dan sosial ekonomi masyarakat, (c) tantangan masa depan bagi lulusan, (d) lingkungan budaya dan apresiasi masyarakat terhadap pendidikan, (d) harapan dan daya dukung stakeholders terhadap program pendidikan. Indikator-indikator tersebut seharusnya menjadi landasan madrasah dalam merumuskan visi, misi, dan tujuan. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan MONEV, yang dipertanyakan adalah: apakah visi, misi, dan tujuan serta sasaran yang dirumuskan telah sesuai dengan indikator-indikator eksternal tersebut di atas.

2. Komponen input pada dasarnya mempertanyakan apakah input-input pendidikan siap untuk digunakan. Siap berarti mencakup keberadaan, kuantitas maupun kualitasnya. Komponen input mencakup indikator antara lain: (1) standar isi; (2) standar proses; (3) standar kompetensi lulusan; (4) standar pendidik dan tenaga kependidikan; (5) standar sarana dan prasarana; (6) standar pengelolaan; (7) standar pembiayaan; dan (8) standar penilaian pendidikan. Input mana yang dicermati dalam MONEV tergantung sasaran yang ingin dicapai dan program yang dilaksanakan. Idealnya indikator-indikator input tersebut telah siap sehingga proses pendidikan yang diprogramkan dapat berjalan dengan baik. Di dalam pelaksanaan MONEV dipertanyakan apakah program-program pada 8 (delapan) standar tersebut telah disusun atau diadakan sesuai kebutuhan.

3. Komponen proses pada dasarnya mempertanyakan apakah proses pengolahan input telah sesuai dengan yang seharusnya. Artinya apakah proses tersebut telah sesuai dengan prinsip yang diyakini atau terbukti baik sesuai dengan atau di atas standar nasional yang ada. Komponen proses mencakup antara lain indikator: (a) proses (1) pelaksanaan standar isi; (2) pelaksanaan standar proses; (3) pelaksanaan standar kompetensi lulusan; (4) pelaksanaan standar pendidik dan tenaga kependidikan; (5) pelaksanaan standar sarana dan prasarana; (6) pelaksanaan standar pengelolaan; (7) pelaksanaan standar pembiayaan; dan (8) pelaksanaan standar penilaian pendidikan. Idealnya indikator-indikator dalam komponen proses tersebut berjalan sesuai dengan prinsip dan konsep yang dijadikan landasan berpikir. Oleh karena itu, dalam MONEV dipertanyakan apakah proses-proses yang terkait dengan program yang diajukan pada 8 standar tersebut telah berjalan seperti prinsip dan konsep yang ditetapkan.

4. Komponen output pada dasarnya mempertanyakan apakah sasaran yang ingin dicapai pada suatu program tertentu dari 8 standar tersebut telah tercapai. Dengan demikian untuk komponen output, MONEV baru dapat dilakukan pada saat program sudah selesai dan kegiatannya merupakan evaluasi. Komponen output selalu mengenai kinerja siswa, karena pendidikan pada dasarnya mendidik siswa. Artinya apapun program yang diajukan, wujud outputnya harus berbentuk kinerja siswa atau yang biasa disebut hasil belajar. Hasil belajar dapat bersifat akademik, misalnya nilai hasil belajar nasional, nilai raport, kejuaraan pada LKIR dan sebagainya. Juga dapat bersifat non akademik, misalnya harga diri, kejujuran, kerjasama yang baik, rasa kasih sayang yang tinggi terhadap sesama, solidaritas, toleransi, kedisiplinan, kerajinan, prestasi dalam olahraga, aktivitas keagamaan, kesenian dan sebagainya. Juga sangat mungkin ada output yang bersifat antara, misalnya intensitas kehadiran guru, intensitas belajar mengajar, dan sebagainya. Namun hasil antara tersebut harus benar-benar sebagai wahana untuk mewujudkan hasil belajar. Idealnya output tersebut sesuai dengan yang dicantumkan sebagai sasaran program. Dalam evaluasi dipertanyakan apakah sasaran berupa output tersebut dapat terealisasi atau tidak. Dalam MONEV komponen output, ketercapaian sasaran itulah yang dilihat, termasuk masalah yang terjadi jika ternyata sasaran tidak tercapai.

5. Komponen outcome pada dasarnya mempertanyakan dampak dari program madrasah dari 8 standar tersebut. Dampak biasanya muncul setelah output terjadi beberapa lama. Dampak dapat terjadi pada siswa (tamatan), misalnya diterima-tidaknya diperguruan tinggi, waktu tunggu mendapatkan pekerjaan, gaji/penghasilan setelah bekerja dan sebagainya. Dampak juga dapat mengenai madrasah, misalnya peningkatan popularitas madrasah, tingkat kepercayaan masyarakat kepada madrasah dan sebagainya.

C. Instansi yang Bertugas Melaksanakan MONEV

1. Kepala madrasah melaksanakan MONEV terhadap program-program yang dilaksanakan di madrasahnya, baik yang fokusnya pada monitoring pelaksanaan program maupun pada evaluasi hasil program. MONEV seperti ini disebut MONEV internal. Dengan cara itu diharapkan kepala madrasah mengetahui perkembangan pelaksanaan program madrasah dan memberikan solusi jika terjadi masalah. MONEV oleh kepala madrasah dilakukan secara periodik dan hasilnya dicatat sebagai dokumen. Dokumen tersebut digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan dan untuk bahan konsultasi ketika ada MONEV dari Departemen Agama Kabupaten/kota atau Kanwil Depag Propinsi atau Direktorat.

2. Depag Kabupaten/kota melaksanakan MONEV sebagai bagian tugas fungsional pembinaan madrasah. Dengan demikian MONEV yang dilaksanakan oleh Depag Kabupaten/kota mencakup seluruh madrasah yang berada di kabupaten/kota yang bersangkutan. Bukankah MONEV merupakan bagian dari pembinaan madrasah? Hasil MONEV yang berupa rangkuman esensial sebaiknya disampaikan kepada Kanwil Depag Propinsi dan Direktorat Mapenda, untuk bahan pengambilan keputusan di tingkat propinsi dan nasional.

3. Kanwil Depag Propinsi juga melakukan MONEV secara sampling untuk validasi hasil MONEV yang dilakukan oleh Depag Kabupaten/kota, dalam rangka menyusun simpulan pada tingkat propinsi.

4. Direktorat Mapenda melaksanakan MONEV secara sampling untuk validasi hasil-hasil monitoring yang dilakukan Depag Kabupaten dan Propinsi, untuk keperluan pengembangan konsep dan program madrasah di tingkat nasional.

D. Waktu Pelaksanaan MONEV

1. MONEV internal oleh kepala madrasah yang memfokuskan pada monitoring pelaksanaan program madrasah dilaksanakan secara periodik sepanjang tahun, misalnya setiap minggu. Dengan melaksanakan MONEV setiap minggu diharapkan kepala madrasah mengetahui betul perkembangan pelaksanaan program madrasah yang sedang berjalan, dan sedini mungkin mengetahui kendala yang muncul sehingga dapat membantu penanggungjawabnya dalam mencari pemecahannya. Kepala madrasah dibantu oleh tim guru juga perlu melakukan MONEV yang memfokuskan pada evaluasi hasil program madrasah pada akhir tahun akademik atau akhir pelaksanaan program madrasah.

2. MONEV oleh Depag Kabupaten/kota dilaksanakan minimal dua kali dalam satu tahun pelajaran, dan tentu saja lebih baik jika lebih dari dua kali. Jika hanya dua kali, sebaiknya satu kali MONEV dilakukan di saat KBM berjalan efektif yaitu antara Agustus sampai dengan April, sedangkan yang kedua dilaksanakan pada saat hasil program sudah diketahui, yaitu antara bulan Juni dan Juli.

3. MONEV oleh Kanwil Depag Propinsi dilaksanakan pada saat KBM efektif sedang berlangsung (Agustus-April), agar dapat mengetahui proses pelaksanaan program dan petugas dapat bertemu dengan siswa dalam keadaan KBM berjalan. Data hasil madrasah dapat juga diambil dari laporan madrasah dan laporan MONEV yang dilakukan oleh Depag Kabupaten/kota. Namun data dari laporan yang dibuat oleh madrasah perlu dicek kebenarannya di lapangan.

4. MONEV oleh Direktorat Mapenda juga dilaksanakan ketika KBM efektif berjalan di madrasah, yaitu antara Agustus-April. Data hasil pelaksanaan program madrasah dapat diperoleh dari laporan MONEV oleh Depag Kabupaten/kota dan MONEV yang dilakukan oleh Kanwil Depag Propinsi.

5. Setiap dua atau tiga tahun sekali dilakukan penilaian secara komprehensif terhadap madrasah sebagai school review. Jika diperlukan, school review dilaksanakan oleh institusi independen.

Perlu dicatat bahwa MONEV haruslah dilakukan oleh orang yang benar-benar mengerti tentang MONEV dan telah mempelajari program-program yang dimiliki madrasah. Untuk Depag Kabupaten/kota, MONEV sebaiknya dilakukan oleh pengawas/PPAI yang memang secara fungsional bertugas untuk pembinaan madrasah. Sebelum melakukan MONEV sebaiknya PPAI mempelajari lebih dahulu program madrasah yang akan dikunjungi. Juga mempelajari laporan kemajuan yang disusun oleh madrasah pada setiap akhir catur wulan/semester (jika sudah ada) dan laporan akhir tahun sebelumnya.

E. Sumber Data

Sumber data MONEV adalah: (1) dokumen, (2) persepsi orang (responden) dan (3) hasil pengamatan. Sumber data MONEV ini harus disesuaikan dengan data yang diperlukan.

a. Dokumen mencakup antara lain dokumen program madrasah pada 8 standar tersebut, data sosial ekonomi orangtua siswa, jumlah siswa dan guru serta fasilitas yang dimiliki madrasah maupun yang ada di lingkungannya, dan sebagainya.

b. Orang (responden) akan memberikan data tentang persepsi mereka terhadap pelaksanaan program madrasah pada 8 standar tersebut, keterbukaan manajemen madrasah, kerjasama antara warga madrasah maupun madrasah dengan lingkungan, kemandirian madrasah dalam menyusun kebijakan, akuntabilitas program madrasah, serta sustainibilitas (keberlanjutan) program-program madrasah.

c. Hasil pengamatan akan memberikan data antara lain berupa keterlibatan warga madrasah dalam kegiatan-kegiatan di madrasah untuk mewujudkan program-program madrasah pada 8 standar tersebut, seperti KBM di madrasah, latihan olahraga atau kesenian, kondisi fasilitas yang dimiliki madrasah, dan antusiasme warga madrasah dalam suatu kegiatan-kegiatan tertentu.

F. Metoda Pengumpulan Data

Pengumpulan data pada dasarnya dilakukan melalui: (1) metoda dokumentasi untuk mencermati dokumen-dokumen program madrasah, kondisi sosial ekonomi orangtua siswa, fasilitas yang dimiliki madrasah, dan hasil-hasil yang dicapai oleh program madrasah seperti nilai hasil belajar nasional, hasil berbagai kejuaraan, dan sebagainya; (2) metoda wawancara untuk menggali pendapat beberapa warga madrasah dan orangtua secara mendalam terhadap program madrasah, proses penyusunan program maupun pelaksanaannya; (3) metoda observasi untuk menggali data yang terkait dengan kegiatan program madrasah yang sedang berjalan maupun hasil-hasilnya; serta (4) metoda kuesioner untuk menggali pendapat warga madrasah yang terkait dengan program madrasah secara ekstensif.

Penggunaan keempat metoda tersebut dilakukan secara saling melengkapi. Misalnya, metoda wawancara diarahkan untuk mendalami dan melakukan pemeriksanaan ulang terhadap pendapat warga madrasah yang dituangkan dalam isian kuesioner. Hal ini untuk mengantisipasi adanya data yang tidak sesuai atau bertentangan satu dengan lainnya. Demikian pula metoda observasi diharapkan dapat melengkapi atau pemeriksaan ulang dari data yang diperoleh dari data dokumen atau sebaliknya.

G. Instrumen

Instrumen terdiri atas: kuesioner dan panduan observasi, dokumentasi dan wawancara. Kuesioner meliputi kuesioner untuk kepala madrasah, kuesioner untuk guru, kuesioner untuk siswa, kuesioner untuk tata usaha dan kuesioner untuk orangtua. Perlu dipahami bahwa kondisi madrasah dan permasalahan yang dihadapi sangat bervariasi. Setiap petugas MONEV diharapkan menyesuaikan dengan kondisi madrasah yang dikunjungi dalam penyusunan instrumen.

H. Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi

1. Penyusunan Rancangan

Sebelum melaksanakan MONEV, rancangan atau disain pelaksanaan MONEV perlu lebih dahulu dikembangkan. Hal ini mengingat program-program di setiap madrasah (program madrasah) dan daerah cukup bervariasi, dan dari tahun ke tahun terus berkembang. Rancangan ini diperlukan sebagai pedoman dalam melaksanakan MONEV.

Secara umum, beberapa komponen utama yang perlu ada dalam rancangan MONEV antara lain: (1) penentuan fokus dan tujuan, (2) penentuan komponen dan indikator, (3) rancangan pengumpulan data dan pengembangan instrumen, (4) penyusunan rencana kerja.

a. Penentuan Fokus dan Tujuan

Fokus kegiatan MONEV perlu ditentukan, yaitu apakah lebih menekankan pada kegiatan monitoring atau pada evaluasi. Sebagaimana uraian terdahulu, monitoring memfokuskan pada perolehan informasi mengenai pelaksanaan program madrasah, sedangkan evaluasi memfokuskan pada hasil program madrasah. Di samping itu, mengacu pada program-program madrasah yang sedang atau telah dilaksanakan, perlu ditentukan tujuan MONEV secara jelas dan operasional sehingga kriteria pencapaiannya dapat diukur dan mudah diketahui. Berkaitan dengan hal tersebut, perlu dilakukan pencermatan terhadap program madrasah yang akan di MONEV.

b. Pengembangan Komponen dan Indikator

Komponen dan indikator program madrasah yang akan di MONEV perlu ditentukan. Penentuan komponen ini didasarkan pada tujuan diselenggarakannya MONEV dan substansi program madrasah. Untuk kegiatan monitoring, komponen yang perlu dipantau terutama mengenai komponen proses pelaksanaan, termasuk kondisi masukan dan pengelolaannya dalam rangka proses pelaksanaan program madrasah tersebut. Adapun untuk kegiatan evaluasi program madrasah mencakup komponen konteks, masukan, proses, dan keluaran, serta dampak.

Penentuan indikator dan kriteria yang digunakan untuk MONEV sangat terkait dengan komponen yang akan di MONEV. Indikator merupakan penjabaran dari komponen-komponen program yang akan di MONEV. Dalam hal ini, setiap komponen dijabarkan menjadi indikator-indikator, termasuk kriteria pencapaiannya.

c. Rancangan Pengumpulan Data dan Pengembangan Instrumen

Sesuai dengan tujuan MONEV dan komponen yang akan di dikaji, perlu ditentukan rencana pengumpulan data. Dalam hal ini, data apa saja yang akan dijaring dan siapa responden atau sumber datanya. Setelah hal tersebut ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah mengembangkan instrumen.

Pengembangan instrumen dilakukan dengan mengacu pada komponen-komponen program yang akan di MONEV. Penyusunan instrumen mencakup penentuan jenis instrumen dan isi instrumen. Isi instrumen hendaknya disusun berdasarkan kisi-kisi substantif dari komponen dan indikator, dan perlu dilakukan validasi serta uji coba untuk memperoleh instrumen yang valid dan reliable. Satu komponen dapat dijabarkan menjadi beberapa indikator.

d. Penyusunan Rencana Kerja

Rencana kerja pelaksanaan MONEV perlu disusun, mencakup berbagai kegiatan dalam MONEV, terutama pengumpulan data, analisis data, pembuatan laporan, dan tindak lanjutnya. Dalam hal ini, perlu disusun jenis kegiatan, waktu pelaksanaan, pelaksana atau evaluator, hasil yang diharapkan, instrumen dan metode yang digunakan, serta subyek atau sumber data.

Berikut ini merupakan salah satu contoh format rencana kerja penyelenggaraan MONEV:

Tabel Rencana Kerja Pelaksanaan MONEV

No Waktu Kegiatan Hasil Yang Diharapkan Pelaksana Tempat Responden/

Sumber Data Alat/

Instrumen

1. Tiap Minggu Monev Pelaksanaan Program Perkembangan pelaksanaan program Kepala MA Hasy Madrasah Dokumen program dan penangung jawab prog. Observasi

Dan wawancara

2. 2 kali setahun

- Sept

- Juni Monev Terkait pembinaan Ketercapaian output Kandepag Madrasah Dokumen program dan penanggung jawab Quesioner

3. Januari Proses pelaksanaan program Kecocokan antara laporan tulis dengan bukti lapangan Kanwil Depag Kandepag dan Madrasah Dokumen laporan dan lapangan Cek list

Dst.

2. Pelaksanaan

Sebagaimana diuraikan di atas, MONEV oleh Depag Kabupaten/kota sebaiknya minimal dilakukan sebanyak dua kali. MONEV yang pertama dilakukan antara bulan Agustus sampai dengan April, yaitu ketika kegiatan pembelajaran efektif sedang berlangsung. MONEV yang kedua dilakukan pada bulan Juni atau Juli, yaitu ketika kegiatan pembelajaran telah selesai dan hasil-hasilnya dapat diketahui. Jika MONEV dapat dilakukan lebih dari dua kali, maka yang ketiga dan seterusnya dapat dilakukan pada waktu lain selama proses pembelajaran efektif sedang berlangsung, misalnya satu kali pada setiap catur wulan atau dua kali pada setiap semester. Perlu diperhatikan bahwa waktu pelaksanaan MONEV juga terkait dengan fokus MONEV. Jika MONEV dilakukan untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap suatu program madrasah, maka waktu pelaksanaannya pada akhir pelaksanaan program tersebut (misalnya pada akhir tahun pelajaran/akademik).

Kegiatan pelaksanaan MONEV program madrasah pada dasarnya terdiri atas empat, yaitu pengisian kuesioner oleh responden, mencermati dokumen yang terkait dengan program madrasah, observasi kegiatan program, dan wawancara. Empat kegiatan tersebut dilakukan untuk saling melengkapi dan cek silang (cross check). Misalnya informasi dari isian kuesioner dicek dengan observasi atau wawancara. Empat kegiatan tersebut dapat juga dilakukan secara simultan. Misalnya ketika melakukan observasi langsung diteruskan dengan wawancara untuk kontrolnya. Juga hasil observasi dapat dicek dengan data dokumen.

Responden pengisi kuesioner terdiri atas kepala madrasah, guru, tata usaha, siswa dan orang tua. Oleh karena itu, kedatangan tim MONEV (eksternal) ke madrasah perlu diatur agar dapat bertemu langsung dengan responden tersebut. Sebaiknya tim MONEV memilih sendiri responden yang ingin diminta mengisi kuesioner atau diwawancarai, dan tidak meminta kepala madrasah untuk menunjuk orang/siswa. Mengapa? Agar diperoleh informasi yang objektif, jujur dan tidak cenderung membaik-baikan atau sebaliknya menjelek-jelekkan. Namun harus diupayakan responden yang mengetahui kondisi atau program-program madrasah, sehingga dapat memberikan penilaian. Sebagai contoh, ketika memilih orangtua sebagai responden, sebaiknya yang aktif dalam kegiatan madrasah. Orangtua yang tidak pernah hadir jika diundang rapat, tentu tidak mengetahui kegiatan madrasah.

Responden untuk wawancara pada dasarnya sama dengan responden pengisi kuesioner dengan maksud mengecek isian mereka. Atau responden lain untuk mengecek isian kuesioner teman mereka. Misalnya isian kuesioner dari seorang guru dicek melalui wawancara dengan guru lain. Yang penting, arahnya untuk mencari informasi yang sebenarnya. Jika terjadi perbedaan perlu dilakukan trianggulasi, yaitu menanyakan ke orang ketiga untuk mendapatkan informasi sebenarnya.

a. Pengisian Kuesioner.

1) Responden untuk setiap madrasah terdiri dari: kepala madrasah, 3 orang guru, 2 orang staf TU, 3 orang siswa, dan 1 orang pengurus Komite Madrasah.

2) Pemilihan responden diupayakan bukan orang yang ditunjuk oleh kepala madrasah, tetapi dipilih oleh petugas MONEV dari guru/staf TU/siswa secara acak. Khusus untuk guru sebaiknya satu orang dari wakil kepala madrasah, satu orang guru senior dan satu orang guru yunior. Untuk responden dari tata usaha, satu orang dipilih KTU atau bendahara dan satu orang lainnya dari staf tata usaha biasa. Untuk siswa, seorang responden diambil dari pengurus OSIS dan dua lainnya dari siswa yang bukan pengurus OSIS.

3) Usahakan agar responden mengisi kuesioner secara terpisah/tidak saling mencontoh dan tidak dilihat oleh kepala madrasah, sehingga dapat bebas mengisinya.

4) Perlu dijelaskan bahwa pengisian kuesioner dengan menuliskan nama, tetapi pengisian tidak berpengaruh terhadap yang bersangkutan. Petugas MONEV harus dapat meyakinkan bahwa isian semata-mata untuk penyempurnaan program madrasah dan tidak akan berpengaruh kepada karier pengisi atau nilai siswa yang mengisinya.

5) Pengisian kuesioner harus selesai pada hari itu juga dan hasilnya dibawa pulang oleh petugas yang datang ke madrasah. Isian kuesioner seorang responden tidak boleh dilihat oleh responden lain dan juga oleh kepala madrasah.

b. Penggalian Data Dokumen

1) Data dokumen yang perlu dicermati adalah: (1) rancangan program madrasah, (2) data latar belakang sosial ekonomi orangtua siswa, (3) program jangka panjang madrasah (jika ada), RAPBM tahun ini dan beberapa tahun yang lewat, (4) data tentang kegiatan madrasah dan prestasi yang dicapai, (5) data prestasi siswa khususnya yang terkait dengan capaian target dalam program madrasah, (6) laporan pelaksanaan program madrasah, jika sudah ada, serta (7) data lain yang diperlukan.

2) Ketika mencermati data dokumen harus selalu diingat data yang sebelumnya sudah ditemukan. Misalnya jika pada isian kuesioner disebutkan pelaksanaan suatu program mencapai 60%, perlu dicek apakah catatan-catatan yang ada sesuai dengan isian tersebut. Jika isian kuesioner mengatakan upaya peningkatan olahraga bola voly mencapai sasaran, dari juara ketiga menjadi juara kesatu, perlu dicek apakah data dokumen juga mendukung isian tersebut.

3) Ketika mencermati data dokumen perlu diarahkan untuk menjawab pertanyaan: (1) Apakah program madrasah sesuai dengan kebutuhan masyarakat (akuntabel)? Pertanyaan ini dijawab dengan cara mencocokan isi program-program madrasah dengan kondisi madrasah dan karateristik latar belakang sosial ekonomi orangtua. (2) Apakah sasaran yang diajukan realistik? Pertanyaan ini dicermati dari data tentang kesiapan komponen fungsi-fungsi pendukung (komponen input) untuk mencapai sasaran tersebut, misalnya jumlah dann kualitas guru, ketersediaan alat dan sebagainya. (3) Apakah sasaran yang disebutkan pada program madrasah tercapai, dengan mencocokkan sasaran tersebut dengan dokumen tentang pencapaiannya di akhir tahun pelajaran. (4) Apakah dampak program madrasah tersebut terhadap kepercayaan masyarakat. Pertanyaan ini dijawab dengan melihat perkembangan jumlah calon siswa pendaftar dan peningkatan partisipasi masyarakat terhadap program-program madrasah. (5) Akuntabilitas keuangan, dengan mencermati bukti-bukti pembukuan sehingga diketahui apakah penggunaan dana sudah sesuai dengan program madrasah dan dapat dipertanggungjawabkan administrasinya.

Instrumen dokumen

NO VARIABEL KESESUAIAN DATA PENDUKUNG

YA TDK

1 Kesesuaian prog dg kebut. Masy. Karakteristik LB orang tua

2 Realistik atau tidak Kesiapan komponen pendukung (Guru, alat, dst.)

3 Ketercapaian sasaran Pencocokan dokumen

4 Dampak program terhadap kepercayaan masyarakat Animo calon siswa baru

5 Akuntabilitas keuangan Bukti-bukti pembukuan

c. Observasi

1) Observasi dilakukan untuk mencermati kegiatan madrasah atau bukti fisik yang berkaitan dengan program madrasah, misalnya KBM, kegiatan olahraga, hasil pengadaan fasilitas tertentu, rapat guru dan sebagainya.

2) Ketika melakukan observasi sebaiknya telah dipastikan data apa yang ingin didapatkan. Di samping itu juga telah mencermati data awal, baik dari program madrasah maupun isian kuesioner, sehingga observasi dapat tearah.

3) Hasil observasi diharapkan dapat menjawab pertanyaan: (1) Apakah manajemen madrasah cukup terbuka? Pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan melihat apakah rapat guru berjalan dengan demokratis dan apakah program madrasah tersedia dan dapat dibaca oleh guru dan tatausaha bahkan orangtua siswa. (2) Apakah kegiatan yang diprogramkan berjalan dengan baik? Jawaban pertanyaan tersebut dicermati misalnya KBM yang diprogramkan, kegiatan diperpustakaan, kessuaian fasilitas yang diadakan dengan pengajuan pada program madrasah dan sebagainya.

Instrumen observasi

NO VARIABEL KESESUAIAN DATA PENDUKUNG

YA TDK

1 Keterbukaan manajemen Aksesibilitas program

demokatisme rapat

2 Realisasi program KBM

pengadaan fasilitas sesuai rencana

c. Wawancara

1) Wawancara dilakukan untuk menggali persepsi responden terhadap proses pelaksanaan program madrasah. Wawancara juga digunakan untuk mencek data lain yang sudah lebih dahulu diperoleh. Misalnya data dokumen tentang kondisi sosial ekonomi orangtua dapat dicek ketika wawancara dengan orangtua siswa. Data keterbukaan yang diperoleh dari kuesioner dapat dicek dengan wawancara dengan guru, tata usaha, siswa dan orangtua.

2) Hasil wawancara diharapkan dapat mengungkap pertanyaan: (1) Apakah betul bahwa penyusunan program madrasah dilakukan secara bersama-sama antara pimpinan madrasah, guru, tata usaha, wakil siswa dan wakil orangtua? (2) Apakah betul semua warga madrasah, khususnya guru mengetahui apa saja program madrasah? (3) Apakah betul bahwa alokasi anggaran diketahui oleh warga madrasah? (4) Apakah betul kerjasama antara warga madrasah semakin membaik? (5) Apakah betul kerjasama antara madrasah dengan masyarakat semakin meningkat? (6) Apakah penggunaan dana dilakukan secara terbuka? (7) Apakah program-program madrasah diyakini akan terus berlanjut, karena memang merupakan kebutuhan madrasah?

3) Semua yang ditanyakan pada butir (b) di atas juga ditanyakan pada kuesioner. Wawancara lebih banyak melakukan pendalaman atau pemeriksaan tentang isian kuesioner. Oleh karena itu sebaiknya sebelum melakukan wawancara isian kuesioner telah dibaca dan dipahami lebih dahulu.

Instrumen wawancara

NO VARIABEL KESESUAIAN DATA PENDUKUNG

YA TDK

1 Apakah betul bahwa penyusunan program madrasah dilakukan secara bersama-sama antara pimpinan madrasah, guru, tata usaha, wakil siswa dan wakil orangtua?

2 Apakah betul semua warga madrasah, khususnya guru mengetahui apa saja program madrasah?

3 Apakah betul bahwa alokasi anggaran diketahui oleh warga madrasah?

4 Apakah betul kerjasama antara warga madrasah semakin membaik?

5 Apakah betul kerjasama antara madrasah dengan masyarakat semakin meningkat?

6 Apakah penggunaan dana dilakukan secara terbuka?

7 Apakah program-program madrasah diyakini akan terus berlanjut, karena memang merupakan kebutuhan madrasah?

Untuk memudahkan dan melancarkankan pengadministrasian keuangan, MAN 1 Gresik akan melakukan penyusunan : (1) Laporan Realisasi Penggunaan dana, dan (2) Laporan Perkembangan Penggunaan Dana. Laporan yang ada di madrasah perlu diverfikasi pada saat MONEV untuk diperiksa kebenarannya. Kebenaran laporan keuangan tersebut merupakan bagian dari akuntabilitas program madrasah.

3. Pelaporan

a. Analisis Data

MONEV pada dasarnya untuk masing-masing madrasah secara mandiri, sehingga unit analisisnya juga madrasah. Simpulan juga akan berlaku untuk masing-masing madrasah, sehingga tidak ada generalisasi. Jika ada keinginan generalisasi, sifatnya inferensi dari data atau simpulan yang telah diambil untuk masing-masing madrasah. Misalnya jika ingin mengetahui berapa persen jumlah madrasah yang berhasil mencapai sasaran yang dilakukan adalah menghitung dari simpulan masing-masing madrasah.

Analisis pada MONEV dasarnya untuk menjawab pertanyaan pokok, antara lain:

1) Apakah visi, misi, dan tujuan telah sesuai dengan kondisi madrasah dan lingkungannya?

2) Apakah sasaran yang diajukan dalam program madrasah realistik

3) Apakah program-program yang diajukan untuk mencapai sasaran tersebut sesuai?

4) Apakah komponen input telah tersedia dan mendukung proses pelaksanaan program madrasah?

5) Apakah program-program tersebut berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Misalnya apakah program MGMP Madrasah yang direncanakan dapat berjalan seperti yang diharapkan. Apakah program latihan kesenian yang diajukan dapat berjalan seperti yang direncanakan.

6) Apakah aspek-aspek manajemen madrasah (keterbukaan, kerjasama, kemandirian, akuntabilitas dan sustainibilitas) yang ingin dikembangkan sudah tumbuh? Pertanyaan penting tersebut dapat dirinci menjadi: (1) Apakah proses pengambilan keputusan di madrasah, baik menyangkut program maupun alokasi keuangan, semakin partisipatif dan terbuka? Misalnya dalam penyusunan program madrasah, rapat-rapat dan pengambilan kebijakan lainnya. (2) Apakah kerjasama antar warga madrasah maupun antara madrasah dengan lingkungan masyarakat sekitar berjalan semakin baik? (3) Apakah kemandirian madrasah (secara kolektif), dalam mengambil kebijakan semakin baik? Artinya tidak sekedar mengikuti petunjuk dari atas. Juga apakah kemampuan madrasah dalam menumbuhkan partisipasi masyarakat semakin baik? (4) Apakah pelaksanaan program maupun penggunaan anggaran akuntabel, baik dari aspek kegiatan maupun keuangannya?

7) Apakah program madrasah efektif, artinya apakah sasaran-sasaran yang diajukan dapat tercapai?

8) Apakah ada dampak positif atau negatif dari program-program yang ada di RKM terhadap madrasah? Misalnya apakah ada peningkatan jumlah pendaftar calon siswa baru dan partisipasi masyarakat terhadap program madrasah, sebagai indikator peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.

Catatan:

Pertanyaan 1) sampai dengan 8) pada dasarnya merupakan representasi pertanyaan untuk komponen konteks, input, proses, output, dan dampak (outcome). Jawaban terhadap pertanyaan tersebut akan dapat mengungkapkan seberapa jauh perkembangan yang terjadi. Misalnya, keterbukan manajemen tidak menuntut jawaban “terbuka” atau “tidak terbuka”, tetapi seberapa jauh peningkatan keterbukaan yang terjadi setelah adanya program madrasah tersebut. Oleh karena itu, setelah mencermati data yang diperoleh, petugas MONEV harus dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas.

I. Penyusunan Laporan

Laporan MONEV hendaknya memuat dua hal pokok, yaitu laporan teknis yang menyangkut program dan laporan keuangan. Laporan dibuat untuk setiap madrasah secara terpisah. Untuk MONEV yang dilakukan oleh pihak di luar madrasah (eksternal), struktur laporan sebagai berikut:

BAB I : PENDAHULUAN

A. Gambaran Umum Madrasah

B. Program-program Madrasah

BAB II : DESKRIPSI DATA

A. Kondisi dan Dukungan Komponen Konteks

B. Ketersediaan dan Kesiapan Komponen Input

C. Proses Pelaksanaan/Keterlaksanaan Program

D. Ketercapaian Sasaran/Hasil

E. Dampak Program Terhadap Madrasah

BAB III: PENINGKATAN SEBELUM DAN SETELAH PELAKSANAAN PROGRAM-PROGRAM MADRASAH

BAB IV : PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN

Bab V : PENUTUP

A. Simpulan

B. Rekomendasi

J. Pemanfaatan Hasil Dan Tindak Lanjut

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa hasil MONEV akan digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan, baik keputusan pada tingkat madrasah, Kandepag tingkat Kabupaten/Kota dan Propinsi, serta oleh Departemen Agama Pusat.

1. Madrasah

Madrasah secara langsung dapat memanfaatkan hasil MONEV, terutama yang berfokus pada monitoring pelaksanaan program yang dilakukan oleh tim internal madrasah. Dengan mencermati laporan hasil MONEV dapat diidentifikasi berbagai hambatan dan kemajuan dalam pelaksanaan program-program madrasah. Hasil MONEV tersebut berfungsi formatif, yaitu sebagai acuan untuk memperbaiki berbagai kelemahan dan kendala dalam pelaksanaan program madrasah agar hasilnya dapat lebih baik. Hal ini terutama menyangkut berbagai komponen dan indikator pendidikan yang secara langsung mampu ditangani madrasah.

Kepala Madrasah menggunakan hasil MONEV sebagai acuan dalam melakukan pembinaan terhadap para guru dan staf lainnya, serta sebagai dasar dalam penyusunan program madrasah yang akan datang. Berkaitan dengan hal tersebut, sebaiknya madrasah secara rutin mengadakan pertemuan warga madrasah, termasuk Komite Madrasah guna membahas temuan-temuan MONEV. Laporan hasil MONEV yang disusun oleh madrasah juga digunakan sebagai bentuk laporan kemajuan dan akuntabilitas madrasah terhadap masyarakat luas dan pihak Kandepag Kabupaten/Kota.

Hasil MONEV yang dilakukan oleh tim eksternal, baik oleh tim Depag Kabupaten/Kota, Propinsi atau Pusat, dimanfaatkan oleh madrasah sebagai bahan refleksi bagi madrasah. Dengan mencermati hasil MONEV tersebut, madrasah dapat mengetahui kelemahan dan keunggulan madrasahnya dibanding madrasah-madrasah lain. Berkaitan dengan hal tersebut, madrasah yang hasil MONEV-nya kurang baik hendaknya tidak segan-segan untuk berkonsultasi atau bertukar pengalaman dengan madrasah lain yang lebih maju. Demikian pula, madrasah hendaknya perlu berkonsultasi dengan Pengawas atau Mapenda Kandepag Kabupaten/Kota mengenai berbagai hal yang terkait dengan upaya untuk meningkatkan kinerja madrasahnya.

2. Kandepag Kabupaten/Kota

Laporan pelaksanaan monitoring yang secara periodik dikirim pada akhir catur wulan/semester oleh Kepala Madrasah kepada Kandepag Kabupaten/Kota merupakan bentuk laporan MONEV internal. Laporan ini hendaknya digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan penilaian prestasi madrasah. Artinya madrasah yang secara teratur mengirim laporan dengan komprehensif (walaupun singkat) dinilai positif, sebaliknya yang tidak mengirim secara teratur perlu diperingatkan. Jika madrasah tidak mengirim laporan perlu ditegur dan jika perlu dicatat sebagai pertimbangan pada saat dilakukan penilaian akhir tahun pelajaran.

Laporan tersebut sebaiknya digunakan sebagai pertimbangan urgensi kunjungan ke madrasah. Artinya madrasah yang mengalami masalah perlu mendapat prioritas dikunjungi dengan maksud untuk memberikan bantuan pemecahan. Isi laporan juga digunakan sebagai data dasar kunjungan sehingga pelaksanaan MONEV di madrasah yang bersangkutan lebih terarah dan lancar.

MONEV yang dilaksanakan pada saat KBM berjalan diarahkan sebagai monitoring dan lebih ditekankan untuk mengetahui penyimpangan yang mungkin terjadi serta hambatan pelaksanaan program madrasah. Laporan MONEV ini digunakan sebagai landasan apakah diperlukan bantuan untuk memecahkan masalah yang terjadi atau diperlukan “peringatan” jika ternyata ada pelaksanaan yang menyimpang dari rancangan program madrasah. Akuntabilitas administrasi keuangan perlu mendapat perhatian khusus pada MONEV ini, untuk memastikan apakah penggunaan dana dilakukan secara efisien dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Di samping itu laporan MONEV saat KBM berlangsung juga digunakan sebagai bahan pertimbangan pada saat pengambilan keputusan di akhir tahun pelajaran (bersama hasil MONEV akhir tahun pelajaran).

MONEV pada akhir tahun pelajaran, yaitu pada saat hasil-hasil program madrasah sudah dapat diketahui, lebih diarahkan sebagai evaluasi. Dengan demikian hasil MONEV ini sebagai penilaian apakah program madrasah dinilai berhasil atau gagal.

Beberapa hal yang perlu dilakukan Kandepag Kabupaten/Kota dalam memanfaatkan hasil MONEV adalah sebagai berikut:

a. Mengkaji hasil-hasil MONEV secara cermat, utamanya pada simpulan dan rekomendasi untuk cakupan Kandepag Kabupaten/Kota

b. Membuat inventarisasi permasalahan yang akan digunakan sebagai pembinaan

c. Merumuskan tujuan, sasaran, strategi, dan program pembinaan berdasarkan skala prioritas atau secara keseluruhan

d. Menentukan madrasah-madrasah yang perlu dilakukan pembinaan

e. Merumuskan langkah-langkah pembinaan

f. Melaksanakan pembinaan

g. Pembuatan laporan

3. Kanwil Depag Propinsi

Pada prinsipnya, pemanfaatan dan tindak lanjut hasil MONEV oleh Kanwil Depag Propinsi hampir sama dengan Kandepag Kabupaten/Kota. Perbedaannya terletak pada cakupan wilayah kerjanya, yaitu pada tingkat propinsi. Melalui koordinasi dengan Depag Kabupaten/Kota, Kanwil Depag Propinsi perlu mencermati hasil-hasil MONEV sebagai bahan pembinaan kepada madrasah baik melalui Kandepag Kabupaten/Kota maupun secara langsung melalui program-program pembinaan atau kegiatan lain yang terkait. Hal lain yang perlu dilakukan kaitannya dengan hasil MONEV adalah melakukan koordinasi dengan Direktorat Mapenda Depag Pusat.

Beberapa hal yang perlu dilakukan oleh Kanwil Depag Propinsi dalam memanfaatkan dan menindaklanjuti hasil-hasil MONEV antara lain:

a. Mengkaji hasil-hasil MONEV secara cermat, utamanya pada kesimpulan dan rekomendasi untuk cakupan Kanwil Depag Propinsi

b. Membuat inventarisasi permasalahan yang perlu dilakukan pembinaan

c. Merumuskan tujuan, sasaran, strategi, dan program pembinaan berdasarkan skala prioritas atau secara keseluruhan

d. Menentukan madrasah-madrasah/Depag Kabupaten/Kota yang akan dilakukan pembinaan

e. Melaksanakan pembinaan

f. Pembuatan laporan

4. Direktorat Mapenda Depag Pusat

Hasil MONEV yang telah disusun untuk tingkat nasional dapat dipergunakan untuk pembinaan secara nasional. Direktorat perlu merangkum hasil-hasil MONEV baik yang berasal dari Depag Kabupaten/Kota maupun Propinsi. Berdasarkan hasil rangkuman akan dapat diketahui sejauhmana kemajuan pendidikan yang telah dicapai oleh madrasah, dan berbagai kendala yang dihadapinya. Direktorat kemudian dapat menyusun program-program pembinaan. Dalam hal ini perlu dicermati, program-program pembinaan apa saja yang secara langsung dapat dilakukan Direktorat ke madrasah-madrasah, dan program apa saja yang sebaiknya dilakukan melalui Depag Kabupaten/Kota atau Propinsi.

Berbagai proyek dan anggaran lain yang ada pada Direktorat hendaknya disinergikan secara terpadu dan diarahkan untuk mengatasi berbagai masalah yang ada di madrasah sesuai temuan dan rekomendasi dari hasil MONEV. Di samping itu, berdasarkan hasil MONEV Direktorat perlu melakukan pengembangan konsep-konsep dan praktik penyelenggaraan RKM yang lebih baik, yang dapat diaplikasikan, sesuai dengan permasalahan dan kondisi madrasah.

Format Pelaporan monitoring dan evaluasi

Komponen Program Sasaran Kegiatan Kendala & Alternatif pemecahan Peningkatan program Rekomendasi

Indikator Keberhasilan Target Pencapaian Reali-sasi

Standar Isi

Standar Proses

Standar Kompetensi Lulusan

Standar Pendidik Dan Kependidikan

Standar Sarana dan Prasarana

Standar Pengelolaan

Standar Pembiayaan

Standar Penilaian Pendidikan

BAB IX

PENUTUP

Demikian rangkaian dari komponen RKM MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik ini telah disusun melalui beberapa tahap perumusan, pembahasan, dan perbaikan. Apa yang dideskripsikan dalam RKM ini diupayakan sesuai dengan petunjuk yang dikeluarkan oleh Kanwil Depag Jawa Timur, meskipun tentunya masih banyak kekurangan di sana sini atau ketidakakuratan data. Untuk itu berbagai masukan yang berharga dari para pembaca dan praktisi pendidikan lainnya sangat dinantikan untuk menyempurnakannya.

Akhirnya, kami berharap masukan, kritik dan tanggapan dapat kamiterima dalam rangka meningkatkan mutu serta perbaikan RKM ini untuk waktu-aktu berikutnya. Semoga rumusan program dalam RKM ini dapat memberikan arah, menjadi acuan realitas MA Hasyimiyah Mengare Bungah Gresik ke depan dalam rangka mewujudkan visi dan misinya. Amin.

Gresik, 1 Desember 2008

Penyusun.

LAMPIRAN : STANDAR LAHAN DAN BANGUNAN MA/SMA

a. LAHAN

Standar lahan untuk MA Yang memiliki 15 sampai dengan 32 peserta didik per rombongan belajar

No Banyak rombongan belajar Rasio minimum luas lahan terhadap peserta didik (m2/peserta didik) Kondisi*)

Bangunan satu lantai Bangunan dua lantai Bangunan tiga lantai ya Tidak

1 3 36,5 - -

2 4-6 22,8 12,2 -

3 7- 9 18,4 9,7 6,7

4 10-12 16,3 8,7 6,0

5 13-15 14,9 7,9 5,4

6 16-18 14,0 7,5 5,1

7 19-21 13,5 7,2 4,9

8 22-24 13,2 7,0 4,8

9 25-27 12,8 6,9 4,7

Standar lahan untuk MA Yang memiliki kurang dari 15 peserta didik per rombongan belajar

No Banyak rombongan belajar Luas minimum lahan (m2) Kondisi*)

Bangunan satu lantai Bangunan dua lantai Bangunan tiga lantai Ya Tidak

1 3 2170 - -

2 4-6 2570 1420 -

3 7- 9 3070 1650 1340

4 10-12 3600 1920 1400

5 13-15 4070 2190 1520

6 16-18 4500 2420 1670

7 19-21 5100 2720 1870

8 22-24 5670 3050 2100

9 25-27 6240 3340 2290

b. BANGUNAN

Luas minimum lantai bangunan untuk MA Yang memiliki 15 sampai dengan 32 peserta didik per rombongan belajar

No Banyak rombongan belajar Rasio minimum luas lantai bangunan terhadap peserta didik (m2/peserta didik) Kondisi*)

Bangunan satu lantai Bangunan dua lantai Bangunan tiga lantai Ya Tidak

1 3 10,9 - -

2 4-6 6,8 7,3 -

3 7-9 5,5 5,8 6,0

4 10-12 4,9 5,2 5,4

5 13-15 4,5 4,7 4,9

6 16-18 4,2 4,5 4,6

7 19-21 4,1 4,3 4,4

8 22-24 3,9 4,2 4,3

9 25-27 3,9 4,1 4,1

Luas minimum lantai bangunan untuk MA yang memiliki kurang dari 15 peserta didik per rombongan belajar

No Banyak rombongan belajar Rasio minimum luas lantai bangunan terhadap peserta didik (m2/peserta didik) Kondisi*)

Bangunan satu lantai Bangunan dua lantai Bangunan tiga lantai Ya Tidak

1 3 650 - -

2 4-6 770 840 -

3 7-9 920 990 1020

4 10-12 1080 1150 1180

5 13-15 1220 1310 1360

6 16-18 1350 1450 1500

7 19-21 1530 1630 1680

8 22-24 1700 1830 1890

9 25-27 1870 2000 2060

Data dukung luas bangunan

Jenis Nama Jumlah/

Luas (Standar) Luas Riil Kondisi Rusak/Tidak Kepemilikan Sesuai Standar

Rsk Tdk MS SW Ya Tidak

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

Prasarana 1. Ruang kelas 2 m2 x 28 PD*)  -

2. Ruang perpustakaan 3 m2 x 28 PD  -

3. Ruang lab.Biologi 2,4 m2 x 28 PD  -

4. Ruang lab. Fisika 2,4 m2 x 28 PD

5. Ruang lab.Kimia 2,4 m2 x 28 PD

6. Ruang lab.Komputer 2 m2 x 28 PD

7. Ruang lab. Bahasa 2 m2 x 28 PD

8. Ruang pimpinan 12 m2  -

9. Ruang guru 4 m2/guru  -

10. Ruang TU 4 m2/petugas

11. Ruang Konseling 9 m2

12. Tempat ibadah 12 m2  -

13. Ruang UKS 12 m2 

14. Ruang Organisasi Kesiswaan 9 m2

15. Gudang 21 m2  -

16. Jamban/WC 2 m2  -

17. Ruang sirkulasi  -

18. Tempat bermain/olahraga 3 m2 x 28 PD  -

MS: Milik Sendiri; SW: Sewa/Kontrak/Kerjasama/Hak Pakai

*) PD = Peserta didik

Data pendukung kepemilikan lahan dan bangunan madrasah

Kategori Kondisi

Kepemilikan Tanah Pemerintah/yayasan/pribadi/menyewa/menumpang*)

Status Tanah SHM/HGB/Hak Pakai/Akte Jual Beli/Hibah*)

Luas Lahan/Tanah

Luas Tanah Terbangun

Luas Lantai Atas Siap Bangun

*) coret yang tidak sesuai.